
Bola.net - Pemain Chelsea, Ross Barkley, merasa ada banyak kesamaan antara Mason Mount dengan Frank Lampard. Dia yakin pemain berusia 21 tahun itu akan meraih banyak sukses layaknya Lampard.
Mason Mount tampil bagus bersama Derby County pada musim 2018/2019 yang lalu. Performa apiknya, meski gagal membawa Derby promosi ke Premier League, membawanya ke skuad utama Chelsea pada musim 2019/2020 ini.
Meskipun baru, Mason Mount langsung menjadi pilihan utama di lini tengah Chelsea. Mount pun menjawab kepercayaan tersebut dengan tampil bagus. Dia menjadi andalan bagi The Blues.
Di balik karir Mount di Derby dan Chelsea, ada sosok Frank Lampard sebagai mentor. Bahkan, Mount kini acap kali disebut sebagai duplikasi Lampard. Benarkah begitu? Simak di bawah ini ya Bolaneters.
Mason Mount adalah Frank Lampard Baru
Mason Mount memang punya gaya dan karakter bermain yang mirip dengan Frank Lampard. Mereka adalah tipe gelandang yang mengandalkan power dan punya kecenderungan menyerang lebih besar dibanding bertahan.
Rekan satu tim Mount, Ross Barkley, tidak ragu lagi menyebutnya punya banyak kemiripan dengan Lampard. Mantan pemain Everton tersebut bahkan merasa jika Mount adalah pemain brilian di posisi gelandang.
"Cara dia masuk ke kotak penalti dan melepaskan tendangan jarak jauh, itu sangat mirip dengan Lampard," ucap Ross Barkley kepada London Eevening Standard.
"Mason Mount punya teknik yang sangat bagus, dia juga memiliki kemampuan untuk menyelesaikan peluang dengan sangat bagus. Mount adalah pemain yang brilian," sambung mantan pemain Everton tersebut.
Mason Mount memang cukup cekatan dalam mencetak gol. Pemain berusia 20 tahun tersebut telah mencetak dua gol di Premier League.
Waktunya Mason Mount Bersinar di Timnas Inggris
Setelah tampil bagus bersama Chelsea, Mason Mount kini masuk dalam skuad timnas Inggris. Dia akan menjadi bagian dari skuad Inggris untuk berlaga di babak Kualifikasi Euro 2020.
Barkley merasa bahwa Mason Mount sudah layak masuk dalam skuad timnas Inggris. Bukan hanya masuk ke skuad, tetapi dia juga pantas untuk dipilih manajer Gareth Southgate untuk menjadi pemain inti di timnas.
"Itu semua bergantung pada dirinya sendiri, tetapi saya percaya bahwa dia akan melakukannya dengan baik. Saya yakin 100 persen dia akan masuk dalam skuad," jelas pemain berusia 25 tahun.
Inggris akan menjalani dua laga Kualifikasi Euro 2020. Pada hari Sabtu (7/9/2019) mendatang, Inggris akan melawan Bulgaria. Setelah itu, Inggris akan bersua Kosovo pada Rabu (11/9/2019). Kedua laga akan digelar di Wembley.
Sumber: London Evening Standard
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Saran untuk Lampard: Tidak Usah Main Cantik, Main Seperti Mourinho Saja
Liga Inggris 3 September 2019, 19:57
-
Chelsea yang Sekarang Sudah Tidak Ditakuti Tim-tim Lain
Liga Inggris 3 September 2019, 19:27
-
Chelsea Gagal Menang Lagi, Jose Mourinho Lontarkan Kritikan Pedas
Liga Inggris 3 September 2019, 17:40
-
Mateo Kovacic Dicoret dari Timnas Kroasia, Ada Apa?
Piala Eropa 3 September 2019, 17:20
-
3 Alasan Chelsea Bakal Finis di Luar 6 Besar
Editorial 3 September 2019, 13:34
LATEST UPDATE
-
Musuh Besar Timnas Inggris di Piala Dunia: Awas Mata-Mata!
Piala Dunia 24 Mei 2026, 07:49
-
Akhirnya Thomas Tuchel Buka Suara Soal Cole Palmer
Piala Dunia 24 Mei 2026, 07:38
-
Cari Pengganti Lewandowski, Barcelona Lirik Harry Kane!
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 07:27
-
Apa Rasanya Juara Bareng Persib Bandung, Eliano Reijnders?
Bola Indonesia 24 Mei 2026, 05:58
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Guido Rodriguez
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 04:33
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25























KOMENTAR