Bola.net - - Adnan Januzaj kembali mengkritik mantan manajer Manchester United, Louis Van Gaal, yang menurutnya sudah merusak perkembangan karirnya.
Pemain 23 tahun sebelumnya diprediksi bakal sukses besar di Old Trafford ketika ia pertama kali masuk tim utama di bawah asuhan David Moyes.
Ia menunjukkan performa impresif di sisi sayap dengan kemampuannya menggiring bola, namun Januzaj kemudian mengalami kesulitan usai pria Skotlandia dipecat dan digantikan Van Gaal
Kesempatan bermain semakin sulit didapat, di mana Januzaj hanya tujuh kali turun sebagai starter di Premier League dalam musim perdana Van Gaal, sebelum akhirnya dipinjamkan ke Borussia Dortmund.
Januzaj kemudian dipanggil pulang di tengah musim dan setelah dipinjamkan lagi ke Sunderland, sang winger akhirnya memutuskan untuk menerima tawaran bermain di Spanyol bersama Real Sociedad.
"Saya tidak mendapat banyak peluang," tuturnya di Sunday People. "Saya tidak mendapat kesempatan main. Bagaimana saya menjelaskannya; Van Gaal tidak memberikan saya sinyal yang benar. Saya masih muda sekali."
Adnan Januzaj
"Ketika anda berusia muda, seorang manajer harusnya membuat saya percaya diri. Biarkan saya bermain dan tumbuh berkembang. Hal itu jelas tidak terjadi bersama Van Gaal, jadi itu adalah musim yang sulit untuk saya. Sebelumnya, David Moyes percaya pada saya sejak awal."
"Dia tahu bahwa saya adalah pemain muda, namun ketika Van Gaal datang, semuanya berubah, perkembangan saya berhenti."
"Bagi seorang pemain, yang terpenting adalah memiliki manajer yang membuat anda percaya diri. Kemudian anda akan masuk ke lapangan dan memberikan segalanya demi manajer, tim, dan fans."
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
De Gea ke Madrid? Mourinho: Tidak Masuk Akal!
Liga Inggris 12 Februari 2018, 22:05
-
Liga Inggris 12 Februari 2018, 19:51

-
Disebut Bakal Gabung MU, Begini Jawaban Arturo Vidal
Liga Inggris 12 Februari 2018, 19:37
-
Neville Puji Klopp Atas Kebijakan Rotasinya
Liga Inggris 12 Februari 2018, 19:26
-
Neville Sebut Gaya Main Heavy Metal Buat Liverpool Rapuh
Liga Inggris 12 Februari 2018, 18:57
LATEST UPDATE
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR