
Bola.net - Persaingan gelar Premier League musim ini makin memanas. Legenda Manchester United, Wayne Rooney, memberikan pandangannya soal duel sengit antara Manchester City dan Arsenal.
Arsenal saat ini masih memimpin klasemen dengan keunggulan sembilan poin. Namun demikian, tim asuhan Mikel Arteta sudah memainkan dua pertandingan lebih banyak dibanding pesaing terdekatnya.
Kedua tim dijadwalkan bertemu di Etihad Stadium pada hari Minggu mendatang. Laga ini diperkirakan jadi penentu penting dalam perebutan gelar di akhir musim.
Rooney menilai Manchester City punya keunggulan dari sisi psikologis. Pengalaman meraih gelar dalam beberapa musim terakhir jadi modal yang tidak dimiliki Arsenal saat ini.
Faktor Pengalaman dan Ketenangan Pep Guardiola

Manchester City dinilai lebih siap menghadapi tekanan di pekan akhir kompetisi. Kehadiran Pep Guardiola di kursi manajer menjadi pembeda yang cukup terasa dalam membentuk mental pemain.
Rooney mengatakan City akan lebih tenang saat menghadapi momen krusial. Sebaliknya, pemain Arsenal berpotensi merasakan tekanan yang semakin besar seiring posisi mereka di puncak klasemen.
"City tahu bagaimana memenangkan gelar. Mereka juga memiliki manajer yang tahu cara melakukannya," ujar Wayne Rooney dalam acara The Wayne Rooney Show.
Ketenangan ini dinilai bisa membuat City lebih efektif saat laga memasuki fase akhir. Rooney melihat kombinasi manajer dan kedalaman skuad memberi keuntungan yang jelas bagi tim tersebut.
Arsenal Kena Mental?

Arsenal sedang dalam tren kurang baik setelah kalah 1-2 dari Bournemouth. Hasil ini bisa saja memengaruhi kepercayaan diri pemain jika tidak segera diperbaiki.
Menurut Rooney, kekalahan sering memicu rasa khawatir yang berlebihan. Jika dibiarkan, hal ini dapat menurunkan performa tim di lapangan.
"Pola pikir negatif tersebut benar-benar berdampak pada performa Anda. City akan lebih tenang dibanding pemain Arsenal, saya rasa City punya keunggulan itu, murni karena manajer dan pemain yang mereka miliki," tambah Rooney.
Mantan kapten Timnas Inggris itu juga menyebut Arsenal perlu bermain lebih keras, bahkan tidak selalu bersih, jika ingin meredam permainan City. Tekanan dari lini depan lawan memang sulit dihentikan jika tidak diimbangi ketegasan.
Ketangguhan Lini Belakang Menjadi Kunci di Etihad

Laga Minggu nanti akan menguji lini belakang Arsenal, terutama dalam menjaga jarak antar lini. Mereka dituntut tetap rapat dan tidak memberi ruang sekecil apa pun.
Sementara itu, City sedang dalam performa tinggi usai mengalahkan Chelsea dengan skor 3-0. Sebelumnya, mereka juga tampil dominan saat menundukkan Liverpool tanpa balas.
"Mereka harus cukup tangguh untuk menghentikan City mencetak gol. Arsenal perlu melakukan apa saja demi menghentikan rival mereka untuk menang," jelas Rooney.
Melihat kondisi kedua tim, hasil imbang mungkin sudah cukup bagi Arsenal. Namun, tim yang menang di Etihad berpeluang besar menjadi favorit juara pada Mei nanti.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester City vs Arsenal: Benarkah Momentum The Gunners Sudah Tamat?
Liga Inggris 14 April 2026, 17:45
-
Chelsea Tidak Akan Bisa Jadi Man City
Liga Inggris 14 April 2026, 10:46
LATEST UPDATE
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR