
Bola.net - Manchester United harus puas berbagi poin dengan Bournemouth dalam laga penuh drama di Old Trafford, Selasa (16/12/2025) dini hari WIB. Hasil imbang 4-4 tersebut jelas menyisakan rasa frustrasi bagi Ruben Amorim, namun di balik skor akhir, pelatih asal Portugal itu tetap menemukan banyak hal positif dari performa anak asuhnya.
Setan Merah membuka pertandingan dengan tempo tinggi. Start cepat United langsung membuahkan hasil lewat gol Amad Diallo, yang tampil impresif di laga terakhirnya sebelum bertolak membela negaranya di ajang Piala Afrika (AFCON). Gol tersebut terasa pantas melihat dominasi United di awal pertandingan.
Namun, alih-alih mengamankan kemenangan sejak babak pertama, United justru terjebak dalam laga delapan gol yang berjalan liar. Amorim diyakini akan bertanya-tanya bagaimana timnya gagal mengamankan tiga poin, terutama setelah menciptakan banyak peluang sebelum turun minum.
Dari sisi taktik, Amorim menunjukkan fleksibilitas yang patut diapresiasi. Ia beberapa kali mengubah pendekatan permainan, beralih dari formasi andalannya 3-4-2-1 ke skema 4-3-3. Perubahan tersebut membuat permainan menyerang United mengalir dan agresif, meski kelemahan di lini belakang kembali menjadi catatan serius.
Man United Amorim Disamakan dengan Era Sir Alex Ferguson

Terlepas dari rapuhnya pertahanan, penampilan United tetap menuai pujian. Salah satunya datang dari legenda Liverpool, Jamie Carragher, yang terkesan dengan keberanian dan intensitas permainan Setan Merah di bawah Amorim.
Menariknya, sebelum laga dimulai, Amorim sempat memainkan “perang urat saraf” ala Sir Alex Ferguson. Ia menolak memberi kepastian soal ketersediaan sejumlah pemain kunci seperti Bryan Mbeumo dan Amad Diallo, membuat Bournemouth kesulitan menebak rencana United.
Kejutan tidak berhenti di situ. Strategi dan pendekatan taktik Amorim di lapangan juga sukses membingungkan lawan, terutama di babak pertama. Seusai pertandingan, Carragher bahkan menyamakan permainan United saat ini dengan atmosfer Old Trafford di era kejayaan Ferguson.
“Itu seperti kilas balik Manchester United di bawah Ferguson, saat Neville masih bermain,” ujar Carragher di Sky Sports.
“Dalam sebagian besar pertandingan, Manchester United tampil luar biasa. Bournemouth memang tak berkembang di babak pertama, tetapi mereka bangkit dengan fantastis di babak kedua. Pertandingan yang luar biasa.”
Man United Jadi Tim Paling Menghibur

Sulit menyangkal bahwa Manchester United kini menjelma menjadi salah satu tim paling menghibur di Premier League, meski hal itu kerap menguji mental para pendukungnya. Secara statistik, hanya Manchester City yang mencetak gol lebih banyak dari United musim ini. Rata-rata, laga yang melibatkan Setan Merah menghasilkan 3,5 gol per pertandingan.
Amorim memahami betul tuntutan untuk menyajikan sepak bola atraktif, terlebih saat bermain di Old Trafford. Di musim penuh pertamanya bersama United, ia mulai menunjukkan identitas permainan yang jelas: menyerang, berani, dan agresif.
Meski hasil belum selalu konsisten, grafik performa tim terus menanjak. Bagi Amorim, peningkatan permainan menjadi fondasi penting sebelum berbicara lebih jauh soal target besar.
Jika tren ini berlanjut, Manchester United tampaknya sedang berada di jalur yang tepat untuk kembali menjadi kekuatan yang ditakuti dan dinikmati di Liga Inggris.
Sumber: Sky Sports
Klasemen Premier League 2025/2026
Jangan Lewatkan!
- 6 Calon Pengganti Enzo Maresca di Chelsea: Ada Mantan Pelatih Manchester United
- Senne Lammens Menggila di Laga Man Utd vs Bournemouth: Performa yang Undang Pujian Amorim dan Iraola
- Kaos Kontroversial Kakak Tiri Kobbie Mainoo Panaskan Situasi di Manchester United
- Mohamed Salah Sudah Ucapkan Salam Perpisahan untuk Liverpool?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man United Pincang Jelang Lawan Villa, Saatnya Kobbie Mainoo Menjawab Tantangan Amorim
Liga Inggris 16 Desember 2025, 17:19
LATEST UPDATE
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






















KOMENTAR