
Bola.net - - Kekalahan Manchester United dari Manchester City pada pekan ke-35 Premier League 2018/19, Kamis (25/4) dini hari WIB tadi tidak hanya menyedihkan untuk fans MU saja, melainkan juga untuk fans Liverpool. Sebab, Man City tinggal beberapa langkah lagi dari trofi juara Premier League.
Menukil Sky Sports, Man City saat ini berada di puncak klasemen dengan 89 poin dari 35 pertandingan, Liverpool mengekor dengan 88 poin. Persaingan ketat itu begitu hebat. Jumlah 88 poin itu merupakan torehan poin terbesar Liverpool sejak era Premier League.
Artinya, musim ini adalah musim sempurna bagi Liverpool untuk jadi juara, tetapi sayangnya di saat yang sama mereka harus bersaing dengan Man City yang begitu kuat. Harapan Liverpool bisa saja dimusnahkan Man City.
Biarpun demikian, siapa pun yang jadi juara nanti memang layak mendapatkannya. Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Sudah Layak
88 poin dari 35 pertandingan seharusnya sudah cukup untuk jadi juara. Liverpool memiliki semuanya. Mereka juga hanya satu kali menelan kekalahan musim ini - tentu dari Man City - dengan 7 hasil imbang.
Sayangnya, Man City juga tidak terhentikan. Sebagai juara bertahan, Man City punya pengalaman dan kekuatan skuat yang dibutuhkan untuk bersaing dengan Liverpool.
Bos Man City, Pep Guardiola berkali-kali memuji kualitas Liverpool. Dia mengakui Liverpool sangat kuat, dan musim ini merupakan salah satu persaingan merebut gelar juara terbaik yang pernah dialami Guardiola.
Liverpool sudah pantas jadi juara, tetapi mungkin tidak tahun ini.
Next Year?
Sepak bola bergerak begitu cepat, Liverpool yang unggul di bulan Januari harus merosot di April ini. Mimpi buruk Liverpool dimulai dari kekalahan dari Man City pada 19 Januari lalu.
Sebelum laga itu, Liverpool unggul 7 poin dari Man City dan berpeluang memperlebar jarak jadi 10 poin jika menang. Laga itu merupakan kesempatan bagus, tetapi Liverpool justru kalah dan selisih dari Man City berkurang jadi 4 poin saja.
Setelahnya, mentalitas pemain Liverpool sepertinya mulai terkuras. Mereka sukses meraih dua kemenangan (Premier League) setelah kekalahan dari Man City, tetapi di laga ketiga dan keempat mereka hanya bisa bermain imbang kontra Leicester dan West Ham.
Itulah momen kunci yang membuktikan betapa ketatnya persaingan merebut gelar juara musim ini. Liverpool hanya terpeleset di tiga pertandingan penting: kalah dari Man City, serta imbang dengan Leicester dan West Ham - tetapi hasil-hasil buruk itu berarti mereka harus siap kembali berjanji "Next Year".
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Guardiola: Performa Bernardo Silva Bak Sebuah Mahakarya
Liga Inggris 25 April 2019, 20:46
-
Solskjaer Bersumpah Bawa MU Dekati Level Manchester City
Liga Inggris 25 April 2019, 17:20
-
De Gea Dikritik, Solskjaer Membela
Liga Inggris 25 April 2019, 16:00
-
Kalah Lagi, Solskjaer Soroti Penyelesaian Akhir MU
Liga Inggris 25 April 2019, 15:20
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR