
Bola.net - Erik ten Hag telah mendapat lampu hijau untuk menjual Anthony Martial pada bursa transfer musim panas 2023. Penjualan Martial adalah bagian dari rencana untuk membawa Rasmus Hojlund ke Manchester United.
Setelah musim pertama yang cukup sukses, dengan trofi Carabao Cup dalam genggaman, Erik ten Hag tengah menyiapkan tim untuk musim kedua. Ten Hag sudah punya modal satu pemain baru, Mason Mount.
Lalu, ada Andre Onana yang selangkah lagi akan menjadi milik United. Kiper 28 tahun itu sudah mencapai kesepakatan, hanya tinggal tes medis, meneken kontrak, dan diumumkan secara resmi sebagai pemain baru United.
Kini, Erik ten Hag akan berupaya untuk memperbaiki lini serang. Setelah Marcus Rashford dipastikan bertahan dan meneken kontrak baru, rencana besar lain sudah disiapkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Boleh Dijual
Di masa lalu, Manchester United hampir menjual Anthony Martial. Momen tersebut terjadi pada era Jose Mourinho menjadi manajer. Mourinho tidak puas dengan performa dan kondisi kebugaran Martial yang buruk.
Namun, Keluarga Glazer menentang rencana itu. Martial tak boleh dijual. Pemain asal Prancis itu kemudian bersinar pada era Ole Gunnar Solskjaer. Namun, setelah Ole lengser, performa Martial kembali tak konsisten.
Dikutip dari Mirror, sikap Keluarga Glazer kini sudah mengubah sikap mereka. Mereka siap mengakomodasi keinginan Erik ten Hag untuk mendatangkan penyerang baru dan melepas Martial.
Martial sejatinya bisa masuk dalam rencana Erik ten Hag. Hanya saja, kebugaran Martial sangat buruk. Dia terlalu sering absen karena cedera atau tidak dalam kondisi 100 persen. Jadi, Ten Hag lebih memilih melepasnya.
Demi Hojlund

Selain faktor kebugaran, Rasmus Hojlund juga menjadi alasan mengapa Martial akan dijual. Erik ten Hag melihat Hojlund sebagai prioritas transfer United usai merampungkan negosiasi transfer dengan Andre Onana.
United dipastikan butuh upaya dan dana ekstra untuk bisa mendapatkan Hojlund dari Atalanta. Sebab, Atalanta disebut meminta tebusan dengan nilai €70 juta.
Jika hendak menebus harga yang ditetapkan kubu Atalanta, United harus berpikir ulang. Sebab, mereka telah mengeluarkan banyak uang untuk Onana dan Mason Mount. Jadi, melepas Martial bisa menjadi solusi agar aman dari Financial Fair Play.
Sumber: Mirror
Klasemen Premier League
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Jejak Karier Tijjani Reijnders: Pernah Tolak Membela Timnas Indonesia, kini Gabung AC Milan
- Oliver Bias, Kapten Filipina di Piala AFF U-23 Bakal Gabung Persija Jakarta?
- Spesialis Gratis dan Pinjaman! Rekap Transfer AS Roma Bersama Jose Mourinho Awal Musim 2023/2024
- Pelatih Atalanta Buka-bukaan Soal Potensi Transfer Rasmus Hojlund ke Manchester United
- Rekap Lengkap Transfer Liga Inggris 2023/2024
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kejutan! Manchester United Pulangkan Bek Senior, Jonny Evans
Liga Inggris 18 Juli 2023, 23:20
-
Sanjungan Setinggi Langit Legenda MU untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 18 Juli 2023, 22:52
-
Loh, MU Bakal Bawa Dean Henderson ke Tur Pra Musim 2023?
Liga Inggris 18 Juli 2023, 22:07
LATEST UPDATE
-
Mikel Arteta Tunda Pembahasan Kontrak, Fokus Bawa Arsenal Raih Gelar
Liga Inggris 11 April 2026, 00:08
-
Didier Deschamps Masuk Radar Real Madrid, Kandidat Pelatih Musim Depan
Liga Spanyol 10 April 2026, 23:38
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Bhayangkara FC 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 23:07
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs Persebaya 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 23:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Girona: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 10 April 2026, 22:38
-
Performa Jules Kounde Menurun, Barcelona Mulai Khawatir
Liga Spanyol 10 April 2026, 22:09
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs Persik 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 21:54
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45




















KOMENTAR