
Bola.net - Legenda Liverpool Robbie Fowler mengaku ia akan merasa 'takjub' jika ada pemain di Premier League yang memutuskan untuk tidak bermain ketika kompetisi kemungkinan berlanjut pada bulan Juni mendatang.
Kelanjutan kompetisi Premier League menjadi bahan perdebatan. Ada yang ingin agar kompetisi sebaiknya dihentikan saja seperti di Belgia atau di Belanda.
Namun ada yang ingin kompetisi dilanjutkan. Pemerintah Inggris pun memberikan lampu hijau agar kompetisi digelar lagi dengan sejumlah protokol kesehatan dan keamanan yang ketat.
Pihak Premier League pun telah mencanangkan Project Restart. Rencananya sisa lanjutan kompetisi akan digelar lagi pada pertengahan bulan Juni 2020.
Klaim Fowler
Robbie Fowler angkat bicara soal kelanjutan kompetisi musim 2019-20 ini. Ia mengatakan bahwa sendainya ia adalah pemain, maka ia tak akan ragu untuk bermain lagi setelah kompetisi digelar lagi.
"Saya sudah memikirkan pertanyaan ini selama beberapa waktu. Sebagai pemain, apakah aku ingin kembali ketika Premier League dilanjutkan pada bulan Juni?" tulisnya pada kolomnya untuk Mirror.
"Sebagai seorang manajer, pilihan saya jelas. Ketika mereka mengatakan aman untuk melanjutkan dengan Brisbane Roar, saya tidak akan berpikir dua kali untuk memimpin tim. Namun, sebagai pemain, dengan kontak, keringat, dan kedekatan , akankah saya siap untuk pergi ke luar sana?"
"Jawabannya adalah ya. Tentu. Dan saya akan melangkah lebih jauh - saya benar-benar akan takjub jika ada pemain Premier League yang tidak ingin bermain," tegas Fowler.
Alasan Fowler
Apa alasannya? Robbie Fowler mengaku percaya sepenuhnya kepada pihak yang bertanggung jawab atas digelarnya liga. Ia yakin mereka sudah mempertimbangkan dan menghitung semua resiko terkait hal tersebut.
"Saya tidak mengurangi rasa takut karena saya telah mengatakan selama ini mereka hanya akan kembali ketika merasa aman untuk melakukannya," tegas Fowler.
"Tentu, pemain akan memiliki keraguannya sendiri, tapi saya percaya, ketika mereka disajikan dengan semua bukti, mereka pasti akan ingin bermain," klaimnya.
Hal yang diucapkan oleh Robbie Fowler ini cukup bertolak belakang dengan ucapan beberapa pemain top Premier League seperti Sergio Aguero, Raheem Sterling, hingga Tammy Abraham. Mereka merasa kompetisi Premier League digelar terlalu cepat.
(Mirror)
Baca Juga:
- Mayoritas Pemain Diklaim Merasa tak Nyaman untuk Kembali Lanjutkan Sisa Kompetisi Premier League
- Rooney Tuding Manchester United Terlalu Cepat Pecat Van Gaal
- Class! Van Dijk Ulurkan Tangannya Bantu Mantan Klub yang Kesulitan Keuangan
- Kenapa Pique Hengkang dari MU? Ronney Punya Jawabannya
- 6 Tim Juara di Era Premier League, Manchester United Tak Tertandingi
- Inilah 5 Pemain yang Bisa Buat Chelsea Untung Besar di Bursa Transfer, Salah Satunya Alvaro Morata
- Terungkap, Real Madrid Pernah Dekati Mohamed Salah Pada 2018
- Dari Drogba Hingga Torres, Ini Deretan Striker Terbaik Chelsea pada Era Premier League
- Premier League Kembali Terlalu Cepat, 5 Bintang Ini Cemas
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
Piala Dunia 7 Juli 2026, 09:26
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:14
-
Man of the Match Portugal vs Spanyol: Rodri
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:13
-
Meksiko Kalah, tapi Masa Depannya Menjanjikan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 01:58
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR