
Bola.net - Manchester United kembali memperlihatkan masalah lama saat menghadapi Manchester City dalam Derby Manchester di Premier League akhir pekan kemarin. Bermain melawan 10 pemain sejak menit ke-23, mereka tetap kesulitan menciptakan peluang hingga akhirnya kalah 0-1.
Kartu merah untuk Phil Foden seharusnya memberikan keuntungan besar bagi tuan rumah. Namun, Manchester United justru gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dan harus menerima kekalahan setelah Erling Haaland mencetak gol kontroversial pada babak kedua.
Youri Tielemans menilai timnya memang tidak menciptakan cukup peluang untuk memenangkan pertandingan. Gelandang asal Belgia itu juga mengakui keputusan yang kurang tepat dalam mengolah bola menjadi salah satu penyebab kegagalan tersebut.
Keunggulan Jumlah Pemain Tidak Dimanfaatkan
Manchester United mendapat keuntungan besar setelah Foden diusir wasit Michael Oliver karena melakukan tindakan terhadap Bruno Fernandes. Situasi itu membuat City harus bermain dengan 10 pemain selama sebagian besar pertandingan.
Namun, keunggulan tersebut tidak mampu diterjemahkan menjadi tekanan berkelanjutan. Berdasarkan data FotMob, United hanya menciptakan satu peluang besar dan menghasilkan 0,07 expected goals on target sejak menit ketujuh.
Tielemans juga mengakui timnya tampil kurang rapi dalam menguasai bola. Menurutnya, keputusan pada umpan terakhir belum cukup baik untuk menciptakan peluang yang benar-benar berbahaya.
Masalah Lama Kembali Terlihat
Kekalahan tersebut kembali memperlihatkan kesulitan United ketika harus menjadi tim yang mengendalikan pertandingan. Mereka justru lebih nyaman ketika lawan memegang penguasaan bola dan memberikan ruang untuk serangan balik.
Catatan sejak awal musim lalu memperkuat persoalan tersebut. United memenangkan seluruh 10 pertandingan ketika penguasaan bolanya berada di angka 45 persen atau kurang, tetapi hanya meraih tujuh kemenangan dari 20 laga saat menguasai bola setidaknya 55 persen.
Situasi itu bukan masalah baru. Selama beberapa musim, United kerap kesulitan menghadapi pertahanan dalam dan tidak selalu mampu membongkar lawan ketika harus mengambil inisiatif permainan.
Perombakan Skuad Belum Menyelesaikan Persoalan
United telah mengeluarkan banyak investasi untuk memperbaiki lini tengah dan serangan dalam dua bursa transfer musim panas terakhir. Kehadiran Tielemans diharapkan dapat membantu Bruno Fernandes dalam mengatur permainan, tetapi kombinasi tersebut belum terlihat maksimal pada derby kali ini.
Absennya penyerang yang bisa menjadi titik fokus serangan hingga Benjamin Sesko masuk juga membuat pekerjaan United semakin sulit. Akan tetapi, persoalan tersebut tidak sepenuhnya dapat dibebankan kepada satu pemain.
Banyak pemain depan yang tersedia bagi Michael Carrick sebelumnya mampu tampil baik dalam sistem yang mengandalkan transisi cepat. Ketika harus mengontrol pertandingan dan mencari celah melalui penguasaan bola, kualitas tersebut belum mampu menghasilkan solusi yang konsisten.
Gol Haaland memang kontroversial setelah badan wasit Pro Ref mengakui adanya kesalahan penilaian dalam rangkaian prosesnya. Namun, masalah utama United tetap terlihat dari ketidakmampuan mereka memanfaatkan situasi dan menciptakan peluang yang cukup untuk memenangkan pertandingan.
Sumber: Sports Illustrated
Klasemen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bruno Fernandes Disebut Memalukan dalam Insiden Kartu Merah Phil Foden
Liga Italia 15 September 2026, 10:34
-
Wasit VAR Derby Manchester Dihukum Usai Kontroversi Gol Erling Haaland
Liga Inggris 15 September 2026, 09:24
-
Manchester United dan Sebuah Masalah Lama yang Kembali Terlihat
Liga Inggris 15 September 2026, 05:54
-
Elliot Anderson Puji Bintang MU Ini: Dia Pemain Top!
Liga Inggris 15 September 2026, 00:13
-
Bukan Haaland, Dua Pemain Ini Dinilai Berjasa Besar Hantarkan Man City Kalahkan MU!
Liga Inggris 14 September 2026, 20:40
LATEST UPDATE
-
Prediksi FC Seoul vs Persib 16 September 2026
Bola Indonesia 15 September 2026, 15:24
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs Dewa United 16 September 2026
Bola Indonesia 15 September 2026, 15:14
-
Serie A tak Lagi 'Boring': Belum Muncul Skor 0-0 hingga Pekan ke-4 Musim 2026/2027
Liga Italia 15 September 2026, 14:48
-
Harry Kane Tembus 150 Gol di Bayern Munchen, Lebih Cepat dari Robert Lewandowski!
Bundesliga 15 September 2026, 14:15
-
Kabar Mengejutkan FC Seoul: Turunkan Tim SMA untuk Hadapi Persib di ACL Two?
Bola Indonesia 15 September 2026, 13:48
-
Cristian Chivu Bela Josep Martinez, Tegaskan Kiper Inter Milan Bukan Masalah
Liga Italia 15 September 2026, 13:29
-
Prediksi Barcelona vs Racing Santander 17 September 2026
Liga Eropa UEFA 15 September 2026, 13:13
-
Lamine Yamal atau Kylian Mbappe: Siapa yang Lebih Layak Memenangkan Ballon d'Or?
Liga Spanyol 15 September 2026, 12:54
-
EMTEK Media Dapat Kepercayaan untuk Kelola Izin Nonton Bareng FIFA ASEAN Cup 2026
Bola Indonesia 15 September 2026, 12:45
-
Gabriel Jesus Siap Bersaing dengan Raphinha di Barcelona
Liga Spanyol 15 September 2026, 12:19
-
Prediksi Man Utd vs Brighton 17 September 2026
Liga Inggris 15 September 2026, 12:08
-
Mikel Arteta Tegaskan Arsenal Siap Hadapi Jadwal Padat
Liga Inggris 15 September 2026, 11:44
-
Prediksi Milan vs Benfica 17 September 2026
Liga Eropa UEFA 15 September 2026, 11:15
-
Rodri Sebut Barcelona Bukan Favorit Juara Liga Champions
Liga Spanyol 15 September 2026, 11:09
-
Bruno Fernandes Disebut Memalukan dalam Insiden Kartu Merah Phil Foden
Liga Italia 15 September 2026, 10:34
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
























KOMENTAR