Man City Dihantui Jadwal Neraka Jelang Akhir Musim, Keuntungan Buat Arsenal?

Man City Dihantui Jadwal Neraka Jelang Akhir Musim, Keuntungan Buat Arsenal?
Pemain Manchester City merayakan gol dalam laga semifinal FA Cup melawan Southampton di Manchester, Inggris, Sabtu (25/4/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Kin Cheung

Bola.net - Raksasa Premier League, Manchester City, menghadapi situasi pelik jelang penutupan musim 2025/2026. Keberhasilan mereka melaju ke final FA Cup untuk keempat kalinya secara beruntun justru memunculkan masalah baru: penumpukan jadwal yang berpotensi menguras fisik pemain.

Tim asuhan Pep Guardiola kini terancam harus melakoni tiga pertandingan hanya dalam rentang enam hari. Situasi ini muncul akibat belum ditemukannya jadwal pengganti untuk laga kandang melawan Crystal Palace yang sebelumnya ditunda karena bentrok dengan final Carabao Cup bulan lalu.

Di sisi lain, Crystal Palace juga tidak memiliki banyak ruang kosong. Klub berjuluk The Eagles itu tengah fokus di semifinal UEFA Conference League menghadapi Shakhtar Donetsk dalam dua leg, sehingga mempersempit opsi penjadwalan ulang.

Dengan kondisi tersebut, laga Manchester City kontra Palace diperkirakan baru bisa digelar pada pekan yang dimulai 11 Mei. Namun, jadwal semakin rumit karena City juga dijadwalkan tampil di final FA Cup di Wembley pada 16 Mei. Satu-satunya tanggal yang dinilai realistis adalah 13 Mei.

1 dari 3 halaman

Masalah Man City

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, bereaksi dalam laga semifinal FA Cup melawan Southampton, Sabtu (25/4/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Kin Cheung

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, bereaksi dalam laga semifinal FA Cup melawan Southampton, Sabtu (25/4/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Kin Cheung

Masalah belum berhenti di situ. City juga harus mengatur ulang pertandingan liga melawan Bournemouth yang berbenturan dengan akhir pekan final FA Cup. Awalnya, laga tersebut berpotensi digeser ke 20 Mei, tetapi tanggal itu bertepatan dengan final UEFA Europa League Final.

Opsi lain adalah memajukannya ke 19 Mei, yang berarti skuad Guardiola harus menjalani tiga pertandingan dalam enam hari, sebuah skenario yang jelas bukan ideal di fase krusial musim.

Kondisi ini bisa menjadi keuntungan bagi Arsenal dalam perburuan gelar liga. The Gunners berpeluang memanfaatkan kelelahan City untuk mengakhiri penantian panjang mereka meraih trofi liga.

Manajemen Manchester City dikabarkan akan segera menggelar pembicaraan intensif dengan berbagai pihak terkait untuk mencari solusi terbaik demi menghindari jadwal yang terlalu padat.

2 dari 3 halaman

Man City ke Final FA Cup

Pemain Manchester City, Jeremy Doku, merayakan gol yang dicetaknya dalam laga semifinal FA Cup melawan Southampton, Sabtu (25/4/2026). (c) AP Photo/Alastair Grant

Pemain Manchester City, Jeremy Doku, merayakan gol yang dicetaknya dalam laga semifinal FA Cup melawan Southampton, Sabtu (25/4/2026). (c) AP Photo/Alastair Grant

Sebelumnya, City memastikan tiket ke final FA Cup usai menaklukkan Southampton dengan skor 2-1 dalam laga dramatis. Klub Championship tersebut sempat mengejutkan lewat gol spektakuler dari Finn Azaz.

Namun, City bangkit di babak kedua. Jeremy Doku menyamakan kedudukan lewat gol yang berbelok arah, sebelum Nico Gonzalez memastikan kemenangan dengan tendangan keras ke pojok atas gawang.

Guardiola memuji performa luar biasa timnya di paruh kedua, tetapi juga mengingatkan bahwa perjuangan belum selesai. Ia menegaskan bahwa timnya kini menghadapi “enam final” yang harus dimenangkan jika ingin mengamankan gelar liga sekaligus FA Cup.

“Sekarang ada enam final. Setiap pertandingan di liga harus dimenangkan. Jika kalah, semuanya selesai,” tegas Guardiola.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL