Bola.net - Gelandang Chelsea Mason Mount menjelaskan bagaimana rasanya bermain di bawah bimbingan pelatih Thomas Tuchel. Dia mengatakan Tuchel adalah pelatih yang brilian.
Tuchel mendapat kepercayaan untuk menangani Chelsea pada awal tahun ini. Dia menjadi juru taktik The Blues yang baru menggantikan Frank Lampard yang dipecat.
Sejauh ini Tuchel bisa dibilang sukses menangani Chelsea. Dia membawa klub London tersebut menjadi juara Liga Champions pada musim lalu.
Setelah menjadi juara Eropa, performa Chelsea masih tetap kuat pada musim ini. Mereka saat ini berada di puncak klasemen Premier League.
Bekerja dengan Tuchel
Mount menganggap Tuchel sebagai pelatih yang brilian. Karena itu, dia merasa sangat senang dapat bermain di bawah kepemimpinan Tuchel.
"Dia pelatih yang brilian. Dia sangat intens saat pertandingan dan dalam pelatihan, tetapi di luar lapangan dia sangat santai, seseorang yang dapat Anda ajak bicara dan dia merangkul Anda," kata Mount kepada Sky Sports.
"Jadi itu adalah yang terbaik dari keduanya, tetapi ketika Anda tidak bermain baik, dia tidak akan senang dan akan memberi tahu Anda. Dan itu pasti sesuatu yang membuat kami tetap waspada dan membuat kami terus maju."
Standar Tinggi
Mount lebih lanjut mengatakan bahwa Tuchel membawa standar yang tinggi buat Chelsea.
"Kami telah menetapkan standar yang sangat tinggi dan kami selalu ingin mempertahankannya dan latihan adalah hal yang penting," lanjutnya.
"Kami selalu melihat lawan beberapa hari sebelum pertandingan, tetapi sebagian besar hanya fokus pada diri kami sendiri.
"Kami tahu apa yang bisa kami lakukan sebagai sebuah tim dan jika kami melakukan hal-hal sederhana itu sebaik mungkin, maka kami selalu bisa membuka ruang dan menciptakan peluang."
Klasemen Premier League
Baca Juga:
- Setelah Liga Champions, Mason Mount Kini Incar Premier League
- Termasuk Harry Maguire, Deretan Pencetak Gol Bunuh Diri Manchester United Saat Menghadapi Chelsea
- Intip Head to Head Chelsea vs Man United yuk, Siapa Unggul?
- Jelang Chelsea vs MU: The Blues Saat Ini Memang Impresif, Tapi 7 Duel Lawan Man United kok Melempem
- Thomas Tuchel: Chelsea Blunder Jika Remehkan Manchester United
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chelsea vs MU, 7 Pemain Wajib Dimainkan Michael Carrick Jika Ingin Menang
Liga Inggris 27 November 2021, 23:38
-
Berbahaya! Mason Mount Waspadai Kebangkitan Manchester United
Liga Inggris 27 November 2021, 23:00
-
Mason Mount Jelaskan Rasanya Dilatih Thomas Tuchel
Liga Inggris 27 November 2021, 22:30
-
Setelah Liga Champions, Mason Mount Kini Incar Premier League
Liga Inggris 27 November 2021, 22:01
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


























KOMENTAR