Bola.net - - Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp bersaksi bahwa dia tidak terlalu memperhatikan laju Manchester City, rival utama The Reds di Premier League. Saat ini Liverpool berada di puncak klasemen sementara dengan 69 poin dari 28 pertandingan, Man City membuntuti dengan 68 poin.
Balapan dua tim kuat ini diprediksi akan berjalan ketat sampai akhir musim nanti. Baik Liverpool dan Man City sama-sama dipercaya mampu meraih gelar juara, sebab mereka memiliki skuat dan permainan yang mumpuni.
Keduanya juga silih berganti merebut takhta di puncak klasemen. Liverpool sempat nyaris unggul tujuh poin dari Man City pada Januari lalu, tapi kekalahan di Etihad Stadium dan dua hasil imbang berikutnya mengganggu ritme permainan Liverpool.
Klopp mengakui timnya memang menantikan pertandingan Man City, tapi mereka semua tidak menganggapnya berlebihan. Baca komentar selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Balapan di Puncak
Menurut Klopp, balapan ini jadi semakin heboh karena permainan media. Dia sudah begitu paham betapa sulitnya persaingan di puncak klasemen. Klopp sudah menduga Man City akan menang, jadi dia tidak pernah memikirkan laju pasukan Pep Guardiola tersebut.
Kamis (28/2) dini hari WIB, kedua tim bermain berbarengan pada laga lanjutan Premier League. Liverpool menang telak atas Watford dengan skor 5-0, Man City menang tipis 1-0 dari West Ham.
"Saya hanya mendengar laga berakhir 1-0, itulah yang saya dengar. Saya pikir anda [media] tidak perlu mendengar jawaban saya, kami hanya berpikir soal apa yang bisa kami perbuat," tegas Klopp di Liverpoolfc.com.
"Kami harus bermain sepak bola dan memenangkan pertandingan, lalu kita lihat apa yang akan terjadi."
Tidak Akan Terkena Serangan Jantung

Lebih lanjut, Klopp memastikan kabar kemenangan atau kekalahan Man City tidak akan mengganggu skuatnya. Baginya, duel ketat ini memang wajar terjadi, keduanya adalah tim kuat yang bersaing ketat di puncak klasemen.
"Itu bukan berarti ketika saya pergi ke ruang ganti dan seseorang memberi tahu saya hasilnya [kemenangan Man City] dan saya akan langsung terkena serangan jantung. Ini adalah hal normal ketika anda di puncak klasemen, sudah sewajarnya pesaing lain juga menang."
"Itulah satu-satunya keuntungan yang anda dapatkan karena tetap bersaing di liga, karena tim-tim lain lebih banyak kalah daripada kami. Saya tidak memikirkan itu, tapi saya sudah menduganya," tandas Klopp.
Berita Video
Berita video para pemain yang berpeluang menggantikan Philippe Coutinho di Barcelona.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Galak! De Bruyne Usir Rekan Setimnya dari Skuat Man City
Liga Inggris 28 Februari 2019, 20:19
-
Cole Dukung Keputusan Sarri Tepikan Kepa dan Mainkan Caballero
Liga Inggris 28 Februari 2019, 18:58
-
Pedro: Kami Semua Menghormati Sarri
Liga Inggris 28 Februari 2019, 18:37
-
Kapal Chelsea Tidak Oleng Meski Ada Insiden Kepa vs Sarri
Liga Inggris 28 Februari 2019, 18:17
-
Duel Liverpool - City, Menurut Zabaleta, Akan Berlangsung Sampai Pekan Terakhir
Liga Inggris 28 Februari 2019, 17:45
LATEST UPDATE
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
-
Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres Akhirnya Menjelma jadi Monster
Liga Inggris 23 Februari 2026, 13:49
-
Pecco Bagnaia Komentari Tim Pilihannya di MotoGP 2027, Ikuti Insting dan Pilih yang Terbaik
Otomotif 23 Februari 2026, 13:33
-
Tembus 964 Gol! Cristiano Ronaldo Kian Dekati 1.000, Catat Rekor Baru
Asia 23 Februari 2026, 13:25
-
Barcelona Menang Besar atas Levante, Jules Kounde: Tidak Semudah Kelihatannya!
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 10:53
-
Ada Apa dengan Marc Marquez? Kurang Fokus, Picu 3 Kecelakaan di Tes MotoGP Thailand 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 10:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR