
Bola.net - Chelsea berhasil memastikan tiket Liga Champions setelah mengalahkan Nottingham Forest 1-0 di laga pamungkas Premier League, Minggu (25/5/2025) malam WIB. Gol tunggal Levi Colwill di babak kedua menjadi penentu kemenangan The Blues di City Ground.
Kesuksesan ini semakin istimewa karena diraih oleh skuad termuda dalam sejarah Premier League. Enzo Maresca pun tak menyia-nyiakan momen untuk membalas berbagai kritikan yang diterimanya sepanjang musim.
Pelatih asal Italia itu tampil percaya diri dalam konferensi pers usai laga. Berikut balasan Maresca pada kritikus selengkapnya.
Reaksi Maresca Atas Kritikan

Maresca mengaku tidak pernah meragukan kemampuan para pemainnya meski banyak yang meremehkan timnya. Justru, keraguan selalu datang dari luar yang menganggap Chelsea terlalu muda dan tidak berpengalaman.
Ia dengan tegas menyindir mereka yang terus meragukan kualitas timnya. Bagi Maresca, lolosnya Chelsea ke Liga Champions adalah bukti nyata bahwa semua kritik itu salah.
"Saya tidak pernah ragu dengan para pemain. Keraguannya justru datang dari luar," tegas Maresca.
"Mereka yang merasa tahu segalanya selalu bilang kami terlalu muda dan tidak cukup baik."
Pujian untuk Mental Pemain

Maresca tak henti-hentinya memuji mentalitas para pemain yang mampu bangkit di saat kritis. Kemenangan di markas Forest yang sulit ditaklukkan tim besar menjadi bukti nyata perkembangan mereka.
Pelatih berusia 44 tahun itu juga menyoroti perjalanan panjang timnya sepanjang musim. Baginya, pencapaian ini sangat berarti mengingat banyak yang meragukan Chelsea di awal musim.
"Sayang untuk mereka, semua itu salah. Dalam bahasa Inggris kami bilang 'F Off' untuk mereka semua. Pemain pantas mendapat ini, mereka telah luar biasa," ujar Maresca.
Target Berikutnya: Trofi Conference League
Dengan tiket Liga Champions sudah di tangan, Chelsea kini fokus pada laga final Conference League melawan Real Betis. Maresca berharap bisa mengakhiri musim dengan sempurna lewat gelar pertama mereka musim ini.
Ia juga mengingatkan bahwa penilaian terhadap sebuah tim seringkali hanya berdasarkan hasil akhir. Padahal, proses yang dijalani Chelsea sepanjang musim ini patut diapresiasi.
"Kami berada di bisnis dimana orang menilai kami berdasarkan hasil," jelas Maresca.
"Jika hari ini kami tidak menang, mungkin musim ini akan disebut bencana, padahal tidak."
Refleksi Nuno Espirito Santo
Di sisi lain, pelatih Nottingham Forest Nuno Espirito Santo harus menerima kenyataan pahit. Kekalahan ini membuat mereka hanya bisa bermain di Conference League musim depan.
Meski kecewa, Nuno tetap bangga dengan pencapaian timnya sepanjang musim. Ia yakin Forest telah membangun fondasi yang kuat untuk musim-musim mendatang.
"Masih terlalu awal untuk melakukan refleksi besar. Tapi ketika melihat ke belakang, ini adalah musim yang baik bagi kami," kata Nuno.
Pelatih asal Portugal itu juga memuji semangat para pemainnya. Ia yakin rasa kecewa saat ini akan berubah menjadi kebanggaan setelah mereka melihat pencapaian secara keseluruhan.
"Kami kecewa sekarang, tapi dalam beberapa jam kami akan menyadari ini musim yang bagus. Mereka memberikan segalanya, itu yang membuat kami bangga," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kata-kata Kontroversial Maresca Usai Chelsea Lolos Liga Champions
Liga Inggris 26 Mei 2025, 04:13
-
Lolos ke Liga Champions, Maresca Sindir Keras Para Kritikus Chelsea
Liga Inggris 26 Mei 2025, 03:37
LATEST UPDATE
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
-
Tantang Norwegia, Brasil Tidak Siapkan Taktik 'Anti-Haaland'
Piala Dunia 5 Juli 2026, 15:00
-
Gagal ke Real Madrid, Enzo Fernandez Bakal Gabung Klub EPL Ini?
Piala Dunia 5 Juli 2026, 12:00
-
Bye Arsenal! Leandro Trossard Segera Cabut ke Turki!
Liga Inggris 5 Juli 2026, 08:00
-
Kylian Mbappe: Emangnya Cuma Kalian yang Bisa Main Kotor, Paraguay!
Piala Dunia 5 Juli 2026, 07:45
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR