
Bola.net - Manchester United kembali menelan kekecewaan di Old Trafford setelah langkah mereka di Piala FA musim ini terhenti lebih cepat dari yang diharapkan.
Kekalahan 1-2 dari Brighton bukan sekadar hasil buruk, tetapi juga membuka catatan sejarah yang tidak diinginkan klub.
Ajang Piala FA selama ini identik dengan kenangan manis bagi United dalam beberapa musim terakhir. Namun, kekalahan di putaran ketiga ini mengubah narasi, sekaligus menutup salah satu jalur trofi yang tersisa.
Di balik hasil tersebut, tersimpan konsekuensi yang lebih besar. Tersingkirnya United dari Piala FA memicu rekor statistik terburuk yang sudah berusia lebih dari satu abad.
Rekor Kelam Setelah Kekalahan dari Brighton

Manchester United mencatat titik terendah dalam 111 tahun setelah disingkirkan Brighton and Hove Albion yang terinspirasi penampilan Danny Welbeck. Mantan penyerang United itu kembali menghantui klub lamanya dalam laga putaran ketiga Piala FA pada Minggu malam.
Kekalahan ini terjadi di laga yang diperkirakan menjadi pertandingan terakhir Darren Fletcher sebagai pelatih interim. United berharap bisa melanjutkan tradisi kuat mereka di kompetisi tertua dunia tersebut.
Padahal, United tampil di dua dari tiga final Piala FA terakhir dan meraih gelar pada musim 2023/2024. Namun, perjalanan musim ini berakhir pada kesempatan pertama mereka tampil di kompetisi tersebut.
Buruknya Performa MU dan Rekor 111 Tahun
Brighton yang dilatih Fabian Hurzeler unggul cepat lewat gol Brajan Gruda pada menit ke-12. Keunggulan itu semakin melebar ketika Gruda memberi assist kepada Welbeck yang mencetak gol dengan tembakan kaki kiri keras selepas satu jam laga berjalan.
United sempat membuka harapan melalui gol Benjamin Sesko lima menit sebelum waktu normal berakhir. Namun, peluang kebangkitan itu sirna setelah pemain muda Shea Lacey menerima kartu kuning kedua dan diusir wasit.
Kekalahan tersebut memperpanjang rentetan tanpa kemenangan United menjadi empat laga di semua kompetisi.
Dengan tersingkir dari Piala FA dan Carabao Cup, United kini hanya akan memainkan maksimal 40 pertandingan musim ini, jumlah terendah dalam 111 tahun, tepatnya sejak musim 1914/1915 ketika mereka hanya memainkan 39 laga.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Bukan Hanya Masalah Mental, Ini Peringatan Fletcher untuk Calon Pelatih Baru MU
- Rapor Pemain Man United vs Brighton: Tetap Kalah Meski Main 4 Bek Plus Kobbie Mainoo
- Tanpa Ampun! Darren Fletcher Akui Skuad Manchester United Mental Tempe: Rapuh dan Hilang Arah
- Jadwal Drawing Putaran Keempat Piala FA 2025/2026
- Fans Man United Ngamuk di Old Trafford, Darren Fletcher: Itu Wajar, Kami Memang Pantas!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Warisan Terakhir Ruben Amorim: 4 Nama Target yang Masih Bisa Direkrut MU
Editorial 12 Januari 2026, 15:17
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Liverpool vs West Ham: Hugo Ekitike
Liga Inggris 1 Maret 2026, 01:54
-
Man of the Match Barcelona vs Villarreal: Lamine Yamal
Liga Spanyol 1 Maret 2026, 00:23
-
Bukan Bruno Fernandes, Bos Crystal Palace Ngeri-ngeri Sedap Lihat Pemain MU Ini
Liga Inggris 28 Februari 2026, 23:33
-
Hasil BRI Super League Bali United vs Persijap: Cuma Hasilkan Skor Kacamata
Bola Indonesia 28 Februari 2026, 23:17
-
Manchester United Kepincut Bek Newcastle United Ini?
Liga Inggris 28 Februari 2026, 23:00
LATEST EDITORIAL
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21



















KOMENTAR