
Bola.net - Otoritas Premier League akhirnya buka suara terkait kontroversi yang melibatkan bek Gabriel Magalhaes dan striker Erling Haaland dalam laga krusial antara Manchester City vs Arsenal.
Insiden panas tersebut terjadi di Stadion Etihad saat kedua tim bertarung dalam laga yang berpotensi menentukan arah perebutan gelar. Gabriel yang ditugaskan mengawal ketat Haaland terlibat duel fisik intens sepanjang pertandingan.
Ketegangan memuncak sekitar tujuh menit jelang waktu normal berakhir. Dalam satu momen, Gabriel menjatuhkan Haaland di tengah lapangan. Penyerang asal Norwegia itu langsung bereaksi dengan mendorong sang bek, memicu konfrontasi yang membuat keduanya saling berhadapan.
Situasi semakin panas ketika Gabriel tampak melakukan dorongan menggunakan kepala ke arah Haaland. Para pemain City pun melayangkan protes keras dan menuntut kartu merah, menilai aksi tersebut sebagai “headbutt”.
Namun, wasit di lapangan bersama VAR memilih untuk tidak mengusir Gabriel. Keduanya justru hanya diganjar kartu kuning atas keterlibatan dalam kericuhan tersebut.
Penjelasan Premier League
#MCIARS – 83'
— Premier League Match Centre (@PLMatchCentre) April 19, 2026
The referee’s call of no red card was checked and confirmed by VAR – with the action from Gabriel deemed not to be excessively aggressive or violent.
Melalui pernyataan resmi di media sosial, pihak Premier League menjelaskan bahwa keputusan tersebut sudah melalui peninjauan VAR. Mereka menilai tindakan Gabriel tidak memenuhi kriteria pelanggaran berat.
“Keputusan wasit untuk tidak memberikan kartu merah telah diperiksa dan dikonfirmasi oleh VAR. Aksi Gabriel dinilai tidak cukup agresif atau bersifat kekerasan berlebihan,” demikian pernyataan resmi liga.
Mantan wasit ternama, Mark Halsey, turut mendukung keputusan tersebut. Meski begitu, ia menilai Haaland secara tidak langsung “membantu” Gabriel tetap berada di lapangan karena tidak terjatuh saat insiden terjadi.
Haaland sendiri mengisyaratkan hal serupa. Ia mengaku enggan menjatuhkan diri meski mendapat kontak keras.
“Saya rasa kalau saya jatuh, mungkin itu bisa jadi kartu merah. Tapi saya tidak akan jatuh kecuali benar-benar diserang,” ujarnya.
Momen Panas Haaland dan Gabriel

Menariknya, insiden tersebut bukan satu-satunya momen panas antara keduanya. Sebelumnya, Haaland juga terlihat kesal setelah lengannya robek akibat tarikan Gabriel saat duel di dekat kotak penalti Arsenal. Bahkan, lengan kanan dari jersey yang dikenakannya sampai sobek total.
Eks pemain Borussia Dortmund itu kemudian memberikan jersey tersebut kepada seorang suporter di tribun, sebelum mendapatkan pengganti dari bangku cadangan City.
Di tengah drama tersebut, City akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1. Haaland menjadi penentu kemenangan setelah gol pembuka dari Rayan Cherki sempat disamakan oleh Kai Havertz yang memanfaatkan kesalahan kiper Gianluigi Donnarumma.
Kemenangan ini membuat pasukan Pep Guardiola kini hanya terpaut tiga poin dari Arsenal dan masih memiliki satu laga lebih banyak, membuka peluang besar untuk kembali mengangkat trofi juara musim ini.
Klasemen Premier League 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Erling Haaland Bergulat dengan Gabriel, Man City pun Menang
Liga Inggris 20 April 2026, 21:29
-
Kapten Arsenal Belum Menyerah, Persaingan Masih Terbuka!
Liga Inggris 20 April 2026, 20:15
-
Mikel Arteta Terlalu Emosional? Arsenal Diuji di Momen Penentuan
Liga Inggris 20 April 2026, 19:44
-
6 Pemain Arsenal yang 'Menghilang' Saat Dikalahkan Man City
Liga Inggris 20 April 2026, 19:14
-
Guardiola Lempar Pertanyaan: Siapa di Puncak Klasemen Liga Inggris?
Liga Inggris 20 April 2026, 18:18
LATEST UPDATE
-
Hasil Man City vs Brighton: The Citizens Tumbang 0-1 di Etihad
Liga Inggris 1 November 2026, 05:33
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR