
Bola.net - Bruno Fernandes tampil di bawah standar ketika Manchester United meladeni Manchester City pada semifinal Carabao Cup, Kamis (7/1/2021). Hasilnya mudah ditebak, MU tak berdaya dalam kekalahan 0-2 di Old Trafford.
Pertandingan ini seharusnya sangat penting untuk MU. Mereka akhirnya mendekati trofi, mencapai semifinal lagi setelah tiga kali gagal musim lalu. Sayangnya, justru catatan kegagalan itu yang bertambah.
MU menyuguhkan level permainan yang tidak cukup untuk duel semifinal. Meski hanya selevel Carabao Cup, tetap saja lawannya Manchester City yang merupakan raja di kompetisi tersebut.
Dan sayangnya tidak ada keajaiban Bruno Fernandes untuk membantu MU kali ini. Selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Bruno main buruk
Sudah menjadi rahasia umum bahwa Bruno Fernandes adalah nyawa permainan MU setahun terakhir. Dia tiba di Januari 2020 dan langsung jadi pemain terpenting sampai sekarang.
Bruno jarang tampil buruk, hampir selalu memberikan sesuatu dalam pertandingan. Entah dengan gol, assist, atau umpan kunci, selalu ada kontribusi Bruno dalam kemenangan MU.
Sayangnya, entah mengapa kali ini Bruno bermain jauh di bawah levelnya. Dia sempat menjajal kemampuan Steffen di awal laga, tapi setelah itu permainannya terus merosot.
Gelandang Portugal ini terlalu mudah kehilangan bola dan tampak kian frustrasi di babak kedua.
Saat Bruno buruk, MU habis
3 - Manchester United have been eliminated from three of their last four semi-final ties in the League Cup, having progressed from eight of nine before that. Dumped. pic.twitter.com/kmvyXrouZC
— OptaJoe (@OptaJoe) January 6, 2021
MU beruntung punya pemain selevel Bruno yang selalu bisa jadi penentu pertandingan. Namun, tidak seharusnya tim sebesar MU bergantung pada satu pemain saja.
Hasilnya mudah ditebak, dan sudah terjadi beberapa kali musim ini. Bruno beberapa kali tampil buruk dan MU jelas kesulitan, tapi untungnya Bruno masih bisa bangkit di babak kedua atau pada 30 menit akhir pertandingan untuk mengubah hasil akhir.
Kali ini ceritanya berbeda. Bruno tidak punya energi atau ketangguhan mental untuk bangkit setelah tertinggal 0-2, hasilnya MU pun tidak punya semangat untuk bangkit.
Seharusnya Ole Gunnar Solskjaer pun sudah memahami ini. Tidak baik jika timnya terlalu bergantung pada satu pemain, hasilnya selalu buruk ketika si pemain tidak bisa memberikan performa terbaiknya.
Statistik Bruno
- Total tembakan: 4
- On target: 2
- Off target: 2
- Total operan: 51
- Operan sukses: 37
- Umpan kunci: 1
- Tekel 3
Sumber: Manchester Evening News
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man City Kalahkan MU, Neville Kirimkan Peringatan Pada Liverpool
Liga Inggris 7 Januari 2021, 21:23
-
Sudah Pamitan, Sergio Romero Segera Hengkang dari MU?
Liga Inggris 7 Januari 2021, 21:00
-
Demi Manchester United, Moises Caicedo Tolak Sejumlah Tawaran Menggiurkan
Liga Inggris 7 Januari 2021, 20:40
-
Mau Main di Euro, Donny van De Beek Disarankan Tinggalkan Manchester United
Liga Inggris 7 Januari 2021, 20:20
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs PSIM 22 Mei 2026
Bola Indonesia 21 Mei 2026, 14:11
-
Gak Laku! Rafael Leao Ditolak Arsenal, MU, dan Barcelona
Liga Italia 21 Mei 2026, 11:45
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR