
Bola.net - Jurgen Klopp berharap Liverpool menjadi klub yang haus kemenangan usai meraih tofi Liga Champions musim 2018-19 kemarin.
Liverpool sudah lama tidak merasakan nikmatnya menjadi juara. Mereka terakhir kali jadi juara liga pada tahun 1990 silam.
Mereka berhasil jadi juara Liga Champions pada tahun 2005. Setelah itu trofi terakhir yang berhasil mereka raih adalah trofi EFL pada tahun 2012.
Liverpool sebenarnya sempat masuk final tiga kali sejak ditangani oleh Klopp. Masing-masing di final Liga Europa 2016, EFL Cup dan Liga Champions 2018.
Sementara itu Klopp juga cukup lama tidak merasakan nikmatnya menjadi juara. Ia terakhir kali meraih trofi juara bersama dengan Borussia Dortmund.
Ia terakhir kali juara pada tahun 2014. Saat itu ia membawa Dortmund memenangi trofi DFL Cup.
Lupa Rasanya Juara
Akan tetapi pada akhirnya Klopp dan Liverpool berhasil memenangi trofi juara. Mereka menjadi juara Liga Champions 2018-19 usai di final mengalahkan Tottenham.
Klopp tentu merasa sangat senang bisa memenangi trofi itu. Apalagi ia sempat mengaku lupa bagaimana rasanya memenangi sebuah trofi.
"Sebenarnya itu lebih baik daripada yang saya harapkan, jujur, karena sudah lama sejak saya [terakhir] memenangkan sesuatu, jadi saya tidak tahu persis bagaimana rasanya lagi," aku Klopp di situs resmi Liverpool.
"Tentu saja kami move on. Ini bukannya seperti ke mana pun kami pergi itu akan seperti, 'Pagi, kami memenangkan Liga Champions!'. Tapi mengapa kita harus melupakannya?"
Ketagihan Menang
Manajer asal Jerman ini kemudian berharap bahwa kemenangan itu menjadi motivasi bagi timnya agar haus akan kemenangan. Dengan demikian mereka bisa meraih lebih banyak trofi juara.
"Itu hanya sesuatu yang harus memberi para pemain kepercayaan diri lebih besar. Itu penting. Tetapi jika Anda hanya menggunakan kepercayaan diri, Anda tidak memiliki peluang, tetapi tidak ada [pihak lain] yang perlu khawatir tentang tim ini," ujarnya.
"Ini bukan tentang akhirnya puas, bahagia atau selesai dengan karir kami karena kami memenangkan Liga Champions, ada begitu banyak yang bisa dimenangkan," serunya
"Kami benar-benar telah mencium bagaimana rasanya [jadi juara]. Kami memainkan laga final, kami memenangkan final, kami datang ke kota, kami melihat kota dan melihat orang-orang. Itu adalah sesuatu yang dapat membuat Anda kecanduan, Anda ingin memiliki trofi itu lebih sering," tutupnya.
Skuat Liverpool saat ini sudah mulai berkumpul lagi secara bertahan di Melwood untuk menjalani latihan pra musim. Dan pada tanggal 4 Agustus mendatang, Jurgen Klopp akan berpeluang menambah koleksi gelar juaranya karena Liverpool akan berduel melawan Manchester City di ajang Community Shield.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liverpool Masih Memiliki Urusan yang Belum Selesai di Premier League
Liga Inggris 8 Juli 2019, 20:46
-
Tolak Liverpool dan AC Milan, Dani Ceballos Pilih Gabung Klub Ini
Liga Inggris 8 Juli 2019, 16:20
-
Akhir Clean Sheet 889 Menit Alisson Becker
Amerika Latin 8 Juli 2019, 15:00
LATEST UPDATE
-
Marc Marquez Curhat Soal Sulitnya Lawan Alex Marquez, Harus Lupakan Status Saudara
Otomotif 8 Januari 2026, 13:21
-
Meski Cetak Dua Gol, Benjamin Sesko Dinilai Tak Layak Bela Man Utd
Liga Inggris 8 Januari 2026, 12:23
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 12:03
-
Kesempatan Emas Arsenal Perlebar Jarak Setelah Man City dan Villa Terpeleset
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:49
-
Ini Alasan Liam Rosenior Tak Pimpin Chelsea Saat Lawan Fulham
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:29
-
Tiga Pemain Muda Persija Siap Asah Jam Terbang di Klub Baru
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 11:09
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR