
Bola.net - Juara bertahan Serie A, Juventus kembali menunjukkan performa yang impresif di Giornata ke-30 Serie A musim ini. Menjamu Torino di Allianz Stadium Turin, Si Nyonya Tua menang dengan skor 4-1.
Selayaknya derby-derby Della Mole sebelumnya, pertandingan kali ini tetap menghadirkan atmosfer yang panas antara dua tim sekota. Kendati pertandingan digelar tanpa penonton karena protokol kesehatan COVID-19.
Pada laga ini, Juventus menunjukkan penampilan yang menjanjikan. Mereka menghempaskan Il Toro dengan skor telak 4-1, sehingga mereka kini kembali nyaman di puncak klasemen Serie A.
Redaksi Bolanet melihat ada setidaknya lima hal yang bisa dipetik menjadi pelajaran di laga Derby Della Mole kali ini. Apakah itu? Silakan scroll ke bawah.
Cristiano Ronaldo Belum Habis

Pelajaran pertama adalah Cristiano Ronaldo masih belum habis. Konteksnya adalah dalam masalah tendangan bebas.
Di masa mudanya, Ronaldo memang dikenal sebagai pengambil tendangan bebas yang mematikan. Namun kemampuannya mengeksekusi bola-bola mati itu mulai menurun dalam empat tahun terakhir.
Semenjak pindah ke Juventus, tahun 2018 silam, Ronaldo sama sekali tidak pernah membuat gol dari tendangan bebas. Data Opta Paolo menunjukkan bahwa Ronaldo sudah melepaskan 42 tembakan bebas, namun di percobaan ke 43 baru tembakannya akhirnya masuk ke gawang.
De Ligt Kumat Lagi

Pelajaran kedua yang bisa dipetik dari pertandingan antara Juventus dan Torino ini adalah kumatnya blunder yang dibuat Matthijs De Ligt.
Bek termahal Juventus itu memang punya kecenderungan membuat blunder di awal-awal karirnya di Turin. Ia beberapa kali membuat kesalahan di awal musim kemarin sehingga timnya beberapa kali dihukum penalti.
Namun performa De Ligt sempat membaik ketika mendekati akhir tahun 2019 kemarin. Namun sayang ia kembali membuat blunder sehingga Torino sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 di babak pertama.
Kebangkitan Belotti

Pelajaran ketiga yang bisa dipetik dari pertandingan antara Juventus dan Torino adalah kebangkitan seorang Andrea Belotti.
Beberapa tahun yang lalu, Belotti sempat punya reputasi sebagai salah satu striker tertajam di Serie A. Namun dua musim terakhir, performanya relatif menurun di lini serang Il Toro.
Namun musim ini, Belotti tercatat sudah mengemas 18 gol dari 35 pertandingan. Ia juga sudah mencetak empat gol beruntun di ajang Serie A, sehingga striker 26 tahun itu mulai menunjukkan kemampuan terbaiknya sekali lagi.
Cuadrado Semakin Nyaman di Bek Kanan

Pelajaran keempat yang bisa dipetik dari laga Derby Della Mole adalah Juan Cuadrado yang semakin nyaman bermain sebagai bek.
Musim ini, Cuadrado memang sering diplot menjadi bek kanan oleh Maurizio Sarri. Dari 27 pertandingan di Serie A musim ini, ia 23 kali diplot oleh Maurizio Sarri sebagai bek kanan.
Keputusan Sarri itu terlihat membuahkan hasil. Pada laga ini, Cuadrado berperan besar kepada kemenangan Juventus, di mana ia membuat satu gol dan satu assist bagi Si Nyonya Tua.
Mental Juara Semakin Terlihat

Pelajaran kelima yang bisa dipetik dari laga Juventus vs Torino adalah mental juara Si Nyonya Tua yang sudah semakin terlihat.
Pada laga ini, terutama di awal babak kedua, Juventus sempat dibuat keteteran oleh Torino. Sang tamu sempat agresif dalam mencoba mengejar gol penyama kedudukan setelah tertinggal 2-1 di babak pertama.
Namun Juventus tidak panik. Mereka secara perlahan kembali mendominasi bola, dan kemudian dengan ketenangan mereka, mereka berhasil menggandakan keunggulan menjadi 4-1 di akhir laga.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cristiano Ronaldo: Saya Sudah Lama Nantikan Tendangan Bebas Itu
Liga Italia 5 Juli 2020, 02:20
-
Juventus Permalukan Torino, Netizen: Legenda Free Kick is Back!
Liga Italia 5 Juli 2020, 01:34
LATEST UPDATE
-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR