
Bola.net - Manchester United memutuskan untuk tidak mengadakan malam penghargaan pemain di akhir musim ini. Ini menjadi musim kedua berturut-turut klub tidak menggelar acara tahunan tersebut. Tahun lalu, keputusan serupa diambil meski tim memenangkan Piala FA.
Biasanya, malam penghargaan ini menjadi ajang pemberian trofi bagi pemain tim utama pria, wanita, dan tim muda. Namun, performa tim pria yang mengecewakan menjadi alasan utama di balik pembatalan acara. Musim ini, United berpeluang mencatatkan posisi liga terburuk sejak musim degradasi 197/1974.
Meski begitu, peluang lolos ke Liga Champions masih terbuka jika mereka mampu menjuarai Liga Europa. Selain itu, tim wanita United juga berpeluang mengangkat trofi FA Cup, dengan final melawan Chelsea akan digelar di Wembley akhir pekan ini.
Penghargaan Tetap Diberikan Meski Tanpa Perayaan
Musim ini, Man United juga telah menutup kemungkinan menggelar pawai juara jika tim pria menang melawan Tottenham pada final Liga Europa di Bilbao. Sebagai gantinya, klub akan mengadakan acara barbekyu di tempat latihan Carrington keesokan harinya.
Penghargaan pemain terbaik tetap diberikan, namun tidak dalam format acara resmi. Klub meminta para penggemar untuk memberikan suara untuk pemain terbaik pria dan wanita, serta gol terbaik dari masing-masing tim. Proses pemilihan dilakukan melalui program pertandingan kandang melawan West Ham.
Pemenang penghargaan akan diumumkan langsung di Old Trafford sebelum laga kandang terakhir melawan Aston Villa pada 25 Mei. Ini menjadi pendekatan yang lebih sederhana dibandingkan perayaan meriah yang pernah dilakukan klub di masa lalu.
Kenangan dari Malam Penghargaan yang Pernah Digelar
Malam penghargaan Manchester United sebelumnya kerap meninggalkan kesan tersendiri bagi para pendukung. Salah satu momen paling diingat terjadi pada 2015, saat Louis van Gaal menyampaikan pidato delapan menit yang penuh humor.
Acara tersebut juga pernah ditayangkan oleh MUTV dan menjadi bagian dari budaya klub dalam merayakan musim yang telah dijalani. Musim lalu, Bruno Fernandes dan Ella Toone memenangkan penghargaan pemain terbaik dari tim masing-masing.
Kini, dengan absennya acara tersebut untuk musim kedua berturut-turut, suasana akhir musim di United terasa berbeda. Tradisi tersebut untuk sementara dihentikan seiring performa tim yang belum memuaskan di kompetisi domestik.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mantan Wonderkid Chelsea Masuk Daftar Belanja Manchester United
Liga Inggris 14 Mei 2025, 22:32
-
Dipulangkan Chelsea, Jadon Sancho Bakal Berkarir di Turki?
Liga Inggris 14 Mei 2025, 22:24
-
Belum Menyerah, Chelsea Siap Tikung MU untuk Transfer Liam Delap
Liga Inggris 14 Mei 2025, 22:17
-
Hilal Leny Yoro Main di Final Liga Europa Mulai Nampak
Liga Eropa UEFA 14 Mei 2025, 22:09
LATEST UPDATE
-
Marc Klok Absen di Laga Penentuan Juara Persib Bandung
Bola Indonesia 21 Mei 2026, 09:13
-
Aston Villa Juara, Pangeran William Menggila!
Liga Eropa UEFA 21 Mei 2026, 09:00
-
Bangganya Unai Emery Sampai Tak Berhenti Tersenyum
Liga Eropa UEFA 21 Mei 2026, 08:21
-
Daftar WAGs Timnas Brasil di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Mei 2026, 06:06
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR