
Bola.net - Manchester United perlahan-lahan menemukan pijakan mereka musim ini. Ole Gunnar Solskjaer berhasil menuntun timnya melewati laga-laga sulit dengan kemenangan. Kini mereka melangkah dalam tren positif.
Yang paling kentara, MU berhasil mengalahkan Tottenham dan Manchester City dengan skor sama, 2-1. Dua kemenangan itu terbilang mengejutkan. Tidak ada yang menduga MU bisa mengungguli dua tim kuat itu.
Meski menang, MU tidak mendominasi penguasaan bola pada dua pertandingan itu. Alih-alih, pasukan Solskjaer memilih mengandalkan serangan balik, khususnya saat melawan Man City.
Serangan balik memang manjur, tapi MU seharusnya bisa bermain lebih baik. Mantan pemain MU, Michael Owen, termasuk salah satu yang paling kecewa ketika melihat MU membiarkan lawan bermain semena-mena.
Apa maksud Owen? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Jangan Sering-Sering
Bagi Owen, nama besar MU seharusnya tecermin pada permainan di lapangan. Klub besar seharusnya bisa menunjukkan kebesaran mereka dengan dominasi di lapangan, bukan hanya serangan balik.
Owen tidak bermaksud menyepelekan taktik serangan balik, hanya dia berharap Solskjaer bisa memilih. Ada waktunya mendominasi, ada waktunya mengandalkan serangan balik.
"Pada sekitar 80 persen pertandingan, MU jelas harus mengontrol penguasaan bola, mereka tidak bisa jadi tim yang hanya mengandalkan serangan balik," buka Owen kepada Express.
"Saya bicara soal mayoritas pertandingan, kebanyakan pertandingan di kandang. Katakanlah ada 15 pertandingan kandang di Premier League di mana mereka bakal melawan tim-tim yang lebih inferior."
"Mereka tidak bisa bermain seperti itu [serangan balik saja], mereka tidak boleh membiarkan bolah dikuasai lawan. Jika Anda ingin menyerang, Anda butuh lebih sering menguasai bola," sambungnya.
Terjebak dalam Dua Gaya
Selain Michael Owen, ada Owen Hargreaves yang juga mengomentari gaya bermain MU. Menurutnya, saat ini Solskjaer terjebak pada dua gaya bermain berbeda yang seharusnya bisa jadi opsi pada pertandingan tertentu.
"Saya kira mereka sedang berusaha menjadi tim MU yang lama, yang berani menguasai bola. Namun, demi memenangkan pertandingan, seperti yang Anda lihat saat melawan Tottenham dan Man City, mereka lebih baik dalam serangan balik," kata Hargreaves.
"Mungkin mereka terjebak di tengah dua gaya bermain. Mereka sebenarnya ingin menguasai bola," tandasnya.
Sumber: Express
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Perbandingan Mason Greenwood Vs Target MU Erling Braut Haaland
Liga Inggris 14 Desember 2019, 22:00
-
Kisah Pertemuan Solskjaer dengan Mason Greenwood 11 Tahun Lalu
Liga Inggris 14 Desember 2019, 21:00
-
Kisah Kleberson yang Gabung Manchester United karena Ditipu Ronaldinho
Bolatainment 14 Desember 2019, 17:01
-
Paul Pogba: Manchester United adalah Klub Terbesar dalam Sejarah, Mungkin
Liga Inggris 14 Desember 2019, 11:05
-
Dari Keluarga Hingga Media Sosial, 2019 Adalah Tahun Terberat Bagi Lingard
Bolatainment 14 Desember 2019, 09:34
LATEST UPDATE
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 23 Mei 2026
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 08:55
-
Prediksi Crystal Palace vs Arsenal 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 08:07
-
Peringatan Bojan Hodak: Persib Bandung Belum Juara!
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 08:00
-
Prediksi Brighton vs Man Utd 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 07:40
-
Prediksi Bologna vs Inter 23 Mei 2026
Liga Italia 23 Mei 2026, 07:30
-
Prediksi Final DFB Pokal: Bayern vs Vfb Stuttgart 24 Mei 2026
Bundesliga 23 Mei 2026, 07:19
-
Prediksi Sunderland vs Chelsea 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 07:15
-
Prediksi Valencia vs Barcelona 24 Mei 2026
Liga Spanyol 23 Mei 2026, 07:15
-
Prediksi Real Madrid vs Athletic Bilbao 24 Mei 2026
Liga Spanyol 23 Mei 2026, 07:00
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR