Aneh tapi Nyata, Andre Onana Akan Dapat Kenaikan Gaji dari Man United Meski Sedang Dipinjamkan ke Besiktas

Aneh tapi Nyata, Andre Onana Akan Dapat Kenaikan Gaji dari Man United Meski Sedang Dipinjamkan ke Besiktas
Kiper Manchester United, Andre Onana, saat pertandingan Premier League melawan Aston Villa, Minggu (6/10/2024). (c) AP Photo/Rui Vieira

Bola.net - Harapan Manchester United untuk kembali bersaing di kompetisi elite Eropa justru memunculkan persoalan baru terkait masa depan penjaga gawang mereka, Andre Onana.

Kiper asal Kamerun itu saat ini tengah menjalani masa peminjaman selama satu musim bersama Trabzonspor. Namun, tidak adanya klausul pembelian permanen membuat Onana dipastikan kembali ke Old Trafford pada Juli mendatang.

Situasi menjadi rumit karena performa impresif Setan Merah musim ini. Tim asuhan Michael Carrick kini menempati posisi ketiga klasemen Liga Inggris dan berpeluang besar lolos ke Liga Champions UEFA musim depan.

Jika itu terjadi, gaji para pemain termasuk Onana akan kembali ke angka semula. Sebelumnya, skuad United mengalami pemotongan gaji hingga 25 persen akibat gagal tampil di Liga Champions musim 2025/2026, sesuai klausul kontrak standar klub.

Kenaikan kembali gaji Onana inilah yang menjadi perhatian manajemen. Sebab, hal itu berpotensi menyulitkan klub dalam upaya melepas sang pemain ke klub lain.

1 dari 4 halaman

Onana Ingin Bertahan, Man United Ingin Melepas

Manajer Manchester United, Michael Carrick, memberi isyarat dari tepi lapangan saat laga Premier League kontra Arsenal, Minggu (25/1/2026). (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Manajer Manchester United, Michael Carrick, memberi isyarat dari tepi lapangan saat laga Premier League kontra Arsenal, Minggu (25/1/2026). (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Sumber internal menyebutkan bahwa Onana justru memiliki keinginan kuat untuk bertahan dan memperjuangkan tempat utama di bawah mistar United musim depan. Ia siap bersaing dengan kiper utama saat ini, Senne Lammens.

Selain itu, peluang kembali tampil di Liga Champions juga menjadi daya tarik tersendiri bagi mantan kiper Inter Milan tersebut.

Namun di sisi lain, manajemen klub melihat situasi ini dari sudut pandang finansial. Dengan gaji tinggi yang kembali berlaku, United mungkin harus menanggung sebagian beban upah Onana jika ingin meminjamkan atau menjualnya.

Onana masih terikat kontrak hingga 2028. Untuk menghindari kerugian sesuai aturan Profitability and Sustainability Rules Liga Inggris, United dikabarkan mematok harga sekitar £19 juta bagi klub peminat.

Situasi ini membuat United berada dalam posisi sulit: mempertahankan pemain dengan beban gaji besar atau menjualnya dengan risiko minimnya peminat.

2 dari 4 halaman

Jejak Performa dan Kritik Internal

Karier Onana di United tidak sepenuhnya mulus. Ia sempat kehilangan tempat setelah performa yang inkonsisten, termasuk kesalahan fatal di final Liga Europa melawan Tottenham Hotspur serta penampilan buruk di ajang Piala Liga saat menghadapi Grimsby Town.

Mantan pelatih kepala Ruben Amorim bahkan dikabarkan tidak senang ketika Onana sempat mengajukan kontrak baru usai kembali ke Carrington.

Sementara itu, pemilik klub Jim Ratcliffe sebelumnya juga memasukkan Onana ke dalam daftar pemain “warisan” dari rezim lama, bersama nama-nama seperti Antony, Casemiro, Rasmus Hojlund, dan Jadon Sancho, yang dinilai memiliki gaji tinggi dan kontribusi belum maksimal.

3 dari 4 halaman

Potensi Perombakan Skuad

Sejumlah pemain tersebut diprediksi akan meninggalkan klub pada bursa transfer musim panas mendatang. Selain itu, kiper pelapis Altay Bayindir juga masuk daftar jual setelah tampil kurang meyakinkan di awal musim.

Klub Turki, Besiktas, disebut-sebut tertarik untuk merekrut Bayindir.

Dengan berbagai dinamika tersebut, Manchester United kini dihadapkan pada keputusan krusial terkait komposisi skuad, khususnya di posisi penjaga gawang. Masa depan Andre Onana pun menjadi salah satu teka-teki terbesar yang harus segera dipecahkan sebelum musim baru dimulai.

Sumber: The Sun


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL