
Bola.net - Arsenal awal tahun 2010-an bukanlah Arsenal yang sama dengan awal 2000-an. The Gunners acap kali kesulitan. Salah satunya ketika kalah dengan skor 8-2 dari Manchester United pada laga yang digelar di Old Trafford.
Pada musim tersebut, Arsenal masih dilatih Arsene Wenger. Sudah tidak ada Thierry Henry, Robert Pires, dan kawan-kawannya di skuad. Wenger juga kehilangan Cesc Fabregas yang memilih pindah ke Barcelona.
Namun, Wenger masih punya skuad yang kompetitif. Wojciech Szczesny [22] menjadi tumpuan di bawah mistar. Lalu, ada duet Laurent Koscielny [26] dan Thomas Vermaelen [26] di posisi bek tengah. Per Mertesacker [27] juga bisa diandalkan.
Di lini tengah, Mikel Arteta [30] menjadi andalan dengan duetnya bersama Tomas Rosiscky [31]. Theo Walcott [23], Gervinho [24], dan Andrey Arshavin menjadi pilar di sisi sayap. Robin van Persie [28] menjadi mesin gol utama The Gunners.
Old Trafford, 28 Agustus 2011
Arsenal menjalani laga tandang di pekan ke-3 Premier League musim 2011/2012. Lawan yang dihadapi adalah Manchester United, di mana laga di gelar di Old Trafford.
Pada lawatan kali ini, Arsene Wenger harus kehilangan sejumlah pemain kunci. Vermaelen mengalami cedera, begitu juga Jack Wilshare, dan Abou Diaby. Gervinho dan Alex Song juga tak bisa bermain karena akumulasi kartu.
Di kubu Manchester United, Sir Alex Ferguson tidak bisa memainkan Rio Ferdinand dan Nemanja Vidic karena cedera. United juga kehilangan Rafael Da Silva. Tiga dari empat pemain kunci United di lini belakang harus absen.
Arsenal tampil buruk. Koscielny tampil gugup di lini belakang. Pada babak pertama, tiga gol bersarang di gawang Szczesny. Danny Welbeck, Ashley Young, dan Wayne Rooney silih berganti membobol gawang Szczesny.
Arsenal mendapat gol hiburan dari aksi The Walcott pada menit 45+3.
Arsenal Merana Babak Kedua
Arsene Wenger melakukan pergantian pada menit ke-62 untuk mengubah situasi. Alex Oxlade-Chamberlain masuk menggantikan Francis Coquelin. Namun, pergantian gelandang bertahan ini menjadi awal merananya Arsenal di babak kedua.
Hanya lima menit setelah Coquelin keluar, Arsenal kebobolan dua gol lewat aksi Wayne Rooney dan Nani.
Tidak sampai di situ, Park Ji-sung kemudian menambah derita Arsenal pada menit ke-70. Skor menjadi 6-1. Arsenal tidak menyerang dengan Robin van Persie memberi sedikit harapan lewat golnya pada menit ke-75.
#OnThisDay in 2011 Man United beat Arsenal 8-2 in the Premier League. Oh how the mighty have fallen. pic.twitter.com/H5R1qnivnX
— The Football Pools (@footballpools) August 28, 2018
Ya, sedikit saja harapan bagi Arsenal. Sebab, pada menit ke-87, United kembali mencetak gol. Wayne Ronney mencetak hattrick lewat eksekusi penalti. Pesta gol United ditutup oleh aksi Ashley Young pada menit 90+2. Arsenal remuk redam dengan skor 8-2.
Susunan Pemain
Manchester United: David de Gea, Smalling, Jones, Evans, Evra, Nani (68' Park), Anderson (68' Giggs), Cleverley, Young, Rooney, Welbeck (35 'Hernandez).
Arsenal: Szczesny, Jenkinson, Djourou, Koscielny, Traore, Coquelin (61' Chamberlain), Ramsey, Rosicky, Walcott (83' Chamakh), Van Persie (83' Lansbury), Arshavin
On this day in 2011, Man United destroyed Arsenal 8-2! One of the greatest games ever seen.
— Man Utd FF (@ManUtdFF) August 28, 2019
Sir Alex was a genius! 👏🔥🔥 pic.twitter.com/cDpjSwva5c
Sir Alex Ferguson pun Terkejut
Sir Alex Ferguson tidak menyangka bisa mengalahkan Manchester United dengan skor besar. Sebab, selama ini The Gunners menjadi rivalnya dalam persaingan gelar. Fergie berharap sebuah laga yang sengit.
"Benar, ini (sebuah kejutan) karena ketika anda bermain menghadapi Arsenal, anda berharap sebuah pertandingan yang sulit," kata Fergie dilansir AFP.
"Bila anda melihat pada Arsenal, tim mereka memang lebih lemah, tapi kami tetap melakukan pekerjaan kami. Kami sempat kurang waspada dan mereka mendapat peluang karena masih punya kualitas di lini depan,"
"Tapi secara umum kami sangat puas dan tetap menjaga permainan pada level tertinggi."
"Saya pikir tak adil bila mengkritik Wenger. Dia telah melakukan pekerjaannya untuk Arsenal dengan filosofi yang dia miliki, dia telah memberi Arsenal pemain-pemain yang mampu menghibur."
"Dia juga telah menjual pemain dengan baik dan menjaga finansial Arsenal. Orang mungkin lupa hal ini. Dalam dunia yang sinis saat ini, ketika anda kalah dalam beberapa pertandingan, anda langsung dihakimi," tutup Fergie.
Arsene Wenger Berdalih
Arsene Wenger mengakui sangat kecewa dengan kekalahan memalukan di Old Trafford. Namun, pria asal Prancis tersebut meminta pasukannya untuk tidak patah arang. Sebab, di masa lalu Arsenal meraih banyak hasil bagus.
"Anda tak bisa mengambil kesimpulan dari hasil di Old Trafford, karena apa yang telah kami capai dalam beberapa tahun terakhir itulah yang dilupakan orang. Kami bermain dengan luar biasa di Udinese, dan kehilangan banyak pemain sebelum pertandingan di Old Trafford," ucap Wenger.
📅 On this day in 2011:
— Football Daily (@footballdaily) August 28, 2019
Man United 8-2 Arsenal
Rooney ⚽️⚽️⚽️
Young ⚽️⚽️
Welbeck ⚽️
Nani ⚽️
Park ⚽️ pic.twitter.com/eTgNaO6h9F
"Di Premier League, ketika anda bermain di luar kandang, anda harus menunjukkan performa terbaik untuk mendapatkan hasil, dan saya optimis kami akan mendapatkannya,"
"Anda tak boleh kehilangan kepercayaan diri dengan cepat hanya karena kalah di Old Trafford. Kami akan kembali bangkit dari pertandingan ke pertandingan," tegas Wenger.
Baca Ini Juga:
- Tak Ada David De Gea, Ini 5 Kiper Termahal di Premier League
- Siapa Ketiga Terbaik Setelah Ronaldo-Messi? Netizen Malah Gaduh Sendiri
- 9 Tahun Setelah Real Madrid-nya Mourinho Hajar Barcelona
- Momen Sergio Busquets 'Ngintip' Usai Diving Disikut Thiago Motta, Masih Ingat?
- 7 Momen dari 7 Tahun Casemiro di Real Madrid: Ditemukan Mourinho, Dikembangkan Zidane
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Semakin ke Sini, Marcus Rashford Kian Mirip Thierry Henry
Liga Inggris 21 April 2020, 21:00
-
Marcus Rashford Berkembang Pesat Karena Zlatan Ibrahimovic, Kok Bisa?
Liga Inggris 21 April 2020, 20:20
-
Tenang, Alexis Sanchez akan Bersinar di MU Musim Depan
Liga Inggris 21 April 2020, 19:40
-
Joao Felix Masuk Daftar Transfer Manchester United
Liga Inggris 21 April 2020, 19:20
LATEST UPDATE
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR