Bermain di Anfield dengan bekal keunggulan satu gol berkat kemenangan di laga leg pertama di Britannia Stadium, Liverpool justru bermain kurang bagus. Bahkan, pada akhirnya mereka tertinggal 0-1 jelang turun minum.
Liverpool kemudian tampil sedikit lebih baik di babak kedua walau tetap tak bisa mencetak gol. Pada akhirnya laga harus dituntaskan via adu penalti dan The Reds akhirnya menang dengan skor 6-5.
Lallana mengungkapkan bahwa kemenangan itu tak lepas dari kata-kata motivasi yang dilontarkan oleh Klopp saat turun minum usai babak pertama berakhir.
"Di babak pertama kami tampil jelek dan ada beberapa kata-kata (motivasional) yang kuat di paruh babak. Tak hanya dari manajer saja namun juga dari beberapa pemain kami sendiri. Kami tahu itu. Kami mengatakan pada satu sama lain bahwa kami harus lebih tenang dalam menguasai bola, lebih menginginkan bola dan memulai menyerang dari belakang, ketimbang langsung mengirim bola panjang ke depan, dan kami sempat beberapa kali melakukan hal tersebut," tutur Lallana pada Daily Mirror.
"Saya merasa kami bermain dengan sedikit lebih nyaman di babak kedua. Laga itu memang akan jadi laga yang tak rapi dan sebuah medan pertempuran, terutama ketika laga berlangsung lebih lama (masuk babak extra-time). Kami mampu tetap tenang di babak adu penalti, dan itu merupakan hal yang paling penting," serunya. [initial]
Baca Juga:
- Murphy Sarankan Liverpool Tampung Cahill dari Chelsea
- Milner: Juara FA Cup Akan Bawa Liverpool pada Era Kejayaan
- Mignolet: Kami Tidak Takut Lawan Man City
- Liverpool Depak Duo Manchester dalam Perebutan Zielinski
- Joel Matip Gabung Liverpool, Schalke: Itu Hoax!
- 'Capital One Cup Kans Besar Liverpool dan Klopp Raih Trofi'
- Liverpool Samai Tawaran Arsenal untuk Nolito
- Liverpool Berpeluang Dapatkan Gary Cahill
- Rodgers Ungkap Mengapa Liverpool Tak Jual Sturridge
- Sua Liverpool di Final COC, Sterling Tak Bakal Baper
- Final COC, Pellegrini Optimis Bisa Kalahkan Liverpool
- Klopp Tukangi Liverpool, Riise Bahagia
- Gagal Gabung Liverpool, Teixeira Frustrasi
- Liverpool Saingi MU Buru Slimani
- Allen Mengaku Gugup Hadapi Penalti Kontra Stoke
- Mignolet Tegaskan Liverpool Layak Lolos ke Final COC
- Hasil Pertandingan Liverpool vs Stoke City: Skor 0-1 (6-5 pen)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Xhaka Tak Dijual Gladbach, Liverpool dan Arsenal Gigit Jari
Liga Inggris 28 Januari 2016, 23:53
-
Lucas: Akan Selalu Ada Spekulasi Tentang Saya
Liga Inggris 28 Januari 2016, 22:58
-
Lucas: Gairah Klopp Menular Pada Skuat Liverpool
Liga Inggris 28 Januari 2016, 22:12
-
Lallana Beber Rahasia Liverpool Kalahkan Stoke
Liga Inggris 28 Januari 2016, 21:44
-
Murphy Sarankan Liverpool Tampung Cahill dari Chelsea
Liga Inggris 28 Januari 2016, 21:20
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58




















KOMENTAR