
Bola.net - Manchester United meraih kemenangan penting saat bertandang ke markas Everton pada pekan ke-27 Liga Inggris 2025/2026. Bermain di Hill Dickinson Stadium, Selasa (24/02/2026) dini hari WIB, Setan Merah menang tipis 1-0 dalam laga yang berjalan ketat.
Pertandingan berlangsung sengit dengan peluang yang tak terlalu banyak tercipta dari kedua tim. United memang sedikit unggul dalam penguasaan bola, tetapi harus bekerja keras untuk membongkar pertahanan tuan rumah.
Gol tunggal kemenangan akhirnya lahir pada menit ke-71 lewat aksi Benjamin Sesko. Striker muda itu memanfaatkan celah di lini belakang Everton dan memastikan tiga poin krusial bagi tim tamu.
Hasil tersebut membawa Manchester United menembus empat besar klasemen sementara dengan koleksi 48 poin dari 27 laga. Lebih dari itu, kemenangan ini memperpanjang catatan tak terkalahkan United menjadi enam pertandingan di bawah asuhan Michael Carrick, dengan rincian lima kemenangan dan satu hasil imbang.
Berikut lima perubahan yang diusung Carrick di Old Trafford.
Identitas Lama yang Kembali Terlihat

Salah satu perubahan paling mencolok di era Carrick adalah kembalinya identitas permainan khas Manchester United. Para pendukung yang merindukan sepak bola menyerang langsung ala era Sir Alex Ferguson kini mulai kembali merasakannya.
Sebelum duel lawan Everton, di lima pertandingan di bawah Carrick, United mencatat hampir dua kali lipat jumlah serangan langsung dibandingkan 20 laga di bawah pelatih sebelumnya musim ini. Mereka juga menghasilkan 50 persen lebih banyak serangan balik cepat per pertandingan.
Distribusi bola ke sepertiga akhir meningkat signifikan dengan 21 operan tambahan per 90 menit. Dampaknya terlihat dari peningkatan peluang besar, jumlah tembakan tepat sasaran, dan perebutan bola di area tinggi yang naik menjadi 8,4 kali per laga dibandingkan 7,2 sebelumnya.
Perubahan itu menghadirkan kembali atmosfer positif di Old Trafford, termasuk saat menang atas Manchester City, Fulham, dan Tottenham. Awal tak terkalahkan Carrick pun menjadi bukti bahwa identitas lama tersebut mulai benar-benar hidup kembali.
Pertahanan Lebih Solid, Fondasi Makin Kuat

Sepak bola menyerang United kini ditopang oleh struktur pertahanan yang jauh lebih rapi. Carrick membangun fondasi kokoh sebelum berbicara soal kreativitas di lini depan.
Harry Maguire kembali dipercaya sebagai starter setelah sempat kehilangan tempat sebelumnya. Kehadirannya membawa organisasi dan komunikasi yang lebih baik di lini belakang.
"Kami tidak cukup baik dalam bertahan di kotak penalti," kata Maguire sebelum pertandingan melawan West Ham, dilansir laman resmi Premier League. "Setiap kali bola masuk ke kotak penalti, mereka memiliki peluang, tetapi dalam tiga pertandingan terakhir ada lebih banyak urgensi. Bukan hanya dari para bek, tetapi juga dari para gelandang, dari pemain sayap yang kembali ke dalam dan striker yang melindungi tepi kotak penalti."
Mainoo Kembali, Energi Akademi Menyala

Langkah besar lainnya adalah mengembalikan Kobbie Mainoo ke starting XI. Keputusan itu langsung memberi dampak signifikan di lini tengah United.
Di bawah rezim sebelumnya, Mainoo belum pernah menjadi starter musim ini. Namun sejak kedatangan Carrick, gelandang berusia 20 tahun itu selalu dipercaya bermain sejak menit awal.
Mainoo menghadirkan kontrol bola, ketenangan, dan sirkulasi umpan yang lebih cair. Ia juga menjadi jembatan ideal bagi transisi cepat yang kini menjadi senjata utama United.
"Saya tidak menaruh semua beban di pundak Kobbie, ia bermain luar biasa saat ini dan saya yakin ia akan terus seperti itu," kata Carrick kepada laman resmi United.
"Kami menginginkan lebih banyak hal seperti itu. Kami menginginkan lebih banyak pemain yang muncul dari sistem dan masuk ke tim utama. Bagi saya, tidak ada perasaan yang lebih baik daripada memberi kesempatan kepada pemain muda. Ia telah memanfaatkan kesempatan itu dalam beberapa minggu terakhir dan, seperti yang saya katakan, saya yakin ia akan terus melakukannya."
Bruno Fernandes Dilepas dari Beban Bertahan

Kunci lain kebangkitan United terletak pada perubahan peran Bruno Fernandes. Carrick mengembalikannya ke posisi nomor 10 yang lebih natural.
Sebelumnya, Fernandes sempat dimainkan lebih dalam dalam sistem 3-4-2-1. Kini ia kembali berada di belakang striker dengan kebebasan penuh untuk berkreasi.
Perubahan tersebut langsung berdampak besar pada produktivitas tim. Dalam enam laga pertama di bawah Carrick, Fernandes terlibat dalam lima gol dengan rincian empat assist dan satu gol.
"Bruno bisa menciptakan momen-momen penting," kata Carrick kepada Owen Hargreaves di TNT Sports. "Ia cerdas. Saya pikir sedikit kebebasan itu cocok untuknya, ia memiliki otak (sepak bola) alami. Mengenalnya sudah lama, mengetahui kemampuan dan atributnya, ia kreatif, jadi biarkan ia berkreasi di tempat yang tepat."
Mbeumo Jadi Senjata tak Terduga di Depan

Keputusan memainkan Bryan Mbeumo sebagai striker tunggal sempat memunculkan tanda tanya. Namun Carrick melihat potensi berbeda dalam diri pemain tersebut.
Untuk tiga laga awal, Mbeumo dipasang di tengah dan menunjukkan efektivitas tinggi. Ia kemudian juga dimainkan di sayap kiri, memanfaatkan fleksibilitas yang dimilikinya.
Dalam enam pertandingan era Carrick, Mbeumo mencatat tiga gol dan dua assist. Dua gol lahir saat ia bermain sebagai penyerang tengah, sementara satu gol dan dua assist tercipta dari posisi sayap.
Carrick menjelaskan bahwa "ia memiliki naluri mencetak gol" dan "pergerakannya sangat bagus", serta menyoroti kerja samanya yang kuat dengan Fernandes. Fleksibilitas ini memberi dimensi baru dalam serangan United yang kini lebih sulit ditebak.
Klasemen Liga inggris
(Bola/Premier League)
Baca Juga:
- Moyes Sampai Angkat Topi! Sosok Ini Jadi Mimpi Buruk Everton Saat Dtekuk Manchester United
- Everton vs Man Utd: Ini Keistimewaan Senne Lammens yang Dipuji Carrick
- Sihir Trio Mematikan MU: Bagaimana Cunha, Mbeumo, dan Sesko Menghidupkan Kembali Manchester United
- Sesko dan Lammens Membuka Jalan Man Utd ke Liga Champions
- Man Utd Lebih Hidup di Tangan Carrick, Sesko Hadir Sebagai Striker Murni
- Memuji Keputusan Michael Carrick di Laga Everton vs Man Utd
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
Unbeaten, Ini 5 Perubahan Michael Carrick yang Langsung Bangkitkan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:48
-
Benjamin Sesko Jadi Supersub Mematikan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:29
LATEST UPDATE
-
Posisi PSG Menguntungkan, Beban Monaco Berat
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:17
-
Real Madrid di Posisi Nyaman, Benfica Tetap Punya Peluang
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:07
-
6 Hal Menarik yang Patut Dipantau di MotoGP 2026, Banyak Rekor Bisa Patah!
Otomotif 24 Februari 2026, 13:07
-
Ketika Kapten Masa Depan Barcelona Tergusur: Kisah Pahit Alejandro Balde
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 13:06
-
Prediksi Susunan Pemain Inter Kontra Bodo Glimt: Tanpa Lautaro
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:03
-
UEFA Skors Bintang Benfica Gianluca Prestianni Akibat Dugaan Rasialisme ke Vinicius Jr
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:59
-
Real Madrid Minta Maaf ke Fans China Usai Dean Huijsen Repost Konten Rasialis
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 12:51
-
Dortmund Pegang Kendali, Atalanta Terpaksa Agresif
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:47
-
Kejar Defisit, Inter Siap Gempur Habis Bodo/Glimt Sejak Menit Awal
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:46
-
Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan Saat Persita Tumbang di Bandung
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:23
-
Jejak Abadi Harianto Badjoeri: Sang Arsitek 'Dream Team' Persija Jakarta Tutup Usia
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:15
-
Kode Fabio Quartararo Pindah Tim, Alex Rins: Waktunya Yamaha Dengarkan Saya dan Jack Miller
Otomotif 24 Februari 2026, 12:02
-
Unbeaten, Ini 5 Perubahan Michael Carrick yang Langsung Bangkitkan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:48
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR