
Bola.net - Manchester City bakal menghadapi Chelsea pada laga lanjutan Premier League 2020/2021. Laga ini akan dihelat di Etihad Stadium, Sabtu (08/05) malam WIB.
Laga ini hampir bisa dipastikan bakal berlangsung sengit. Pasalnya, kedua tim tersebut memiliki motivasi tinggi jelang laga ini.
Chelsea tentu mengincar kemenangan pada laga ini demi memperbaiki posisi mereka di papan atas klasemen. Sementara, City membidik tiga poin penuh demi memastikan diri meraih gelar juara Premier League musim ini.
Selain itu, City dan Chelsea tentu sama-sama menggunakan laga ini sebagai sarana untuk menakar kekuatan lawan. Pasalnya, mereka akan kembali bersua di laga Final Liga Champions 2020/2021 mendatang.
Jelang laga antara City dan Chelsea, ada sejumlah hal yang menjadi catatan. Apa saja catatan-catatan tersebut? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Chelsea Unggul Sejarah
Laga akhir pekan ini akan menjadi persuaan yang ke-166 bagai Manchester City dan Chelsea. Laman Worldfootball mencatat bahwa kedua tim pertama kali bertemu di pekan ke-16 musim 1907/1908. Dalam laga yang dihelat 7 Desember 1907 tersebut, kedua tim bermain sama kuat 2-2.
Imbang pada persuaan pertama, Chelsea unggul dalam catatan 165 pertemuan mereka dengan Manchester City. Sejauh ini, The Blues meraih 67 kali kemenangan dan 40 hasil imbang. Sementara, City 'baru' meraih 58 kemenangan kala menghadapi Chelsea.
Untuk urusan produktivitas goal pun, Chelsea lebih ganas ketimbang City. Dalam 165 pertemuan dengan City, The Blues sudah mencetak 226 gol. Sementara, City 'baru' 213 kali membobol gawang Chelsea.
City Meraja
City sempat mengawali musim ini dengan sedikit lambat. Namun, seiring berjalannya waktu, skuad besutan Pep Guardiola ini seperti tak terbendung.
The Citizens menjadi klub dengan performa terbaik di Premier League 2020/2021 sejauh ini.
Urusan penyerangan, City menjadi tim dengan kualitas peluang terbaik di Premier League. Laman Understat mencatat bahwa Kevin de Bruyne dan kawan-kawan memiliki nilai expected goals (xG) sebesar 70,49.
Dengan nilai xG sebesar ini, raihan para penggawa City bahkan lebih baik lagi. Mereka sejauh ini mencetak 71 gol, yang terbaik sejauh ini di Premier League.
Urusan pertahanan pun City adalah yang terbaik sejauh ini. Laman Understat mencatat bahwa The Citizens memiliki nilai expected goals against (xGA) sebesar 25,51. Ini membuat City menjadi tim yang paling pelit memberi peluang lawan untuk membobol gawang mereka.
Namun, bahkan nilai xGA ini bahkan lebih besar ketimbang jumlah kebobolan City. Sejauh ini, gawang City baru bobol 25 kali. Ini berarti kinerja John Stones dan kawan-kawan dalam mengawal benteng pertahanan City sangat ciamik.
Chelsea On Fire
Chelsea sendiri memiliki catatan yang hanya selisih tipis dengan rekor City. Untuk urusan pertahanan, Chelsea berada di peringkat kedua dalam urusan pelit membiarkan lawan menciptakan peluang di pertahanan mereka.
Laman Understat mencatat bahwa nilai xGA Chelsea sebesar 26,61. Memang, sejauh ini pertahanan mereka underperform dengan kebobolan 31 gol. Namun, dengan catatan ini pun mereka masih menjadi tim kedua -di bawah City- yang memiliki catatan kebobolan paling sedikit di Premier League.
Sementara, di aspek penyerangan pun, Chelsea berada di posisi dua, di bawah City, dalam hal hal menciptakan peluang berkualitas. Laman Understat mencatat bahwa sejauh ini Chelsea memiliki nilai xG sebesar 60,17.
Namun, soal menuntaskan peluang yang dimiliki, Chelsea bisa dikatakan underperform. Sejauh ini mereka baru mencetak 53 gol. Catatan ini hanya menempatkan mereka di peringkat ketujuh dalam daftar tim paling produktif di Premier League.
Ujian Berat City
Jika melihat data statistik antara kedua tim, tampak bahwa City jauh mengungguli Chelsea dan tak akan kesulitan mengalahkan The Blues. Namun, jangan lupakan bahwa data tersebut merupakan data sejak awal musim.
Chelsea sendiri saat ini sudah banyak berubah. Kedatangan Thomas Tuchel, menggantikan Frank Lampard, secara instan mendongkrak performa The Blues.
Dalam 15 laga bersama Chelsea, Tuchel membawa tim besutannya ini meraih sembilan kemenangan, lima draw, dan sekali kalah.
Jangan lupakan juga catatan bahwa pada persuaan terakhir mereka, di Semifinal Piala FA lalu, Tuchel sukses membawa anak asuhnya mengalahkan City dengan skor 1-0.
Dengan segala catatan ini, layak disebut bahwa Chelsea bakal menjadi ujian kelayakan bagi City sebelum ditahbiskan sebagai kampiun Premier League 2020/2021.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tinggalkan Liverpool, Mohamed Salah Balik Kucing ke Chelsea?
Liga Inggris 8 Mei 2021, 20:40
-
Saingi Manchester United, Chelsea Juga Kejar Robert Lewandowski
Bundesliga 8 Mei 2021, 18:00
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Arsenal vs Liverpool: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 00:30
-
Kekuatan Pemain Lokal Bicara: Bhayangkara Presisi Awali Proliga 2026 dengan Kemenangan
Voli 8 Januari 2026, 23:17
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
-
Proliga 2026: Popsivo Polwan Tetap Lakukan Evaluasi Meski Sukses Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 21:43
-
Hasil Proliga 2026: Juara Bertahan Bhayangkara Presisi Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 20:47
-
Antoine Semenyo Mendarat di Manchester, Segera Resmi Jadi Pemain Anyar Man City
Liga Inggris 8 Januari 2026, 20:32
-
Ini PR Disiplin Chelsea yang Harus Dilihat Oleh Pelatih Baru Liam Rosenior
Liga Inggris 8 Januari 2026, 19:57
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR