
Bola.net - Manchester United menghadapi persoalan besar dalam aktivitas perekrutan pemain. Di tengah performa tim yang belum konsisten, catatan belanja klub di bursa transfer juga memperlihatkan kerugian finansial yang mencengangkan berdasarkan studi terbaru.
Laporan CIES Football Observatory menempatkan Manchester United sebagai klub Eropa dengan penyusutan nilai pemain terbesar dalam lima tahun terakhir. Total kerugian mereka mencapai 452 juta dolar AS (sekitar Rp8,2 triliun).
Angka tersebut hanya kalah dari klub Arab Saudi, Al Hilal, yang mencatat kerugian sebesar 560 juta dolar AS (sekitar Rp10,15 triliun). Hasil studi ini memperlihatkan besarnya dampak keputusan transfer Manchester United, baik terhadap pemain yang sudah meninggalkan klub maupun mereka yang masih berada di dalam skuad.
Intip ketatnya persaingan Premier League/Liga Inggris melalui klasemen Premier League/Liga Inggris di sini.
Manchester United Kehilangan Nilai Pemain hingga 452 Juta Dolar
Studi CIES Football Observatory mengukur kenaikan atau penurunan nilai pemain nonakademi yang direkrut klub selama lima tahun terakhir. Perhitungan untuk pemain yang sudah hengkang didasarkan pada selisih biaya pembelian dan penjualan. Sementara itu, pemain yang masih bertahan dinilai berdasarkan perbandingan harga perekrutan dengan estimasi nilai transfer terkini.
Penelitian tersebut hanya mencakup klub dengan total pengeluaran dan pemasukan transfer lebih dari 56 juta dolar AS (sekitar Rp1,02 triliun) sejak 2022. Biaya tambahan dalam kesepakatan juga dihitung, terlepas dari apakah pembayaran tersebut sudah dilakukan.
Dari total kerugian Manchester United, sekitar 208 juta dolar AS (sekitar Rp3,77 triliun) berasal dari pemain yang sudah dilepas secara permanen. Nama-nama seperti Jadon Sancho, Rasmus Hojlund, dan Antony masuk dalam kelompok tersebut.
Adapun sekitar 244,5 juta dolar AS (sekitar Rp4,43 triliun) lainnya berasal dari pemain yang masih memperkuat Setan Merah. Nilai itu membuat kerugian Manchester United lebih dari dua kali lipat dibandingkan Tottenham Hotspur yang berada di posisi berikutnya dengan penyusutan sekitar 210 juta dolar AS (sekitar Rp3,81 triliun).
Kondisi berbeda terlihat pada sejumlah klub pesaing. Manchester City justru mencatat kenaikan nilai pemain hampir 500 juta dolar AS (sekitar Rp9,07 triliun). Mereka berada di bawah Eintracht Frankfurt, Real Madrid, PSG, dan Benfica.
Chelsea juga membukukan nilai positif sekitar 200 juta dolar AS (sekitar Rp3,63 triliun). Arsenal mencatat kenaikan 123 juta dolar AS (sekitar Rp2,23 triliun), sedangkan Liverpool memperoleh peningkatan sekitar 14,5 juta dolar AS (sekitar Rp263 miliar).
Kebijakan Transfer Belum Mengubah Hasil
Meski memiliki catatan kerugian besar, Manchester United belum melakukan perubahan menyeluruh terhadap kebijakan transfer. Dalam dua musim terakhir, pengeluaran klub memang lebih terarah, tetapi total dana yang dikeluarkan untuk pemain baru tetap melampaui 400 juta dolar AS (sekitar Rp7,25 triliun).
Dari sejumlah rekrutan tersebut, hanya kiper Senne Lammens yang dinilai mampu memberikan nilai sesuai biaya perekrutannya. Pemain lain belum menunjukkan kontribusi yang sebanding dengan harga transfer mereka.
Perekrutan Bertahap Dinilai Membatasi Keseimbangan Skuad
Strategi Manchester United dalam membangun skuad juga menjadi persoalan. Klub cenderung memprioritaskan satu sektor dalam setiap periode transfer, alih-alih memperkuat beberapa posisi yang membutuhkan tambahan pemain secara bersamaan.
Pada 2025, mereka mendatangkan Benjamin Sesko, Bryan Mbeumo, dan Matheus Cunha untuk memperkuat lini serang. Fokus kemudian beralih ke lini tengah pada bursa transfer musim panas berikutnya dengan merekrut Youri Tielemans, Andrey Santos, dan Carlos Baleba.
Pendekatan tersebut membuat sejumlah kebutuhan di sektor lain belum terpenuhi. Manchester United sebenarnya masih membutuhkan tambahan bek kiri, bek tengah, winger kiri, dan penyerang pada bursa transfer musim panas lalu.
Jika pola perekrutan seperti ini terus berlanjut, klub berisiko kembali menghadapi masalah dalam membangun skuad yang seimbang. Besarnya pengeluaran belum menjamin peningkatan kualitas tim, sementara penyusutan nilai pemain terus membebani catatan transfer mereka.
Sumber: Sports Illustrated
Klasemen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
LATEST UPDATE
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
-
Bernardo Silva Buktikan Fans Real Madrid Benar, Jose Mourinho Keliru
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:46
-
Bagaimana Jude Bellingham Mendominasi Lini Tengah Barcelona
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:42
-
Toni Kroos dan Dani Carvajal soal Strategi Berani Jose Mourinho di El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:37
-
Dukungan buat Trent Alexander-Arnold untuk Kembali ke Liverpool
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





















KOMENTAR