Bola.net - Manajer Aston Villa, Paul Lambert mengaku kecewa atas keputusan wasit Lee Mason yang memimpin laga antara timnya kontra Manchester United di Villa Park akhir pekan lalu (20/11). Dalam laga yang berakhir imbang 1-1 tersebut, Mason memberikan kartu merah langsung kepada striker Villa, Gabriel Agbonlahor karena dinilai melakukan pelanggaran keras terhadap Ashley Young.
Sejak awal Lambert sudah merasa bahwa insiden tersebut tak layak diganjar dengan kartu merah langsung. Terlebih lagi kiper Villa, Brad Guzan juga menyatakan mendengar sendiri bahwa Young mengakui bahwa sebenarnya ialah yang melanggar Agbonlahor dalam duel tersebut.
"Dilihat dari tempat saya berdiri, sangat jelas insiden tersebut tak seharusnya menuai kartu merah. Gabby dan Young berebut bola dalam situasi yang fair tanpa mengangkat kaki terlalu tinggi," keluh Lambert seperti dilansir Birmingham Mail.
"Saya mendengar argumen wasit, ia menganggap bahwa Gabby bertindak berlebihan dalam mengambil kaki Young. Namun jelas sekali duel itu adalah perebutan bola yang fair. Brad mendengar sendiri dari mulut Young bahwa ia mengakui telah melakukan pelanggaran pada Gabby, saya pikir itu sudah cukup menjelaskan segalanya."
Dalam laga tersebut, Villa sempat unggul terlebih dahulu lewat gol Christian Benteke, sebelum akhirnya Radamel Falcao menyamakan kedudukan untuk MU.[initial]
(bm/mri)
Sejak awal Lambert sudah merasa bahwa insiden tersebut tak layak diganjar dengan kartu merah langsung. Terlebih lagi kiper Villa, Brad Guzan juga menyatakan mendengar sendiri bahwa Young mengakui bahwa sebenarnya ialah yang melanggar Agbonlahor dalam duel tersebut.
"Dilihat dari tempat saya berdiri, sangat jelas insiden tersebut tak seharusnya menuai kartu merah. Gabby dan Young berebut bola dalam situasi yang fair tanpa mengangkat kaki terlalu tinggi," keluh Lambert seperti dilansir Birmingham Mail.
"Saya mendengar argumen wasit, ia menganggap bahwa Gabby bertindak berlebihan dalam mengambil kaki Young. Namun jelas sekali duel itu adalah perebutan bola yang fair. Brad mendengar sendiri dari mulut Young bahwa ia mengakui telah melakukan pelanggaran pada Gabby, saya pikir itu sudah cukup menjelaskan segalanya."
Dalam laga tersebut, Villa sempat unggul terlebih dahulu lewat gol Christian Benteke, sebelum akhirnya Radamel Falcao menyamakan kedudukan untuk MU.[initial]
Baca Juga
- Evans: Falcao Buktikan Dirinya Seorang Predator
- Solskjaer: Memang Tak Seharusnya MU Hanya Targetkan Big Four
- Jumpa MU, Yeovil Dapat Keuntungan Finansial Masif
- Pastikan Diri Hadapi MU, Yeovil Rasakan Euforia Juara
- Van Gaal: Sulit Dipercaya Rooney Tak Pernah Juarai FA Cup
- Solskjaer: Wilson Sebaiknya Contek Permainan Van Persie
- Jones: De Gea Kiper Hebat Yang Rendah Hati
- Scholes Khawatir MU Mulai Kalah Pamor Dari Man City
- Rooney Optimis De Gea Bisa Jadi Lebih Baik Dari Van Der Sar
- Van Gaal Anggap Piala FA Sebagai Target Mudah
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mata: Aston Villa Beri Man United Kesulitan
Liga Inggris 22 Desember 2014, 19:09
-
Mata: Falcao Memang Pantas Untuk Cetak Gol
Liga Inggris 22 Desember 2014, 18:17
-
Juan Mata Antusias Sambut Boxing Day
Liga Inggris 22 Desember 2014, 18:04
-
5 Tim Terganas Dalam Semusim di Sepanjang Sejarah EPL
Editorial 22 Desember 2014, 15:12
-
Lambert: Jumpa MU, Bench Villa Bagaikan Taman Kanak-kanak
Liga Inggris 22 Desember 2014, 13:15
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
Piala Dunia 7 Juli 2026, 09:26
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:14
-
Man of the Match Portugal vs Spanyol: Rodri
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:13
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR