
Bola.net - Brendan Hodrien, salah satu penulis untuk situs fans Liverpool, Rousing The Kop, memberi saran pada klub untuk menjual Mohamed Salah. Sebagai gantinya, The Reds bisa membeli Kai Havertz.
Mohamed Salah merupakan pemain kunci bagi Liverpool. Pemain asal Mesir tersebut menjadi idola bagi publik Anfield sejak dibeli dari AS Roma pada tahun 2017 yang lalu.
Pada musim pertamanya, Mohamed Salah satu menjadi sensasi dengan mencetak 32 gol di Premier League. Pada musim keduanya, pemain berusia 27 tahun membawa Liverpool menjadi juara Liga Champions.
Musim 2019/2020 merupakan musim ketiga Salah di Liverpool. Salah masih menjadi pemain utama The Reds. Lalu, mengapa Salah harus dijual? Simak penjelasan Brendan Hodrien di bawah ini ya Bolaneters.
Liverpool Harus Jual Mohamed Salah?
Brendan Hodrien menjelaskan bahwa Mohamed Salah adalah salah satu pemain paling bernilai di dunia pada saat ini. Dia tidak menampik hal tersebut. Tetapi, dia merasa Liverpool juga butuh Kai Havertz.
"Liverpool harus menjual Mo Salah dan mengikuti pemain fenomenal Kai Havertz pada tahun 2020," buka Hodrien di Rousing The Kop.
“Liverpool harus menjual Salah dan menghabiskan setengah uang hasil penjualan untuk Havertz. Anak ajaib Bayer Leverkusen itu mencetak 17 gol dan tiga assist musim lalu, dia baru berusia 20 tahun selama musim panas,” imbuh Hodrien.
Kai Havertz, persis seperti ulasan Hodrien, memang menjadi fenomena tersendiri di Bundesliga. Dia tampil bagus untuk Leverkusen. Kai Havertz disebut bakal menjadi pilar Jerman di masa depan.
“Dia pemain serbaguna, muda dan mudah ditempa, Havertz akan berkembang di bawah Klopp," tegas Hodrien.
Pengalaman Liverpool Jual Pemain Bintang
Brendan Hodrien lebih lanjut mengatakan bahwa Liverpool tidak perlu takut kehilangan Mohamed Salah. Klub sudah pernah melepas pemain kunci dan memakai uang hasil penjualan untuk transfer yang lebih efektif.
“Liverpool telah membuktikan dalam beberapa tahun terakhir bahwa mereka dapat menggantikan pemain bintang ketika ditawari uang dalam jumlah yang besar."
“Salah satu contohnya adalah menggunakan uang penjualan Philippe Coutinho untuk membeli Alisson dan Virgil Van Dijk," kata Brendan Hodrien.
Mohamed Salah sendiri sempat disebut masuk dalam bidikan sejumlah klub papan atas Eropa. Real Madrid dan Juventus pernah dikaitkan dengan kemungkinan membeli mantan pemain Chelsea tersebut.
Sumber: Rousing The Kop
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liverpool Sertakan Remaja 16 Tahun di Skuat Liga Champions 2019-20
Liga Champions 4 September 2019, 23:43
-
Virgil van Dijk Dinilai Layak Menangkan Ballon d'Or
Liga Inggris 4 September 2019, 21:40
-
Xhaka Bantah Gosip Perseteruan Vladimir Petkovic Dengan Shaqiri
Piala Eropa 4 September 2019, 21:25
-
Lovren Sempat Pertimbangkan Cabut dari Liverpool dan Didekati Duo Italia
Liga Inggris 4 September 2019, 17:53
-
Lord Dejan Lovren Sakit Kepala di Liverpool Karena Sering Digosipkan Pindah Klub
Liga Inggris 4 September 2019, 17:07
LATEST UPDATE
-
Generasi Baru Spanyol vs Pilar-pilar Senior Belgia
Piala Dunia 9 Juli 2026, 19:35
-
Thibaut Courtois: Dibesarkan Belgia, Ditempa Spanyol
Piala Dunia 9 Juli 2026, 19:26
-
Brahim Diaz, Harapan Maroko untuk Membongkar Lini Pertahanan Prancis
Piala Dunia 9 Juli 2026, 18:56
-
Piala Dunia 2026: Fakta-fakta Seputar Babak Perempat Final
Piala Dunia 9 Juli 2026, 18:25
-
8 Besar Piala Dunia 2026: Prancis Terdepan di Ranking FIFA
Piala Dunia 9 Juli 2026, 17:58
-
Marcus Rashford Bakal Stay di MU Pada Awal Musim 2025/2026, Tapi...
Liga Inggris 9 Juli 2026, 17:24
-
Prancis yang Haus Gol
Piala Dunia 9 Juli 2026, 17:19
-
Gercep! Barcelona Capai Kesepakatan Pribadi dengan Karim Adeyemi
Liga Spanyol 9 Juli 2026, 16:47
-
Latih Fulham, Alvaro Arbeloa Ingin Boyong 3 Pemain Real Madrid Ini?
Liga Inggris 9 Juli 2026, 16:00
-
Manchester United Kepincut Kiper Timnas Paraguay Ini?
Liga Inggris 9 Juli 2026, 15:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR