
Bola.net - Raheem Sterling secara terbuka mengakui bahwa musim ini adalah titik terendah dalam kariernya. Keterpurukan Chelsea memang jadi salah satu kejutan besar di Liga Inggris 2022-2023.
Chelsea sebenarnya memulai musim dengan baik. Mereka punya salah satu skuad terbaik di liga dan saat itu masih ditangani oleh pelatih top sekelas Thomas Tuchel.
Nahas, segalanya berubah dalam waktu singkat. Chelsea mengalami banyak perubahan signifikan dalam beberapa bulan, mulai dari pergantian pemilik klub hingga beberapa kali pergantian pelatih.
Saat ini Chelsea terpuruk di paruh bawah klasemen Premier League. Mereka bahkan harus berjuang menjauh dari zona degradasi.
Baru pindah ke Chelsea
Keterpurukan Chelsea mungkin terasa lebih buruk bagi Sterling pribadi. Pasalnya, musim ini adalah musim pertamanya bersama The Blues, tentu ekspektasinya tinggi.
Sterling memilih meninggalkan Manchester City tahun lalu. Dia pun menerima pinangan Chelsea yang tampak meyakinkan dengan proyek perkembangan klub mereka.
Sayangnya, perubahan tersebut berjalan sulit bagi Sterling. Dalam 24 penampilan di liga sejauh ini, Sterling hanya bisa mencetak empat gol dan dua assists.
Titik terendah dalam karier Sterling
Situasi sulit Chelsea ini tentu jadi pukulan telak bagi Sterling pribadi. Pasalnya, dalam beberapa tahun terakhir, dia menjadi bagian dari kejayaan Manchester City yang berhasil meraih sejumlah trofi.
"Secara pribadi, ini adalah titik terendah dalam karier saya. Namun, meski terdengar sedikit aneh, situasi ini bisa jadi pembelajaran yang bagus," kata Sterling.
"Karier saya berjalan cukup mulus dengan juara ini dan juara itu, tapi terkadang hidup menyulitkan, dan ini adalah tantangan yang akan saya hadapi."
Sumber: Sky Sports
Jangan lewatkan ya, Bolaneters!
- Manchester United Berminat Bajak Fikayo Tomori dari AC Milan
- Liverpool Digosipkan Bakal Angkut Alexis Mac Allister, Begini Kata Jurgen Klopp
- Update Klasemen Premier League 2022/2023
- Dinginkan Berbagai Rumor, Jurgen Klopp: Liverpool Tidak Siap Membayar Mahal Untuk Pemain Baru
- Maruk! Newcastle Ingin Borong Dua Pemain RB Leipzig Sekaligus
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Bournemouth vs Chelsea: Conor Gallagher
Liga Inggris 6 Mei 2023, 23:18
-
Hasil Bournemouth vs Chelsea: Skor 1-3
Liga Inggris 6 Mei 2023, 22:57
-
Dekati Mac Allister, Liverpool Tetap Naksir Mason Mount
Liga Inggris 6 Mei 2023, 20:00
-
Bukan MU, Andre Onana Lebih Condong Gabung Chelsea
Liga Inggris 6 Mei 2023, 18:40
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR