
Bola.net - Laga antara Leicester City dan Manchester United, pada pekan ke-15 Premier League, Sabtu (26/12) akhir pekan ini, tak hanya akan menjadi palagan antara pemain kedua tim. Pertandingan yang bakal dihelat di King Power Stadium ini juga akan menjadi ajang adu strategi bagi pelatih kedua tim tersebut.
Ole Gunnar Solskjaer akan memimpin skuad Manchester United. Sementara, Brendan Rodgers bakal menakhodai armada Leeds United.
Saat ini, Rodgers berada di atas angin. Posisi anak asuhnya sejauh ini lebih baik ketimbang skuad besutan Solskjaer.
Leicester City saat ini berada di peringkat dua klasemen sementara Premier League 2020/2021. Mereka mengoleksi 27 poin dari 14 pertandingan. Sementara, United berada satu peringkat di bawah Leicester dengan raihan 26 angka dari 13 laga.
Bagaimana perbandingan selengkapnya antara kedua pelatih tersebut? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Rodgers Unggul Pengalaman
Secara usia, Rodgers dan Solskjaer sebaya. Mereka sama-sama berusia 47 tahun. Namun, urusan pengalaman, Rodgers jauh lebih unggul ketimbang koleganya tersebut.
Rodgers sudah memulai karier kepelatihannya pada 1994/1995. Waktu itu, pelatih asal Irlandia Utara tersebut menjadi asisten manajer di Reading. Sejauh ini, Rodgers sudah memimpin timnya dalam 564 laga.
Ketika Rodgers sudah meretas karier kepelatihannya, Solskjaer masih baru mengawali kariernya bersama Molde. Solskjaer baru mengawali karier kepelatihannya pada tahun 2007 ketika menjadi pelatih bagi barisan penyerang Manchester United. Sepanjang karier kepelatihannya, Solskjaer 'baru' melakoni 408 laga.
Raihan Rodgers Menang Tipis dari Solskjaer
Dalam 564 laga yang telah dilakoni, Rodgers meraih 308 kali kemenangan dan 108 kali hasil imbang. Sementara, 148 laga sisanya berakhir dengan kekalahan.
Secara total, Rodgers meraih 1032 poin sepanjang karier kepelatihannya. Rataan poin per pertandingan Rodgers adalah 1,83.
Sementara, dari 408 laga yang sudah dilakoninya sebagai nakhoda tim, Solskjaer meraih 223 kemenangan dan 74 hasil imbang. Sisanya, dalam 111 laga, timnya menelan kekalahan.
Secara total, Solskjaer meraih 743 poin sepanjang karier kepelatihannya. Rataan poin per pertandingan pelatih asal Norwegia ini adalah 1,82.
Namun, soal raihan bersama klub terakhir, Solskjaer lebih unggul dari Rodgers. Dari 112 laga yang telah dilakoni bersama United, Solskjaer meraih 213 poin. Rataan poin per pertandingannya adalah 1,90.
Sementara, dalam 79 laga yang telah dilakoninya bersama Leicester, Rodgers meraih 141 poin. Rataan poin per pertandingannya adalah 1,78.
Solskjaer Unggul Head to Head
Selain itu, ada hal lain di mana Solskjaer mengungguli Rodgers. Pelatih kelahiran 26 Februari 1973 ini unggul dalam rekor head to head dalam pertemuannya dengan Rodgers.
Sejauh ini, kedua pelatih tersebut bertemu tiga kali. Hasilnya, Solskjaer menang dua kali. Sementara, satu pertandingan sisanya dimenangi Rodgers.
Selain itu, catatan Solskjaer menghadapi Leicester pun lebih apik ketimbang catatan Rodgers kala menghadapi United.
Sejauh ini, Solskjaer sudah tiga kali menghadapi Laicester. Hasilnya, ia selalu membawa timnya meraih kemenangan.
Raihan Solskjaer ini kontras dengan capaian Rodgers kala menghadapi United. Sepanjang karier kepelatihannya, pelatih kelahiran 26 januari 1973 tersebut sudah 12 kali berhadapan dengan Setan Merah. Hasilnya? Ia hanya mampu membawa timnya meraih dua kemenangan. Sisanya, dalam sepuluh laga, timnya harus menelan kekalahan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Juga:
- Jumpa Manchester City di Semifinal Carabao Cup, Solskjaer Tak Gentar
- Manchester United Jago Tandang, Apa Kata Solskjaer?
- Lawan Leicester City, Ujian Besar bagi Manchester United
- Belum Puas, Solskjaer Masih Tuntut Lebih dari Anthony Martial
- Harapan Manchester United Merekrut Erling Haaland Bisa Pupus karena Orang Ini
- Declan Rice, Pelindung yang Tepat Bagi Fernandes dan Pogba
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Leicester City vs Manchester United, Ujian Mentalitas Setan Merah
Liga Inggris 25 Desember 2020, 20:00
-
Tidak Perlu Ngoyo, Manchester United Diminta Cermat di Bursa Transfer Januari
Liga Inggris 25 Desember 2020, 19:30
-
Manchester United Segera Perpanjang Kontrak Mason Greenwood
Liga Inggris 25 Desember 2020, 19:00
-
Chelsea Coba Telikung Manchester United untuk Transfer Erling Haaland
Bundesliga 25 Desember 2020, 18:30
-
Leicester City Waspadai Serangan Balik Mematikan Manchester United
Liga Inggris 25 Desember 2020, 17:30
LATEST UPDATE
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 9 Januari 2026
Voli 9 Januari 2026, 09:43
-
Arteta Kecewa tapi Bangga: Arsenal Perlebar Jarak Jadi 6 Poin Meski Imbang
Liga Inggris 9 Januari 2026, 09:36
-
Catatan Menarik Arsenal vs Liverpool: The Reds Jadi Batu Sandungan The Gunners
Liga Inggris 9 Januari 2026, 09:34
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 9 Januari 2026, 09:21
-
AC Milan dan Pelajaran Mahal Tentang Kedewasaan
Liga Italia 9 Januari 2026, 08:55
-
Jadwal Lengkap Malaysia Open 2026, 6-11 Januari 2026
Bulu Tangkis 9 Januari 2026, 08:50
-
Kapan El Clasico di Final Piala Super Spanyol 2026: Barcelona vs Real Madrid
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 08:37
-
Jadwal Barca vs Madrid di Final Piala Super Spanyol 2026
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 08:07
-
PSM vs Bali United: Tekad Pasukan Ramang Hentikan Tren Buruk
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 07:44
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 9 Januari 2026, 07:41
-
Man of the Match Milan vs Genoa: Lorenzo Colombo
Liga Italia 9 Januari 2026, 07:11
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR