
Bola.net - Liverpool musim 2019-20 ini berpeluang untuk bisa menjadi juara Premier League akan tetapi Leicester City bisa menggagalkan kans tersebut.
Leicester City tak terkalahkan dalam 8 pertandingan terakhir. Selain itu, The Foxes mampu mencetak 25 gol dalam delapan laga tersebut.
Kini, Leicester City berada di urutan kedua klasemen sementara dengan raihan 38 poin dari 12 kali menang dan 2 kali imbang. Mereka terpaut delapan poin dari skuat Jurgen Klopp yang ada di puncak klasemen.
Dengan menyisakan 22 pertandingan lagi, Leicester City tentunya masih mempunyai peluang meraih gelar Premier League. Selain itu, The Foxes pernah membuat kejutan dengan merengkuh trofi Premier League 2015-2016.
Merangkum dari Sportskeeda, ada tiga alasan Leicester City bisa menjegal Liverpool dalam perebutan gelar Premier League 2019-2020. Simak di bawah ini.
Benteng Pertahanan yang Kokoh
Lini belakang Leicester City musim ini bisa dibilang sangat tangguh. Buktinya tim asuhan Brendan Rodgers itu baru kemasukan 10 gol dari 16 laga musim ini.
Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan dengan Liverpool (14 gol) dan Manchester City (19). Selain itu, Leicester City sudah mencatat 7 kali clean sheet sedangkan Liverpool yang berada di puncak klasemen baru 4 kali.
Kondisi tersebutlah yang menjadi satu di antara alasan Leicester City bisa merengkuh juara Premier League musim ini. Lantaran, sebagian besar peraih gelar Premier League merupakan klub yang mempunyai pertahanan yang kuat.
Padahal Leicester City sudah ditinggal bek, Harry Maguire, yang memilih pindah ke Manchester United. Selepas ditinggal Maguire, Leicester City mempunyai duet bek tengah, Caglar Soyuncu dan Johny Evans, yang bisa dibilang menjadi satu di antara yang terbaik di Premier League.
Permainan yang Ciamik
Perfoma Leicester City di Premier League 2019-2020 bisa dibilang sangat mengesankan. Jamie Vardy menjadi satu di antara pemain yang paling memukau di skuat asuhan Branden Rodgers.
Jamie Vardy tak berhenti mencetak gol dalam delapan pertandingan terakhir. Dari 8 laga, Vardy mampu menyumbang 11 gol untuk Leicester City.
Selain lini serang, para fullback, sepenti Ben Chilwell, mempunyai kontribusi besar saat menyerang. Di sisi lain, Leicester City juga mempunyai keseimbangan yang bagus, baik saat menyerang maupun bertahan.
Saat ini, The Foxes menjadi klub dengan selisih gol terbaik di Premier League, yakni +29. Kondisi tersebut tentunya yang menjadikan Leicester City punya kans menjegal Liverpool meraih gelar juara Premier League 2019-2020.
Penampilan Individual yang Menonjol

Beberapa pemain yang menjadi aktor utama keberhasilan Leicester City awal musim ini ialah Caglar Soyuncu, Wilfred Ndidi, Jamie Vardy, dan James Maddison. Vardy menjadi pemain paling tajam dengan 16 golnya yang menjadikannya sebagai top scorer sementara Premier League.
Kemudian James Maddison merupakan pemain yang mempunyai visi bermain sangat bagus sebagai gelandang serang. Ia pun sudah menyumbangkan sejumlah assist bagi The Foxes.
Sementara, Ndidi sebagai pengatur ritme permainan di lini tengah sekaligus sebagai gelandang bertahan. Meski tak berstatus bintang, Ndidi mempunyai kontribusi sangat besar di skuat asuhan Brendan Rodgers musim ini.
Sumber Asli: Sportskeeda
Disadur dari Bola.com: Editor Faozan Tri Nugroho/Editor Yus Mei Sawitri
Published: 12 Desember 2019
Baca Juga:
- Siapa Lawan Siapa, Inilah Skenario Lengkap Babak 16 Besar Liga Champions
- Reaksi Netizen Setelah Cristiano Ronaldo Diganggu Pitch Invader
- 4 Pemain Bola yang Menghiasi Pemberitaan Internasional Sepanjang SEA Games 2019
- Ronaldo dan Real Madrid Bisa Temu Kangen di 16 Besar Liga Champions, Kok Bisa?
- Pamer Foto Tubuh, Rashford Dibilang Mirip Petinju Kelas Berat
- Kelas Berat Semua, Ini Calon Lawan Real Madrid di 16 Besar Liga Champions
- Memphis Depay Ngamuk ke Suporter Lyon, Ada Apa?
- Durian Runtuh! Atalanta Banjir Duit Pasca Lolos ke 16 Besar Liga Champions
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Legenda Liverpool ini Masih tak Terima Van Dijk Dikalahkan Messi di Ballon d'Or 2019
Liga Champions 13 Desember 2019, 22:23
-
Mampukah Liverpool Ikuti Jejak Arsenal Raih Status Invincibles?
Liga Inggris 13 Desember 2019, 21:11
-
Sadio Mane dan Jurgen Klopp Raih Penghargaan Pemain & Manajer Terbaik EPL November 2019
Liga Inggris 13 Desember 2019, 20:00
-
Rangnick Ungkap Alasan Kenapa Klopp Rekrut Sejumlah Mantan Anak Asuhnya ke Liverpool
Liga Inggris 13 Desember 2019, 19:48
-
Resmi, Liverpool Perpanjang Kontrak Jurgen Klopp hingga 2024
Liga Inggris 13 Desember 2019, 19:22
LATEST UPDATE
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
-
Hasil Race 1 WorldSBK Australia 2026: Ducati Sapu Bersih 3 Podium, Nicolo Bulega Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 12:43
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSSP 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 11:25
-
Hasil Race 1 WorldSSP Australia 2026: Aldi Satya Mahendra Sabet Poin, Jaume Masia Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 11:13
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR