Bola.net - Perjalanan karier Bruno Fernandes cukup berliku. Sekarang mungkin dia dikenal sebagai penyelamat Manchester United, tapi beberapa tahun lalu Bruno pernah gagal total di Italia.
Bruno memulai perjalanan profesionalnya bersama Novara pada tahun 2012. Satu musim di sana, dia didatangkan Udinese, dan menempuh sampai 95 penampilan.
Sayangnya saat itu Bruno dianggap kurang memuaskan. Udinese kemudian menjualnya ke Sampdoria, tapi Bruno pun hanya bertahan semusim di sana, memilih pulang ke Portugal untuk membela Sporting.
Di sinilah dia mulai bersinar, dengan 63 gol dan 52 assists dalam 137 penampilan. MU pun melirik dan mendatangkannya pada Januari 2020 lalu.
Selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Gagal di Italia, tapi tidak di mata Viviano
Bruno Fernandes memang terbilang gagal di Italia, tapi tidak di mata mantan kiper Sampdoria, Emiliano Viviano.
Viviano masih bermain di sana ketika Bruno tiba dan dia langsung yakin ada potensi hebat dalam diri Bruno. Sayangnya saat itu Bruno masih belajar, wajar jika dia kesulitan.
"Saya satu dari sedikit orang yang mendukung dia," kata Viviano dikutip dari Goal internasional.
"Bruno selalu punya segalanya, hanya masalahnya ketika dia tiba di Italia, dia masih kurang kecerdasan dan intensitas taktik."
Sudah belajar
Kini, melihat Bruno tampil luar biasa di MU, Viviano mungkin merupakan satu pihak yang tidak terkejut. Dia sudah menduga Bruno punya potensi hebat, dan kini terbukti gelandang Portugal itu mampu memenuhi potensinya.
"Dia belajar dari itu dan sekarang dia meledak. Juga karena dia punya segalanya dengan tepat: kaki kanan, kaki kiri, teknik, pun kemampuan dribel," lanjut Viviano.
"Dia pun seorang pemimpin, yang mungkin memang dibutuhkan MU," tutupnya.
Sumber: Goal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mason Greenwood Diminta 'Eksploitasi' Keberadaan Edinson Cavani
Liga Inggris 3 Desember 2020, 21:22
-
Mau Erling Haaland, MU Harus Setor Rp 342 Milyar ke Mino Raiola
Bundesliga 3 Desember 2020, 20:59
-
Gentleman! Thomas Tuchel Akui PSG Menang Hoki Lawan MU!
Liga Champions 3 Desember 2020, 20:44
-
Lini Serang MU Dicaci, Scott McTominay Membela
Liga Champions 3 Desember 2020, 20:31
-
Mau Lolos ke Fase Gugur, MU Harus Gas Pol Lawan RB Leipzig
Liga Champions 3 Desember 2020, 19:47
LATEST UPDATE
-
Everton vs Man Utd: Ini Keistimewaan Senne Lammens yang Dipuji Carrick
Liga Inggris 24 Februari 2026, 10:09
-
Ducati Tak Cemaskan 3 Kecelakaan Marc Marquez di Tes Thailand, Tak Pengaruhi Performanya
Otomotif 24 Februari 2026, 09:49
-
Sesko dan Lammens Membuka Jalan Man Utd ke Liga Champions
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:17
-
Man Utd Lebih Hidup di Tangan Carrick, Sesko Hadir Sebagai Striker Murni
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:08
-
Memuji Keputusan Michael Carrick di Laga Everton vs Man Utd
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:00
-
Link Live Streaming Pertandingan Bulu Tangkis German Open 2026 di Vidio
Bulu Tangkis 24 Februari 2026, 08:59
-
Jadwal Lengkap German Open 2026, 24 Februari-1 Maret 2026
Bulu Tangkis 24 Februari 2026, 08:56
-
Liga Inggris 24 Februari 2026, 08:55

-
2 Laga, 4 Keputusan Kontroversial: AC Milan vs Wasit Liga Italia
Liga Italia 24 Februari 2026, 08:40
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR