
Bola.net - Chelsea kembali menjadi sorotan usai tersingkir dari Carabao Cup. Bukan hanya hasil pertandingan, tetapi juga insiden sebelum laga yang melibatkan pelatih mereka, Liam Rosenior, turut menyita perhatian.
Pelatih berusia 41 tahun itu terlihat meluapkan emosi saat sesi pemanasan jelang leg kedua semifinal melawan Arsenal di Emirates Stadium. Gesturnya memicu spekulasi tentang adanya ketegangan dengan pihak lawan.
Menjelang laga Liga Inggris akhir pekan ini, Rosenior akhirnya memberikan penjelasan terbuka mengenai kejadian tersebut. Ia meluruskan anggapan yang berkembang di luar.
Penjelasan Rosenior Soal Insiden Pemanasan

Liam Rosenior membantah anggapan bahwa amarahnya ditujukan kepada para pemain Arsenal. Ia menegaskan masalahnya justru terkait aktivitas staf kepelatihan di area pemanasan.
“Bukan para pemain,” kata Rosenior dalam konferensi pers prapertandingan pada Kamis. “Saya orang yang menaruh hormat. Saat pemanasan, Anda punya setengah lapangan dan tim lain punya setengahnya.”
Ia menilai area kerja staf Arsenal saat itu mengganggu persiapan timnya. “Mereka memengaruhi pemanasan para pemain saya dan staf saya. Jadi saya meminta mereka, mungkin tidak dengan cara paling sopan, untuk tetap berada di area mereka,” ujarnya.
Soal Etika dan Rasa Hormat di Lapangan

Rosenior menekankan bahwa insiden tersebut tidak berkaitan dengan upaya perang psikologis. Menurutnya, yang ia lakukan semata-mata demi menjaga etika dalam sepak bola.
“Saya tidak di sini untuk bermain mind games. Ini hanya soal apa yang menurut saya benar dan penuh rasa hormat. Mudah-mudahan kami saling menghormati dan tim lain juga melakukan hal yang sama,” lanjutnya.
Dia juga menegaskan tidak memiliki masalah pribadi dengan Arsenal. “Saya tidak punya isu dengan siapa pun di Arsenal. Manajer yang luar biasa, Mikel Arteta, saya sangat menghormatinya. Hanya pada momen itu saya merasa rasa hormat tersebut tidak ditunjukkan kepada tim saya.”
Kekalahan Chelsea dan Respons atas Kritik
Chelsea akhirnya kalah 0-1 lewat gol menit akhir yang dicetak Kai Havertz. Hasil itu memastikan The Blues tersingkir dengan agregat 2-4 dan gagal melangkah ke final Carabao Cup.
Menilai performa timnya, Rosenior menilai kebisingan di luar lapangan adalah hal wajar. “Kebisingan itu tidak mengejutkan saya sama sekali. Apa yang dilakukan tim lain tidak ada hubungannya dengan saya,” katanya.
Ia menambahkan bahwa meski timnya gagal lolos, performa di lapangan tetap solid. “Itu penampilan yang sangat, sangat solid dan pertandingan bisa saja berpihak kepada kami.”
Setelah tersingkir dari Piala Liga, fokus Chelsea kini beralih ke Liga Inggris. Mereka dijadwalkan menghadapi Wolverhampton yang berada di dasar klasemen.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alejandro Garnacho, Harga 40 Juta Euro, dan Ujian Kesabaran di Chelsea
Liga Inggris 6 Februari 2026, 21:26
-
Liam Rosenior Marah-Marah di Laga Chelsea vs Arsenal, Apa yang Terjadi?
Liga Inggris 6 Februari 2026, 19:29
-
Real Madrid Melirik, Chelsea Pasang Harga Tinggi untuk Enzo Fernandez!
Liga Inggris 6 Februari 2026, 17:56
-
Mimpi Besar Eden Hazard: Dari Como, Cesc Fabregas Pindah Melatih ke Chelsea
Liga Inggris 6 Februari 2026, 16:26
-
Prediksi Wolves vs Chelsea 7 Februari 2026
Liga Inggris 6 Februari 2026, 11:28
LATEST UPDATE
-
Timnas Indonesia U-17 Gagal Lolos ke Piala Dunia U-17 2027
Tim Nasional 13 Mei 2026, 01:31
-
Jose Mourinho Disebut Jawaban untuk Masalah Real Madrid
Liga Spanyol 13 Mei 2026, 00:10
-
PSG dan Atletico Madrid Buka Negosiasi Transfer Julian Alvarez
Liga Spanyol 12 Mei 2026, 23:50
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, Ben White Cedera Parah dan Absen Panjang
Liga Inggris 12 Mei 2026, 23:33
-
Paul Scholes Punya Solusi Tak Terduga untuk Krisis Arsenal
Liga Inggris 12 Mei 2026, 23:32
LATEST EDITORIAL
-
Prediksi Starting XI Real Madrid Era Mourinho, Tanpa Vinicius dan Trent
Editorial 12 Mei 2026, 23:01
-
5 Pemain Tertua yang Pernah Tampil di Piala Dunia
Editorial 12 Mei 2026, 22:24
























KOMENTAR