
Bola.net - Socrates adalah salah satu legenda sepak bola Brasil yang dikenal karena kehebatannya di lapangan. Namun, pada tahun 2004, ia membuat keputusan mengejutkan dengan bermain untuk klub kecil di Inggris, Garforth Town.
Ia menerima tawaran dari Simon Clifford untuk bergabung dengan kontrak satu bulan. Namun, keputusannya bermain di Inggris lebih bertujuan untuk mendukung proyek akademi sepak bola yang dikelola Clifford.
Socrates yang saat itu berusia 50 tahun hanya tampil satu kali untuk Garforth Town. Ia masuk sebagai pemain pengganti dalam laga yang berakhir imbang 2-2 di hadapan 1.000 penonton.
Namun, debutnya di sepak bola Inggris tidak berlangsung lama. Ia hanya bermain selama 12 menit sebelum akhirnya kembali ke Brasil untuk melanjutkan karier di dunia televisi.
Doctor Socrates 🩺🇧🇷#FIFAWorldCup pic.twitter.com/VojlRpnXfl
— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) February 19, 2025
Hanya Tampil 12 Menit

Socrates masuk pada menit ke-78 dengan mengenakan sarung tangan, celana panjang, dan jersey longgar. Meski sempat melakukan tembakan keras ke gawang lawan, ia kesulitan mengikuti tempo permainan.
Cuaca dingin di Inggris menjadi tantangan besar baginya. “Itu terlalu dingin, begitu saya masuk, saya langsung sakit kepala. Saya tidak terbiasa dengan ini,” ujar Socrates setelah pertandingan.
Sang legenda mengakui bahwa ritme pertandingan lebih cepat dari yang ia bayangkan. “Itu lebih kompetitif dan sangat sengit, tetapi saya menikmatinya dan ini pengalaman yang menarik,” tambahnya.
Tujuan Utama Socrates

Keputusan Socrates bermain di Inggris bukan semata-mata untuk kembali ke dunia sepak bola. Ia datang karena tertarik dengan akademi yang dikembangkan Simon Clifford.
“Saya di sini karena Simon mengundang saya untuk melihat proyek anak-anaknya yang menurut saya sangat menarik,” kata Socrates. “Dia menggunakan sepak bola untuk membantu anak-anak bersosialisasi dan meningkatkan kondisi fisik mereka.”
Meski hanya bermain sebentar, Socrates sangat menghargai proyek tersebut. “Tujuan saya bukan bermain sepak bola, tetapi proyek Simon, dan saya jatuh cinta dengan itu,” tambahnya.
Gaya Hidup yang Tidak Berubah

Socrates dikenal sebagai pemain yang memiliki kebiasaan unik, termasuk merokok dan minum bir sebelum pertandingan. Clifford pun memutuskan untuk tidak memainkannya lagi setelah melihat kebiasaannya di ruang ganti.
“Saya memutuskan untuk tidak memainkannya di laga berikutnya karena pemanasannya terdiri dari dua botol Budweiser dan tiga batang rokok,” ungkap Clifford.
Meskipun ingin bermain lebih banyak, petualangan Socrates di Inggris harus berakhir cepat. Ia kembali ke Brasil, meninggalkan kisah unik yang tetap diingat hingga kini.
Sumber: Daily Star
Baca Juga:
- Osasuna dan Identitas Uniknya di La Liga
- Dari Bintang Manchester United ke Biara: Perjalanan Religius Phil Mulryne Menjadi Pendeta
- Michael Robinson: Dari Liverpool ke Osasuna, Legenda di Dua Dunia
- Elvis Hammond: Karier yang Hancur karena Skandal Narkoba dan Pencucian Uang
- Adriano: Dari Bintang Lapangan Hingga Kisah Hidup Penuh Kontroversi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kisah Socrates: Legenda Brasil yang Hanya Bermain 12 Menit di Inggris
Liga Inggris 3 Maret 2025, 14:40
-
Marcelo: Kisah Sukses Bek Kiri Legendaris Real Madrid dan Timnas Brasil
Liga Spanyol 7 Februari 2025, 09:00
-
Pulang ke Santos Bikin Neymar Sampai Sulit Berkata-kata
Bola Dunia Lainnya 7 Februari 2025, 06:00
-
Pulang ke Santos, Neymar: Seperti Kembali ke Masa Lalu!
Amerika Latin 31 Januari 2025, 11:30
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persija 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:42
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 19:59
-
9 Laga Tanpa Gol, Paceklik Mohamed Salah Warnai Kemenangan Tipis Liverpool
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:54
-
Proliga 2026: Jakarta Livin Mandiri Tersenyum di Sentul, Penentuan Terakhir Menanti
Voli 23 Februari 2026, 19:41
-
Dua Gol Viktor Gyokeres yang Menjawab Keraguan
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:24
-
Harry Maguire dan Taruhan Besar Manchester United di Era Baru
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:56
-
Prediksi Susunan Pemain Manchester United vs Everton: Mbeumo Starter, Sesko Disimpan?
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:30
-
Tak Banyak Bicara, Michael Carrick Bawa Ketenangan ke Manchester United
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:28
-
Jadi Salah Satu Favorit Juara, Alex Marquez Merasa Lebih Siap Buru Gelar Dunia MotoGP 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 18:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR