Bola.net - Pelatih Manchester City, Josep Guardiola, mengaku bahwa dirinya membutuhkan sosok 'haters' di sekelilingnya. Sebab mereka bisa membuatnya bersemangat untuk terus mendapatkan kemenangan demi kemenangan.
Guardiola adalah salah satu pelatih dalam jajaran elit di dunia sepak bola masa kini. Pria berumur 48 tahun itu telah menyumbang sejumlah gelar untuk tiga tim yang pernah ia tukangi dalam karirnya, Barcelona, Bayern Munchen, dan Manchester City.
Musim 2018-2019, ia berhasil merengkuh trofi Premier League untuk kedua kalinya secara berturut-turut. Namun beda dengan sebelumnya, Guardiola harus bersusah payah karena Liverpool terus memaksanya untuk memutar otak.
Skuat asuhan Jurgen Klopp tersebut tidak menyerah hingga detik-detik terakhir, sampai Manchester City baru bisa memastikan tangannya sudah berada di trofi pada pertandingan terakhir. Pelatih asal Spanyol itupun menganggap Liverpool sebagai lawan terberatnya.
Rivalitas dengan Liverpool terbilang cukup baik. Dirinya tak pernah saling sikut dengan Jurgen Klopp. Tapi ternyata hal tersebut tidak membuatnya nyaman, sebab Guardiola mengaku butuh rival dalam bentuk haters agar bisa mengerahkan kemampuan terbaiknya.
"Liverpool adalah musuh terkuat yang pernah saya temui. Tapi saya butuh lawan, saya butuh seseorang yang berbicara buruk soal saya, bahkan kebencian mereka," tutur Guardiola kepada Goal International.
"Semua atlet butuh dorongan seperti ini untuk menang dan dorongan untuk melakukannya lagi dan lagi. Musuh nyata pertama saya adalah Mourinho saat saya masih di Barcelona," lanjutnya.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Sudah Punya Segalanya di City
Tapi hal tersebut tidak membuatnya ingin meninggalkan Manchester City, meskipun klub seperti Juventus datang mengetuk pintunya. Ya, seperti yang sudah diketahui, namanya terus disebut-sebut bakalan menjadi suksesor Massimiliano Allegri sebelum Maurizio Sarri datang.
Ia tidak tertarik dengan klub lain karena merasa Manchester City sudah memiliki apa yang ia butuhkan selama ini. Juga karena adanya sosok penting di dalam karirnya, yakni Txiki Begiristain.
"Di sini saya punya segalaya, tidak ada tempat yang lebih baik lagi. Di sini ada orang terpenting dalam karir saya, bernama Txiki Begiristain, yang memberi saya tempat pertama kalinya di Barcelona B dan tim utama saat masih bukan siapa-siapa," tambahnya.
"Di sini saya merasa dicintai, bukan berdasarkan hasil. Saya ingin memenangkan Liga Champions, tapi kompetisi itu lebih sulit," tandasnya.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Satu Hal yang Dipelajari Guardiola dari Mourinho: Serangan Balik
Liga Inggris 2 Juli 2019, 08:19
-
Ingin Latih Timnas, Guardiola: Saya Punya 400 Pemain untuk Dipilih
Liga Inggris 2 Juli 2019, 08:16
-
Josep Guardiola: Saya Butuh 'Haters'
Liga Inggris 2 Juli 2019, 03:42
-
Pelatih Sekelas Guardiola Pun Segan Tampil di Markas Liverpool
Liga Inggris 2 Juli 2019, 00:01
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR