
Bola.net - Situasi sulit yang tengah dihadapi Ole Gunnar Solskjaer dinilai merupakan akibat dari kelalaian pimpinan Manchester United. Pelatih minim pengalaman seperti Solskjaer dinilai tidak pantas menangani klub sebesar MU.
Beberapa pekan terakhir, Solskjaer tidak bisa duduk nyaman di kursi pelatih Setan Merah. Timnya terus meraih rentetan hasil buruk, kualitas Solskjaer mulai dipertanyakan. Rumor pemecatan pun tidak lagi terbendung.
Biar begitu, di sisi lain ada suara-suara yang menyalahkan pimpinan klub, bukan Solskjaer. Pelatih asal Norwegia itu dianggap sebagai korban manajemen bobrok dalam serangkaian keputusan keliru.
Salah satu keputusan yang dianggap paling fatal adalah menunjuk Solskjaer sebagai pelatih permanen. Mengapa demikian? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Ceroboh
Ketika menjabat sebagai pelatih interim pasca menggantikan Jose Mourinho, Solskjaer tampak bisa melakukan segalanya dengan baik. Performa MU berubah jauh lebih baik secara instan dan meraih hasil--hasil positif.
Biar begitu, tepat setelah Solskjaer ditunjuk sebagai pelatih permanen, performa tim terus merosot. Pimpinan MU dinilai seharusnya menunggu sampai akhir musim sebelum mengambil keputusan penting.
"Saya tidak berada di sini untuk mendorong pemecatan pelatih mana pun - saya sudah pernah berada di situasi itu dan jelas rasanya tidak mengenakkan," tutur Paul Ince, analis Premier League, kepada PaddyPower.
"Namun, saya akan kembali menegaskan satu hal yang pernah saya katakan sebelumnya, bahwa pimpinan MU seharusnya tidak membuat keputusan tentang Ole secepat itu."
Mengapa Layak?
Alasan Ince sederhana. Solskjaer boleh jadi sudah membangkitkan MU secara instan, tapi sebenarnya pengalaman melatih Solskjaer tidak cukup banyak. Solskjaer minim pengalaman dan mungkin tidak tepat untuk menangani tim sebesar MU.
"Apa yang sudah diperbuat Solskjaer untuk bisa mendapatkan pekerjaan itu? Dia pernah melatih Cardiff dan gagal, lalu dia pergi ke Molde. Jadi, apa yang membuat pimpinan MU berpikir bahwa Solskajer adalah sosok yang tepat untuk salah satu pekerjaan terbesar di dunia sepak bola?" sambung Ince.
"Jika mereka mau menunggu sampai akhir musim dan menganalisis situasi secara menyeluruh, saya tidak yakin apakah mereka akan tetap memilih dia. Namun, mereka justru hanya mempertimbangkan laga ajaib kontra PSG."
Tidak Tahu
Tidak hanya Solskjaer, staf pelatih yang dia bawa pun kurang pengalaman. Selain Mike Phelan, nyaris semua pelatih MU tampak kebingungan ketika tim dalam kondisi kesulitan.
"Melangkah dari Cardiff, ke Molde, lalu ke MU, Anda seharusnya punya modal. Saya juga melihat stafnya, terlepas dari Mike Phelan, mereka semua tampak muda," lanjut Ince.
"Ketika Ole berbicara pada mereka, tampaknya tidak ada reaksi. Mereka terlihat kebingungan, tidak tahu apa yang terjadi," pungkasnya.
Sumber: Paddy Power
Baca ini juga ya!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
MU Akan Kejar Rice dan Koulibaly Meski Masa Depan Solskjaer Tidak Jelas
Liga Inggris 8 Oktober 2019, 22:20
-
Pengakuan Jujur Maguire: MU Tak Cukup Bagus
Liga Inggris 8 Oktober 2019, 21:51
-
Daniel James: Gabung MU Bukanlah Kesalahan!
Liga Inggris 8 Oktober 2019, 21:00
-
Memphis Depay Bantu MU Dapatkan Moussa Dembele
Liga Inggris 8 Oktober 2019, 20:40
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR