Bola.net - Legenda Liverpool, John Barnes, mengatakan bahwa The Reds bakal kehilangan kesempatan meraih trofi Premier League karena kurangnya kualitas dan kuantitas dari para pemain lapis kedua mereka.
Liverpool saat ini ada di posisi kedua klasemen EPL, terpaut empat poin saja dari Chelsea yang ada di posisi pertama. Kesempatan The Reds meraih trofi pertamanya sejak dua dekade lalu pun terbuka cukup lebar.
Namun, Barnes menilai bahwa minimnya kualitas dan kuantitas para pemain pelapis bisa merusak peluang juara Liverpool saat ini.
"Mereka tak bakal memenangkan trofi tersebut. Namun, mereka tetap memiliki peluang yang realistis. Tapi kukira para pemain pelapis mereka tak punya cukup kekuatan untuk bisa mempertahankan posisi mereka saat ini," ujarnya seperti dilansir Goal.
"Jika mereka bisa mempertahankan 11 pemain inti mereka tetap fit, mereka bisa memenangkan trofi tersebut. Namun, sejarah menunjukkan bahwa Anda akan selalu sedikit goyah dan kehilangan beberapa pemain, terutama jelang berakhirnya kompetisi," jelasnya.
Barnes pun mengatakan bahwa kendati Liverpool tetap memiliki peluang untuk menjadi juara, namun ia tetap tak terlalu berharap banyak.
"Jika ternyata mereka bisa menjadi juara musim ini, saya akan menerimanya, karena hal itu bisa terjadi. Namun, saya tak terlalu mengharapkannya," serunya. [initial]
(gl/dim)
Liverpool saat ini ada di posisi kedua klasemen EPL, terpaut empat poin saja dari Chelsea yang ada di posisi pertama. Kesempatan The Reds meraih trofi pertamanya sejak dua dekade lalu pun terbuka cukup lebar.
Namun, Barnes menilai bahwa minimnya kualitas dan kuantitas para pemain pelapis bisa merusak peluang juara Liverpool saat ini.
"Mereka tak bakal memenangkan trofi tersebut. Namun, mereka tetap memiliki peluang yang realistis. Tapi kukira para pemain pelapis mereka tak punya cukup kekuatan untuk bisa mempertahankan posisi mereka saat ini," ujarnya seperti dilansir Goal.
"Jika mereka bisa mempertahankan 11 pemain inti mereka tetap fit, mereka bisa memenangkan trofi tersebut. Namun, sejarah menunjukkan bahwa Anda akan selalu sedikit goyah dan kehilangan beberapa pemain, terutama jelang berakhirnya kompetisi," jelasnya.
Barnes pun mengatakan bahwa kendati Liverpool tetap memiliki peluang untuk menjadi juara, namun ia tetap tak terlalu berharap banyak.
"Jika ternyata mereka bisa menjadi juara musim ini, saya akan menerimanya, karena hal itu bisa terjadi. Namun, saya tak terlalu mengharapkannya," serunya. [initial]
Simak Pula:
- Alonso: Dibanding di Liverpool, Kehidupan di Madrid Lebih Keras
- Ian Ayre Puas Dengan Kinerja Brendan Rodgers
- Flanagan: Sterling dan Henderson Harus Berangkat ke Piala Dunia
- Mignolet Acungkan Jempol Untuk Militansi Fans Liverpool
- Agger: Sterling Bisa Ikut Inggris ke Brasil
- Flanagan: Pemain Liverpool Impikan Titel Juara EPL
- Flanagan: Liverpool Siap Hadapi Siapapun!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dawson Tak Sabar Hadapi Chelsea
Liga Inggris 4 Maret 2014, 23:04
-
Eden Hazard Jadi Cadangan Lawan Pantai Gading
Piala Dunia 4 Maret 2014, 22:44
-
John Barnes: Liverpool Tak Bakal Juara EPL Musim Ini
Liga Inggris 4 Maret 2014, 21:25
-
Ian Ayre Puas Dengan Kinerja Brendan Rodgers
Liga Inggris 4 Maret 2014, 18:19
-
Dimajukan Demi TV, Jadwal Kontra Spurs Bikin Mou Berang
Liga Inggris 4 Maret 2014, 16:13
LATEST UPDATE
-
Loh! Manchester United Putuskan Batal Rekrut Ederson!
Piala Dunia 11 Juli 2026, 05:20
-
Man of the Match Spanyol vs Belgia: Lamine Yamal
Piala Dunia 11 Juli 2026, 05:05
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia
Piala Dunia 11 Juli 2026, 00:14
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia
Piala Dunia 10 Juli 2026, 22:19
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR