
Bola.net - Musim baru berjalan tiga bulan, namun Manchester United sudah dipenuhi sorotan terhadap performa buruk sejumlah pemain.
Salah satu pemain yang paling disorot adalah Joshua Zirkzee, striker asal Belanda yang diboyong dari Bologna dengan biaya £36,5 juta musim panas lalu.
Awal perjalanan Zirkzee di Old Trafford sempat menjanjikan. Ia mencetak gol kemenangan melawan Fulham dalam debutnya di Premier League, lalu mencatatkan gol untuk Timnas Belanda beberapa pekan kemudian.
Namun, kini ia menghadapi paceklik gol yang mengkhawatirkan, tanpa gol dalam 16 pertandingan terakhirnya di semua kompetisi.
Kepercayaan Diri yang Hancur
Menurut laporan Mirror, Zirkzee berada di titik terendah dalam kariernya, dengan rasa percaya diri yang hancur.
Hal ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi Ruben Amorim, manajer anyar United, yang kini harus membangun kembali mental striker muda tersebut.
Amorim tidak memiliki banyak waktu untuk langsung menangani skuadnya karena banyak pemain yang tengah menjalani tugas internasional.
Masalah perizinan kerja juga membuat Amorim belum bisa sepenuhnya terjun ke lapangan latihan.
Zirkzee, yang musim lalu sukses mencetak dua digit gol di Serie A, kini bersaing ketat dengan Rasmus Hojlund untuk posisi utama di lini depan United.
Dengan sistem 3-4-3 yang menjadi favorit Amorim, posisi Zirkzee semakin terancam jika manajer asal Portugal tersebut memutuskan untuk mendatangkan Viktor Gyokeres, yang tampil luar biasa di bawahnya saat masih di Sporting Lisbon.
Tugas Amorim: Kembalikan Daya Serang United
Manchester United menghadapi masalah besar di lini serang musim ini. Hanya ada tiga tim di Premier League yang memiliki catatan gol lebih sedikit daripada United, dengan total 12 gol dalam 11 pertandingan.
Mengembalikan ketajaman Zirkzee bisa menjadi kunci untuk meningkatkan produktivitas tim. Namun, tantangan ini tidak hanya melibatkan aspek teknis, tetapi juga pemulihan mental pemain.
Sikap Koeman, yang memanggil Zirkzee ke Timnas Belanda namun tidak memainkannya saat melawan Hongaria, semakin memperumit situasi striker muda ini.
Dengan jadwal padat pasca-jeda internasional, Amorim harus segera menemukan solusi agar United kembali tampil kompetitif.
Membuka peluang baru untuk Zirkzee atau mendatangkan striker tambahan di bursa transfer Januari mungkin menjadi langkah yang dipertimbangkan demi menyelamatkan musim Setan Merah.
Klasemen Liga Inggris 2024/2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Digosipkan akan Dipulangkan Ruben Amorim, Ini Kata Mantan Penggawa MU Ini
Liga Inggris 18 November 2024, 22:40
-
Ruben Amorim Ingin Boyong Pemain Chelsea Ini ke MU di Januari 2025
Liga Inggris 18 November 2024, 21:13
-
Ruben Amorim Tidak Sabar Bekerja dengan 2 Pemain Ini di MU
Liga Inggris 18 November 2024, 20:51
-
Mantap! Leny Yoro Bakal Comeback di Laga Ipswich Town vs Manchester United?
Liga Inggris 18 November 2024, 20:41
-
Digosipkan akan Diboyong Ruben Amorim di Musim Panas 2025, Begini Kata Viktor Gyokeres
Liga Inggris 18 November 2024, 20:32
LATEST UPDATE
-
Menyala Bersama Kanada, John Herdman Dinilai Cocok Nahkodai Timnas Indonesia
Tim Nasional 6 Januari 2026, 18:07
-
Resmi! Chelsea Perkenalkan Liam Rosenior Sebagai Manajer Baru
Liga Inggris 6 Januari 2026, 17:42
-
Live Streaming Lecce vs Roma - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 6 Januari 2026, 17:00
-
AC Milan Cari Bek Baru, Nathan Ake Jadi Peluang atau Sekadar Mimpi?
Liga Italia 6 Januari 2026, 15:28
-
Prediksi West Ham vs Nottingham Forest 7 Januari 2026
Liga Inggris 6 Januari 2026, 15:19
-
Luapan Emosi Gonzalo Garcia Usai Cetak Hattrick di Laga Madrid vs Betis
Liga Spanyol 6 Januari 2026, 14:57
-
Prediksi Pisa vs Como 6 Januari 2026
Liga Italia 6 Januari 2026, 14:43
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40























KOMENTAR