
Bola.net - Dean Huijsen memanfaatkan setiap kesempatan yang datang kepadanya. Cedera pemain lain membuka jalan, tetapi performanya yang luar biasa membuktikan bahwa ia pantas berada di level tertinggi.
Panggilan ke timnas Spanyol menjadi momen besar bagi pemain berusia 19 tahun ini. Awalnya, ia hanya dipanggil untuk menggantikan Inigo Martinez yang cedera.
Saat Pau Cubarsi juga mengalami cedera, Huijsen mendapatkan debutnya di semifinal UEFA Nations League melawan Belanda. Ia bermain 49 menit di laga pertama dan dipercaya tampil penuh di leg kedua.
Kepercayaan itu dibalas dengan penampilan gemilang. Ia membantu Spanyol menang melalui adu penalti dan melaju ke babak empat besar.
Perjalanan Menuju Starter di Bournemouth

Empat bulan lalu, Huijsen belum menjadi pilihan utama di Bournemouth. Ia baru bergabung dari Juventus musim panas lalu dengan harga awal 12,8 juta pounds (sekitar Rp250 miliar).
Awalnya, ia hanya sesekali dimainkan. Dari lima laga dengan waktu bermain lebih dari 25 menit, Bournemouth gagal meraih kemenangan.
Namun, cedera Marcos Senesi di bulan Desember membuka kesempatan baginya. Huijsen tampil gemilang dan mencetak gol kemenangan melawan Tottenham.
Menjawab Keraguan di Premier League

Beberapa pihak meragukan kemampuannya beradaptasi. Pemain muda dari luar Inggris sering kali kesulitan menghadapi kerasnya Premier League.
Dengan tubuh setinggi 198 cm, ia terlihat kurus dan dianggap mudah dikalahkan lawan. Namun, statistik membuktikan sebaliknya.
Ia memenangkan 59,3% duel udara, setara dengan Gabriel Magalhaes dari Arsenal. Ini membuktikan bahwa ia tidak mudah dikalahkan secara fisik.
Bukan Sekadar Bertahan, tetapi Juga Bermain Bola

Huijsen bukan hanya bek tangguh, tetapi juga memiliki kemampuan distribusi bola yang baik. Di Bournemouth, ia memiliki tingkat akurasi umpan tertinggi (84,3%).
Bersama timnas Spanyol, ia juga tampil percaya diri. Di leg kedua melawan Belanda, akurasi umpannya mencapai 90,4%.
Ia juga mampu memberikan umpan progresif yang mengancam pertahanan lawan. Salah satunya menghasilkan assist bagi Lamine Yamal dalam laga melawan Belanda.
Diminati Klub-Klub Elite Eropa
Dengan performa apiknya, Huijsen mulai menarik perhatian klub besar. Beberapa tim seperti Real Madrid, Bayern Munich, dan Chelsea dikabarkan tertarik.
Bournemouth disebut memasang klausul rilis sebesar 50 juta pounds (sekitar Rp1 triliun). Namun, dengan performa saat ini, harga itu bisa naik lebih tinggi.
Meskipun masa depannya masih belum pasti, satu hal jelas—Huijsen memiliki potensi besar. Dari cadangan Bournemouth, kini ia menjadi bintang masa depan Spanyol.
Sumber: Opta
Klasemen Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kabar Bagus Chelsea! Cole Palmer dan Noni Madueke Kembali Berlatih
Liga Inggris 28 Maret 2025, 23:58
-
Ketika Victor Osimhen Siap Terima Manchester United Apa Adanya
Liga Inggris 28 Maret 2025, 23:51
-
Melunak, Kobbie Mainoo Bakal Teken Kontrak Baru di Manchester United?
Liga Inggris 28 Maret 2025, 23:42
-
Manchester United Hidupkan Minat Pada Bek Timnas Portugal Ini?
Liga Inggris 28 Maret 2025, 23:32
LATEST UPDATE
-
Hasil Dewa United vs PSIM: Gol Penalti Alex Martins Jadi Penentu!
Bola Indonesia 3 April 2026, 21:10
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13




















KOMENTAR