
Bola.net - Manajer interim Manchester United, Ralf Rangnick buka-bukaan terkait kekalahan timnya melawan Brighton pada kemarin malam. Ia membantah anggapan bahwa para pemain MU tidak mengikuti instruksi yang ia berikan.
Di pekan ke-36 EPL ini, Manchester United kembali menanggung malu. Tim berjuluk Setan Merah itu dipermak habis oleh Brighton dengan skor 4-0.
Penampilan Setan Merah di laga ini benar-benar buruk. Alhasil beredar anggapan bahwa para pemain MU sengaja tidak mengikuti instruksi Rangnick di laga ini.
Namun sang manajer membantah kabar yang beredar itu. "Hari ini, kami memberikan terlalu banyak waktu dan ruang bagi mereka [Brighton]," buka Rangnick kepada Sky Sports.
Baca komentar lengkap sang manajer di bawah ini.
Pertahanan Bolong
Rangnick secara terbuka mengakui penampilan timnya khususnya lini pertahanan Setan Merah jauh dari kata memuaskan.
Ia menyebut bahwa pertahanan MU sangat kedodoran menghadapi serangan-serangan Brighton sehingga mereka dengan mudah dipermak oleh sang tuan rumah.
"Kami tidak pernah bisa menghentikan permainan mereka. Kami sudah menginstruksikan para pemain untuk bermain dengan rapat, namun mereka tetap tidak bisa menghentikan itu semua,"
Tidak Abaikan Perintah
Rangnick membantah anggapan bahwa timnya mengabaikan perintahnya di atas lapangan. Ia menyebut Brighton bermain jauh lebih baik dari MU sehingga Setan Merah kena babat.
"Saya rasa para pemain tidak mengabaikan instruksi saya. Namun yang terjadi adalah mereka tidak bisa menghentikan Brighton,"
"Kami memberikan terlalu banyak ruang bagi Brighton, dan ketika anda melakukan itu melawan tim yang punya teknik bagus seperti Brighton maka kami akan kena hukum," ujarnya.
Musim Terburuk
Dengan kekalahan ini, Manchester United resmi menjalani musim terburuk mereka sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di EPL.
Perolehan poin mereka musim ini lebih rendah dari perolehan poin terendah mereka sebelumnya di musim 2013-14 silam.
Klasemen Premier League
(Sky Sports)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR