
Bola.net - Gosip transfer Jadon Sancho ke Manchester United terus menguat. Sejak kemarin, kabarnya MU sudah mulai membuka negosiasi pribadi dengan Sancho, dan berusaha merayu Borussia Dortmund.
Sancho sendiri dikabarkan tertarik hengkang ke MU, tapi dia tidak mau berharap terlalu tinggi. Penyerang 20 tahun ini memahami bahwa kepindahannya sangat tergantung pada negosiasi antara kedua klub.
Kabarnya, Dortmund sudah menetapkan tenggat transfer Sancho untuk MU. Mereka hanya mau bernegosiasi sampai 10 Agustus mendatang, setelahnya pintu keluar Sancho bakal ditutup sepenuhnya.
Bagaimana respons MU? Selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Pertanyaan besar
Tentu MU bergerak cepat, tapi masalahnya ada di harga Sancho yang terlalu tinggi. Dortmund meminta 120 juta euro dalam skema pembayaran berkala.
Memang pembayaran berkala masih lebih ringan daripada pembayaran tunai, MU pun tertarik. Namun, apakah benar Sancho layak dihargai semahal itu? Mengapa MU perlu bersusah payah mendapatkan Sancho?
Pertanyaan ini kian kuat karena MU sudah punya trio Anthony Marial, Marcus Rashford, dan Mason Greenwood yang tampil luar biasa pasca-lockdown.
Ketiganya sudah terbukti bisa menjawab kepercayaan Ole Gunnar Solskjaer. Jika demikian, mengapa MU masih perlu mendatangkan Sancho?
Alasan butuh Sancho
Pertama-tama, Sancho punya bakat luar biasa dan disebut-sebut sebagai salah satu pemain muda terbaik di sepak bola Eropa saat ini. Dia telah membukukan 33 gol dan 39 assists dalam dua musim terakhir bersama Dortmund, padahal baru berusia 20 tahun.
Jelas, MU tidak boleh mengabaikan bakat sekelas Sancho begitu saja, terlebih jika peluang mendapatkannya terbuka lebar. Terlebih, MU tidak bisa terus mengandalkan trio penyerang mereka untuk menempuh sekitar 50 pertandingan selama musim 2020/21 mendatang.
Setan Merah bakal bermain di Liga Champions musim depan. Mereka harus menurunkan skuad terbaik, sekaligus menjaga kebugaran pemain untuk kompetisi lainnya.
Demi trofi
Lebih lanjut, meski MU sudah mulai menunjukkan tanda-tanda positif musim ini, tetap saja mereka menutup musim domestik tanpa trofi. Memang masih ada Liga Europa, tapi peluangnya kecil.
Melihat ketangguhan rival seperti Man City dan Liverpool, salah satu faktor penting kestabilan tim adalah kedalaman skuad. MU membutuhkan itu, yakni bagaimana menjaga level permainan tetap tinggi meski harus mengistirahatkan Rashford atau Martial.
Kedatangan Sancho bakal menambah dimensi permainan dan kreativitas pada lini serang MU. Dengan demikian, secara otomatis beban trio penyerang MU bakal berkurang.
Serbabisa
Tentu Sancho tidak akan mau bergabung jika hanya duduk di bangku cadangan. Besar kemungkinan dia bakal jadi bagian trio penyerang MU yang baru, dengan Greenwood sebagai pelapis.
Bagaimanapun, persaingan internal seperti inilah yang dibutuhkan Setan Merah. Sancho dan Greenwood pun masih sangat muda, mereka perlu belajar mengatasi tekanan bermain untuk tim sebesar MU setiap pekan.
Yang paling penting, Sancho, Greenwood, Martial, dan Rashford merupakan pemain-pemain serbabisa yang bakal membantu MU membangun kombinasi lini serang dengan aliran permainan terbaik.
Sumber: 90min
Baca ini juga ya!
- Kabar Baik, Inter Milan Bisa Dapatkan Alexis Sanchez secara Gratis
- Inter Milan Permanenkan Alexis Sanchez, MU Dapat Milan Skriniar?
- Mau Jadi Juara, MU Diminta Ikuti Strategi Transfer Man City
- Inter Milan Daftarkan Alexis Sanchez ke Skuat Liga Europa, Jadi Dibeli Permanen?
- Jorge Mendes Coba Bawa James Rodriguez ke Manchester United
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Performa Gemilang, MU Ganjar Brandon Williams dengan Kontrak Baru
Liga Inggris 4 Agustus 2020, 21:14
-
Performa Membaik, Fred Ogah Berpuas Diri
Liga Inggris 4 Agustus 2020, 20:40
-
Ternyata, Jack Grealish Bukan Prioritas Transfer MU
Liga Inggris 4 Agustus 2020, 20:20
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR