Bola.net - Frank Lampard mengaku menyesali keputusannya untuk bertahan di Manchester City di paruh kedua Premier League musim 2014-2015 kemarin.
Legenda Chelsea itu angkat kaki dari Stamford Bridge pada akhir musim 2013-2014. Ia lantas bergabung dengan klub MLS, New York City FC. Akan tetapi, karena kompetisi di Amerika belum dimulai, ia pun dipinjamkan selama enam bulan pada City.
Setelah masa peminjamannya selesai, petinggi City justru mempertahankannya selama setengah musim lagi. Lampard sebenarnya ragu-ragu untuk bertahan. Namun, gelandang 37 tahun itu lantas mau bertahan lebih lama lagi di Ettihad karena ia yakin bisa mendapat kesempatan main lebih banyak. Akan tetapi, prediksinya itu terbukti meleset dan kini ia menyesali keputusan tersebut.
"Para petinggi klub ini meminta saya bertahan di Manchester. Jadi, saya berada di posisi yang kurang nyaman kala itu. Saya tak akan mencoba lepas tangan karena saya adalah seorang pria dan saya sendiri yang membuat keputusan itu. Namun, keputusan untuk terus bermain di klub tersebut terasa benar saat itu," tutur Lampard seperti Daily Mirror.
"Situasinya sudah terjadi dan saya seperti terduduk di sina dan, ya, ketika Anda bertahan dan klub benar-benar ingin saya bertahan, dan saya mengira saya akan mendapatkan waktu bermain lebih banyak. Jelas semuanya tak berjalan seperti itu," keluhnya. [initial]
(daim/dim)
Legenda Chelsea itu angkat kaki dari Stamford Bridge pada akhir musim 2013-2014. Ia lantas bergabung dengan klub MLS, New York City FC. Akan tetapi, karena kompetisi di Amerika belum dimulai, ia pun dipinjamkan selama enam bulan pada City.
Setelah masa peminjamannya selesai, petinggi City justru mempertahankannya selama setengah musim lagi. Lampard sebenarnya ragu-ragu untuk bertahan. Namun, gelandang 37 tahun itu lantas mau bertahan lebih lama lagi di Ettihad karena ia yakin bisa mendapat kesempatan main lebih banyak. Akan tetapi, prediksinya itu terbukti meleset dan kini ia menyesali keputusan tersebut.
"Para petinggi klub ini meminta saya bertahan di Manchester. Jadi, saya berada di posisi yang kurang nyaman kala itu. Saya tak akan mencoba lepas tangan karena saya adalah seorang pria dan saya sendiri yang membuat keputusan itu. Namun, keputusan untuk terus bermain di klub tersebut terasa benar saat itu," tutur Lampard seperti Daily Mirror.
"Situasinya sudah terjadi dan saya seperti terduduk di sina dan, ya, ketika Anda bertahan dan klub benar-benar ingin saya bertahan, dan saya mengira saya akan mendapatkan waktu bermain lebih banyak. Jelas semuanya tak berjalan seperti itu," keluhnya. [initial]
Baca Juga:
- Lampard: Saya Belum Habis
- Lampard: Pirlo Eksekutor Pertama di New York City
- Drogba: Lampard Yang Terbaik
- Lampard Datang, New York City FC Kalah
- Lampard Ternyata Tak Cuma Diminati City
- Lampard Jadi Inspirasi Bagi Ruben Loftus-Cheek
- Lampard Raih Gelar Kehormatan
- Lampard Tak Menyesal Tinggalkan Premier League
- Lampard Buka Pintu Kembali ke Chelsea
- Lampard: Gerrard Adalah Seorang Monster
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Yaya Toure Akui Benci Sesi Pra Musim
Liga Inggris 9 Juli 2015, 23:24
-
Yaya Toure Berharap City Datangkan Amunisi Baru
Liga Inggris 9 Juli 2015, 22:32
-
Yaya Toure Ingin Buat City Kembali Bangga
Liga Inggris 9 Juli 2015, 22:06
-
Liga Italia 9 Juli 2015, 21:00

-
Sterling Absen Lagi Dari Latihan Liverpool
Liga Inggris 9 Juli 2015, 19:21
LATEST UPDATE
-
Manchester United Siapkan Kontrak 5 Tahun untuk Aurelien Tchouameni
Liga Inggris 9 Juli 2026, 02:03
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia 11 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris 12 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:01
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
Bola Indonesia 8 Juli 2026, 19:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR