
Bola.net - Chelsea sempat diacungi jempol ketika berhasil merekrut Romelu Lukaku musim panas lalu. Sayangnya, sekarang pembelian itu tampak sebagai kegagalan.
Lukaku didatangkan untuk menyempurnakan skuad Thomas Tuchel. Chelsea musim lalu sudah sangat kuat, tapi mereka masih membutuhkan sentuhan predator di lini serang.
Harapannya, Lukaku bisa memperluas dimensi permainan Chelsea. Dia sudah membuktikan diri di Inter Milan sebagai salah satu striker terbaik saat ini.
Lukaku sempat memenuhi harapan itu di awal musim, dia mencetak gol-gol fantastis. Sayangnya kini performa Lukaku merosot drastis.
Belum sesuai ekspektasi
Secara keseluruhan, performa Lukaku dapat dianggap belum memenuhi ekspektasi. Dia sudah diberi banyak kesempatan, tapi balasannya cenderung mengecewakan.
Tuchel sudah mencoba mengutak-atik formasi Chelsea demi Lukaky. Dia pernah memainkan Lukaku dalam formasi dua striker, formasi tiga penyerang, sebagai target man, dan dalam peran lebih dalam.
Sayangnya, Lukaku belum juga menunjukkan alasan mengapa Chelsea membutuhkannya. Bahkan dia justru membuat masalah dengan komentar kontroversial di luar lapangan.
Dilema Chelsea dan Lukaku

Untuk memaksimalkan potensi Lukaku dan bermain dengan kekuatan terbaik Lukaku, Chelsea harus terima bahwa Lukaku lebih senang mundur ke tengah, menjemput bola, dan kembali ke depan.
Masalahnya, jika taktik ini dijalankan, winger Chelsea harus bermain di area yang lebih ofensif guna menarik perhatian bek lawan. Gaya bermain inilah yang dianggap tidak cocok.
Lukaku bakal diuntungkan dengan perubahan gaya main tersebut. Masalahnya, pemain-pemain lain di sekitarnya bakal kesulitan, khususnya winger yang tidak punya kecepatan.
Harus bereksperimen
Bagaimanapun, sudah jelas bahwa Tuchel masih harus bereksperimen dengna lini serang Chelsea. Dia harus memaksimalkan potensi Lukaku tanpa menyulitkan winger The Blues.
Chelsea jelas punya banyak pemain yang bisa mencetak gol. Hanya persoalannya adalah menemukan sistem yang paling cocok untuk setiap pemain.
Sumber: Football London
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bayern Munchen Bakal Jual Robert Lewandowski, Chelsea dan Man City Siaga Satu
Liga Inggris 20 Januari 2022, 22:07
-
Bruno Fernandes dan Pemain dengan Mahar Tertinggi pada Bursa Transfer Musim Dingin
Liga Champions 20 Januari 2022, 18:56
-
Chelsea Ramaikan Perburuan Wonderkid Barcelona, Pablo Gavi
Liga Inggris 20 Januari 2022, 18:20
-
5 Pemain yang Bisa Menggantikan Romelu Lukaku di Chelsea
Editorial 20 Januari 2022, 14:14
-
Performa Chelsea Tak Konsisten, Apakah Posisi Thomas Tuchel Masih Aman?
Liga Inggris 20 Januari 2022, 11:09
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR