
Bola.net - Wayne Rooney dan Jamie Carragher seirama menyerukan agar Manchester United segera mengakhiri era kepelatihan Ruben Amorim di Old Trafford.
Alasannya, performa Setan Merah di bawah komando juru taktik asal Portugal itu terus merosot tanpa adanya sinyal perbaikan.
Sejak didapuk pada November lalu, Amorim hanya mampu mengantongi 18 kemenangan dari total 49 laga. Musim sebelumnya, United harus puas finis di peringkat ke-15 Premier League dan kembali pulang dengan tangan kosong usai takluk di final Liga Europa.
Hasil Buruk MU
Musim ini situasinya pun tak lebih baik. United tercecer di posisi ke-14 klasemen setelah cuma meraih dua kemenangan dari enam pertandingan liga, plus tersingkir secara memalukan di Carabao Cup oleh Grimsby Town, tim dari League Two.
Hasil buruk makin menumpuk usai MU dihajar Brentford 1-3 akhir pekan lalu. Amorim pun masih belum mampu memberikan kemenangan beruntun di Premier League sejak menukangi klub.
Padahal, manajemen sudah menggelontorkan lebih dari £200 juta pada bursa transfer musim panas lalu untuk mendatangkan tiga penyerang anyar.
Kritik Carragher
Carragher menilai filosofi permainan Amorim tidak sejalan dengan karakter Manchester United.
“Ia memang hebat di Sporting Lisbon, tapi gaya bermainnya tidak sesuai dengan DNA klub ini,” ujar eks bek Liverpool tersebut dalam program Monday Night Football.
Ia menambahkan, “Makin cepat MU mengambil langkah, makin baik untuk semua pihak. Kondisi ini sudah jadi malapetaka, baik untuk klub maupun Amorim.”
Rooney Kehilangan Kesabaran
Sementara itu, Rooney memberikan penilaian lebih emosional. Legenda United yang kini aktif sebagai komentator mengaku sudah kehilangan keyakinan pada pelatih berusia 39 tahun itu.
“Ini bukan Manchester United yang saya kenal. Saya berharap dia bisa mengubah keadaan, tapi jujur saya tidak melihat peluang ke arah sana. Perubahan besar harus dilakukan, entah itu di level manajer, pemain, atau keduanya,” ungkap Rooney di acara The Wayne Rooney Show.
Pertandingan melawan Sunderland akhir pekan ini disebut-sebut bakal menjadi ujian terakhir Amorim. Dengan jeda internasional menanti, hasil buruk kontra tim promosi itu bisa jadi titik akhir masa baktinya di Old Trafford.
Situasi tersebut juga diperkirakan bakal dimanfaatkan Ineos, pemegang saham mayoritas klub, untuk menyiapkan pengganti yang lebih cocok.
Sumber: Monday Night Football, The Wayne Rooney Show
Klasemen Premier League 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Garnacho Cerita Masa Sulit Saat Dibuang di Manchester United
Liga Champions 1 Oktober 2025, 15:02
-
Jurgen Klopp Beri Sindiran Tajam untuk MU, Apa yang Sebenarnya Ia Katakan?
Liga Inggris 1 Oktober 2025, 05:50
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Benfica vs Real Madrid: Live Streaming Liga Champions di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 23:13
-
Legenda Man United Sebut Ruben Amorim 'Bunuh' Karier Kobbie Mainoo
Liga Inggris 17 Februari 2026, 21:56
-
Tempat Menonton Galatasaray vs Juventus: Live Streaming Liga Champions di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 21:34
-
Live Streaming Dortmund vs Atalanta - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Monaco vs PSG - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Benfica vs Real Madrid - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 20:00
-
Jadwal Persib vs Ratchaburi Rabu 18 Februari 2026, Siaran Langsung RCTI dan GTV
Bola Indonesia 17 Februari 2026, 19:55
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48




















KOMENTAR