
Bola.net - Ole Gunnar Solskjaer menegaskan akan terus melatih Manchester United selama diberi kesempatan. Solskjaer tahu masa ada yang meragukan kualitasnya, tapi baginya yang paling penting adalah meyakini kerja keras sejauh ini.
Sabtu (19/12/2020) ini Solskjaer menggenapi dua tahun masa kerjanya sebagai pelatih MU. Dia pertama ditunjuk pada 19 Desember 2018 sebagai pelatih interim, menggantikan Jose Mourinho.
Saat itu Solskjaer berhasil mendongkrak performa MU dan dia pun mendapatkan posisi permanen pada Maret 2019. Lalu MU sempat kesulitan di awal musim 2019/20, tapi akhirnya berhasil finis di peringkat ketiga.
Musim ini MU kembali tidak konsisten, menunjukkan masalah yang sama. Karena itulah posisi Solskjaer kembali diragukan dan dianggap tidak pantas.
Bagaimana respons Solskjaer? Selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Boleh ragukan, tetap kerja seperti biasa
Menjadi pelatih MU mungkin merupakan salah satu pekerjaan paling sulit di dunia sepak bola. Segalanya disorot terlalu berlebihan, kekalahan seakan-akan dianggap sebagai akhir dunia.
Solskjaer tahu betul situasi itu, dan karena itulah dia tidak terlalu mementingkan keraguan terhadap kualitasnya.
"Saya akan terus bekerja seperti yang biasa saya lakukan, dan jika mereka ragu, biarlah mereka ragu, jika tidak ya tidak," kata Solskjaer kepada Sky Sports.
"Kami sebagai staf pelatih dan sebagai tim bersama para pemain, kami percaya pada apa yang kami lakukan."
'Bukan urusan saya'
Singkatnya, Solskjaer yakin betul pada apa yang dia lakukan, bahwa kerja kerasnya akan menuntun MU kembali ke level terbaik. Dia tidak punya waktu memikirkan soal pendapat orang lain.
"Kami punya keyakinan. Apa pun yang dipikirkan orang lain soal saya atau soal tim, itu bukan urusan saya," sambung Solskjaer.
"Jika tim lawan datang ke Old Trafford dengan respek yang lebih atau kurang, kami harus menghadapi pertandingan itu dan tetap memberikan performa terbaik."
Sumber: Sky Sports
Baca ini juga ya!
- Kata Arteta Soal Noda 7 Kartu Merah di Tahun Pertama Tangani Arsenal
- Tepat Satu Tahun Tangani Arsenal, Arteta: Tahun Paling Menantang dalam Sejarah Klub
- Salah Posisi? Begini Kata Lampard Soal Timo Werner yang Sulit Cetak Gol
- Manchester United Bisa Juara Premier League, Jika Terus Mainkan Pogba dan Fernandes
- Frank Lampard Akhirnya Bicara Soal Situasi Sulit Kai Havertz, Butuh Waktu?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tinggalkan MU, Brandon Williams Menuju Jerman?
Bundesliga 19 Desember 2020, 20:15
-
Manchester United Sulit Menang di Old Trafford, Begini Analisis Solskjaer
Liga Inggris 19 Desember 2020, 20:00
-
Ole Gunnar Solskjaer Tidak Sabar Rasakan Panasnya The Roses Derby
Liga Inggris 19 Desember 2020, 19:45
-
Administrasi Beres, Wonderkid Ini Siap Bela Manchester United di Januari 2021
Liga Inggris 19 Desember 2020, 18:45
-
Sempat Dihujat, Duet Maguire-Lindelof Sudah Semakin Tokcer di MU
Liga Inggris 19 Desember 2020, 18:30
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Milan vs Genoa - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 8 Januari 2026, 19:45
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Bali United 9 Januari 2026
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 18:57
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 8 Januari 2026, 18:55
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Borneo 9 Januari 2026
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 18:52
-
Rodrygo Bangkit di Real Madrid: Dari Terpinggirkan Jadi Andalan Xabi Alonso
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58




















KOMENTAR