Mau Bangkit dan Kembalikan Mental Juara Chelsea? Begini Solusi dari Wayne Rooney

Mau Bangkit dan Kembalikan Mental Juara Chelsea? Begini Solusi dari Wayne Rooney
Skuad Chelsea usai laga versus Leeds United di semifinal FA Cup 2025/2026, Minggu (26/4/2026). (c) AP Photo/Alastair Grant

Bola.net - Chelsea tengah terpuruk usai rentetan hasil buruk di Premier League. Wayne Rooney menyarankan manajemen The Blues untuk segera memulangkan legenda klub bernama Claude Makelele.

Kursi pelatih utama Chelsea saat ini kembali berstatus kosong tanpa tuan. Liam Rosenior baru saja dipecat  setelah hanya menjabat selama 106 hari. Ia gagal total mengangkat performa tim sejak menggantikan Enzo Maresca pada pertengahan bulan Januari lalu.

Catatan kelam mewarnai masa jabatan singkat sang manajer muda tersebut. Skuad asal London Barat menelan lima kekalahan beruntun tanpa mampu mencetak satu gol pun. Ini merupakan rekor laju terburuk yang pernah dialami oleh klub tersebut sejak tahun 1912.

Posisi mereka anjlok ke urutan kedelapan klasemen sementara Liga Inggris. Mereka kini tertinggal 10 poin dari batas aman zona kompetisi elit Eropa. Beruntung, kemenangan tipis atas Leeds membawa mereka melaju mulus ke final Piala FA.

1 dari 3 halaman

Mentalitas Juara Claude Makelele

Legenda Chelsea, Claude Makelele. (c) dok. ChelseaFC

Legenda Chelsea, Claude Makelele. (c) dok. ChelseaFC

Situasi internal di dalam klub dianggap masih sangat kacau hingga saat ini. Kehadiran sosok ikonik seperti Makelele diyakini bisa menjadi solusi tepat untuk membenahi mental para pemain.

Pria asal Prancis ini adalah salah satu gelandang bertahan terbaik di dunia. Ia sukses membantu The Blues meraih dua gelar liga di sela karirnya bersama Real Madrid. Mantan mentor teknik ini akhirnya berpisah dengan pihak klub pada tahun 2023 silam.

"Pertama kalinya saya berada di dekatnya usai laga amal tahun lalu, kami duduk santai dan minum segelas anggur, saya benar-benar menyukainya," kenang Wayne Rooney.

"Saya berpikir saat itu, memiliki seseorang dengan mentalitas serta pola pikir sepertinya di sini akan menjadi hal luar biasa bagi Chelsea," tambahnya.

2 dari 3 halaman

Krisis Kepemimpinan Ruang Ganti

Reaksi skuad terhadap pemecatan pelatih sebelumnya turut menjadi sorotan tajam. Sebagian besar pemain sama sekali tidak terlihat sedih menyikapi keputusan tegas dari pihak manajemen. Mereka justru terkesan sangat lega saat mengetahui kepergian sang peracik strategi.

Dinamika ruang ganti The Blues saat ini dinilai telah jauh berubah. Ketiadaan pemimpin berkarakter kuat di atas lapangan hijau menjadi sebuah masalah yang teramat serius.

"Jika kembali ke era Chelsea masa Lampard, Terry, Cech, Makelele, sebenarnya tak masalah jika manajer dipecat karena Anda punya kelompok pemimpin tangguh di lapangan," jelas Wayne Rooney.

"Kelompok pemain seperti itulah yang menjalankan klub, kami memilikinya di Manchester United, sehingga manajer tidak perlu melakukan banyak hal," urainya lebih lanjut.

3 dari 3 halaman

Tekanan Masif Hancurkan Rosenior

Liam Rosenior sebenarnya bukanlah sosok asing bagi legenda Setan Merah tersebut. Pelatih bernasib malang itu pernah menjadi salah satu asisten andalannya saat menangani Derby County. Kualitas taktiknya bahkan sempat mendapat pujian tinggi sebelum menerima pinangan kubu Stamford Bridge.

Ekspektasi tinggi di ibu kota terbukti terlalu berat untuk ditanggung. Ujian berat skuad ini masih akan berlanjut melawan Nottingham Forest serta Liverpool di liga. Mereka juga harus bersiap menantang dominasi Manchester City pada partai puncak kompetisi piala domestik.

"Ia belum pernah berada di klub bertekanan sebesar Chelsea dan langsung ditempatkan di bawah tekanan masif oleh media beserta pemain," terang mantan kapten timnas Inggris tersebut.

"Para pemain dan media cukup cepat menghakiminya lalu ia tidak mendapat hasil maksimal, sehingga kita semua tahu apa yang akan terjadi pada akhirnya," pungkasnya.

Badai krisis yang melanda tim elit ini dipastikan belum akan reda dalam waktu dekat. Fokus pembenahan mental pemain menjadi tugas paling krusial demi menyelamatkan kehormatan di sisa musim kompetisi.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL