
Bola.net - Liverpool secara menyedihkan mengakhiri musim 2022/23 dengan sangat buruk. Melihat akhir cerita musim ini, Jurgen Klopp mengaku tak ingin banyak beristirahat untuk menyiapkan musim depan.
Musim ini Liverpool gagal meraih trofi di semua kompetisi yang mereka ikuti. Hal ini ditambah Liverpool harus absen di Liga Champions setelah hanya bertengger di posisi lima klasemen akhir Premier League.
Jurgen Klopp mengaku bahwa dirinya dalam kondisi yang baik setelah melewati musim buruk bersama The Reds. Terlebih Liverpool mampu tampil lebih baik di 11 laga terakhir tanpa kekalahan.
“Tidak, tidak sama sekali. Sejujurnya, aku baik-baik saja. Jika anda bertanya kepada saya 11 pertandingan lalu, 'apakah anda ingin istirahat?', saya akan memikirkannya, jujur saja,” ujar Klopp saat ditanya apakah butuh istirahat setelah musim 2022/23 berakhir dikutip dari Fotmob.
Kumpulkan Energi

Klopp sendiri menilai tren positif Liverpool di akhir musim membangkitkan semangatnya. Rentetan hasil positif itu membuat Klopp ingin kembali merumuskan musim yang lebih baik di bulan Juli nanti.
Klopp menilai timnya butuh sedikit istirahat setelah mengalami musim yang mengerikan. Namun Klopp menegaskan bahwa Liverpool akan kembali setelah mengumpulkan energi untuk musim depan yang lebih baik.
“Tapi saya baik-baik saja, penuh energi. Saya sedang istirahat – saya tidak memiliki pelatihan dan hal-hal semacam ini. Tapi periode yang sangat sibuk mudah-mudahan dimulai sekarang di area permainan yang berbeda. Saya sangat senang melakukannya.”
“Saya akan menemukan waktu untuk memulihkan energi dan kemudian kita mulai lagi pada bulan Juli,” sambung Klopp.
Liverpool Masih Stabil

Klopp mengaku optimistis menatap musim depan bersama Liverpool. Pasalnya Klopp merasa timnya masih cukup stabil terlebih setelah 11 laga tak terkalahkan di akhir musim Premier League.
Liverpool sendiri memang menjalani musim yang buruk. Namun nasib buruk Liverpool tak separah yang dialami Chelsea. The Blues bahkan harus merosot ke posisi 12 klasemen akhir sehingga tak akan bermain di kompetisi Eropa musim depan.
Tim sekota Chelsea, Tottenham Hotspur juga menjalani musim yang juga berantakan. Bahkan jelang akhir musim, terjadi pergolakan di ruang ganti Spurs dengan adanya keributan antara pelatih, pemain, hingga manajemen.
“Tidak banyak yang bisa dipelajari (dari musim ini) tetapi banyak klub ketika ekspektasi setinggi kami ketika hal-hal tidak berjalan dengan baik dengan cepat anda mulai saling menyalahkan. Itu tidak terjadi di sini.”
“Semakin baik anda berperilaku dalam krisis, semakin baik anda keluar darinya – dan saya benar-benar berpikir itulah yang terjadi pada kami,” sambung Klopp.
Ingin Bawa Masa Jaya Liverpool

Klopp menilai bahwa musim ini memang sangat sial baginya dan Liverpool. Pelatih asal Jerman tersebut berkomitmen untuk menebusnya di musim depan.
Klopp mengaku ingin membawa Liverpool kembali seperti masa jayanya di beberapa musim ke belakang. Namun pekerjaan Klopp tak akan mudah mengingat Liverpool tak bermain di kompetisi tertinggi Eropa, Liga Champions.
“Kami benar-benar tidak senang tentang itu (gagal empat besar) dan untuk klub seperti kami, sangat besar untuk tidak lolos ke Liga Champions.”
“Jika kami meningkat, kami tiba-tiba kembali menjadi tim yang tidak ingin dilawan siapa pun dan itulah yang harus kami lakukan lagi,” tambah Klopp.
Klasemen Premier League
Sumber: Fotmob dan Whoscored
Penulis: Ahmad Daerobby
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR