Liverpool Kehilangan Kestabilan, Duet Gravenberch-Mac Allister yang Dulu Jadi Kunci Kini Jarang Tampil

Bola.net - Liverpool mengawali musim ini dengan penampilan yang tidak seimpresif musim lalu. Meskipun hasil yang diraih belum sepenuhnya mengecewakan, level permainan mereka dinilai mengalami penurunan.
Salah satu faktor utama di balik kemunduran ini adalah hilangnya konsistensi di lini tengah. Duet Ryan Gravenberch dan Alexis Mac Allister yang musim lalu menjadi fondasi sukses The Reds kini jarang tampil bersama.
Musim lalu, keduanya menampilkan performa yang nyaris sempurna. Gravenberch bahkan meraih penghargaan Pemain Muda Terbaik Premier League, sementara Mac Allister masuk dalam nominasi Pemain Terbaik PFA.
Namun kini, keduanya jarang turun bersamaan sejak Liverpool menutup musim 2024/25 dengan gelar juara. Dalam enam bulan terakhir, duet ini hanya tampil bersama sebanyak empat kali sejak kemenangan atas Tottenham Hotspur di akhir April.
Total waktu mereka di lapangan secara bersamaan hanya 264 menit. Angka tersebut setara dengan kurang dari tiga pertandingan penuh.
Masalah Fisik dan Inkonsistensi
Kendala utama berasal dari kondisi fisik Mac Allister. Gelandang berkebangsaan Argentina itu masih dalam tahap pemulihan cedera lama yang ditangani melalui program pemulihan bertahap, bukan melalui operasi.
Akibatnya, ia kesulitan mencapai kebugaran optimal. Penampilannya saat pertandingan Liga Champions melawan Galatasaray menunjukkan performa yang jauh dari tajam.
Sementara itu, Gravenberch sempat absen di dua pertandingan awal musim karena izin khusus dan hukuman larangan bermain. Ketika tampil, ia pun sering digantikan lebih cepat dari biasanya, seperti saat ditarik keluar di menit ke-62 melawan Galatasaray, yang merupakan penggantian tercepat sejak Februari lalu.
Akibat ketidakhadiran duet ini, Arne Slot harus terus melakukan rotasi di lini tengah. Ia mengandalkan pemain seperti Dominik Szoboszlai dan Curtis Jones untuk mengisi kekosongan tersebut.
Namun rotasi yang terlalu sering dilakukan membuat lini tengah kehilangan kestabilan. Struktur permainan menjadi tidak konsisten dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya.
Dampak pada Struktur Tim

Ketidakhadiran duet Gravenberch–Mac Allister juga berdampak pada performa pemain lain. Florian Wirtz, misalnya, kesulitan tampil optimal di peran nomor 10 karena tidak adanya konsistensi di belakangnya.
Struktur permainan yang berubah-ubah membuat Liverpool belum menemukan ritme terbaiknya. Slot menyadari pentingnya kestabilan lini tengah, dan duet ini menjadi kunci yang hilang.
Namun dengan kondisi fisik Mac Allister yang belum sepenuhnya pulih dan tekanan dari pemain lain untuk merebut tempat utama, belum ada jaminan keduanya akan kembali tampil bersama secara reguler.
Jika Slot ingin mengembalikan performa solid Liverpool, ia harus menemukan cara agar Gravenberch dan Mac Allister kembali menjadi motor di lini tengah, sebelum The Reds kehilangan arah dalam persaingan papan atas.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Prediksi Manchester United vs Sunderland 4 Oktober 2025
- Dua Gol Haaland Tak Cukup Selamatkan Man City, Pertanda Belum Bisa Bangkit?
- Alisson Becker Cedera Parah, Liverpool Kehilangan Kiper Utama Cukup Lama!
- Terungkap! MU Hampir Bawa Pulang Solskjaer Sebelum Tunjuk Amorim sebagai Pelatih
- David Silva Ungkap Impian Besar untuk Pep Guardiola, Apa Itu?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Saksikan dan Nonton Liga Inggris Chelsea vs Liverpool: Eksklusif di Vidio
Liga Inggris 3 Oktober 2025, 15:52
-
Florian Wirtz di Liverpool: Pemain yang Belum Meyakinkan, tapi Pantas Ditunggu?!
Liga Inggris 3 Oktober 2025, 14:58
-
Marc Guehi Pilih Move On usai Gagal Pindah ke Liverpool
Liga Inggris 3 Oktober 2025, 12:34
LATEST UPDATE
-
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
Piala Dunia 18 Agustus 2026, 09:27
-
Rodri Tiba di Barcelona, Langusng Tegaskan Ambisi Juara Liga Champions
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:36
-
Raphinha Diproyeksikan Jadi Kapten Utama Barcelona
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:32
-
3 Pemimpin Real Madrid yang Bisa Jadi Tumpuan Utama di Era Mourinho
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:18
-
Manchester United, Bruno Fernandes, dan Sebuah Tawaran dari Galatasaray
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:33
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR