
Bola.net - Unai Emery mengaku kecewa setelah Aston Villa kalah 1-3 dari Manchester United di Old Trafford, Minggu (15/3/2026) malam WIB. Hasil ini menjadi kekalahan ketiga beruntun bagi timnya di Premier League.
Pertandingan sempat berjalan seimbang sebelum momen krusial terjadi di lini tengah. Leon Bailey kehilangan bola saat Villa membangun serangan. Situasi itu langsung dimanfaatkan United lewat serangan balik cepat yang berujung gol Matheus Cunha.
Sebelumnya, Villa sempat bangkit melalui gol Ross Barkley yang menyamakan kedudukan. Namun, kegagalan menjaga fokus setelah gol tersebut justru merugikan tim tamu.
Kini, Villa harus segera memulihkan diri. Emery menuntut timnya kembali fokus, terutama menjelang laga penting di Liga Europa tengah pekan ini.
Emosi Mengganggu Permainan

Emery menilai para pemainnya terlalu terbawa suasana setelah mencetak gol penyama. Akibatnya, organisasi permainan mulai longgar karena tim terlalu bernafsu mencari gol kedua.
Ia menyoroti kesalahan Bailey sebagai titik balik pertandingan. Sebelumnya, sang winger sempat berperan dalam menciptakan peluang berbahaya.
“Leon Bailey sebelumnya melakukan aksi bagus untuk Abraham dan menciptakan peluang emas,” ujar Unai Emery kepada awak media.
Namun dalam situasi berikutnya, Bailey kehilangan bola saat mencoba menyerang sendirian. Emery mengaku sempat meminta pemainnya menahan bola dan mengatur ulang serangan.
“Leon Bailey sendirian melawan Luke Shaw. Saya mencoba memintanya berhenti dan mengalirkan operan untuk mengatur posisi serang,” jelasnya.
Upaya Bangkit Aston Villa

Meski kecewa dengan hasil akhir, Emery tetap membela para pemainnya. Ia menilai tim sudah berusaha keras untuk menjaga ritme permainan.
Villa sebenarnya masih menciptakan beberapa peluang, termasuk kemelut di depan gawang United pada masa injury time. Namun, penyelesaian akhir yang kurang tajam membuat peluang itu terbuang.
“Saya tidak bisa menyalahkan pemain. Saya tahu upaya yang mereka lakukan untuk memulihkan kepercayaan diri,” kata Emery.
Ia juga mengakui bahwa Manchester United tampil sangat efektif. Menurutnya, lawan sedang berada dalam performa yang baik dan memainkan pertandingan dengan cerdas.
Motivasi Tinggi Menjelang Akhir Musim
Merosotnya performa Villa sejak Januari memang menjadi sorotan tajam bagi para pengamat sepak bola. Dari yang semula unggul 11 poin atas United, kini posisi mereka justru berhasil disalip.
Meskipun begitu, Emery mengaku sama sekali tidak kehilangan semangat untuk bertarung hingga pekan terakhir. Ia melihat para pemainnya masih memiliki komitmen tinggi untuk bangkit dari keterpurukan.
"Nasib masih di tangan kita sendiri," ujar Emery ketika ditanya soal peluang lolos ke Liga Champions.
"Saya sangat, sangat termotivasi dengan tim ini. Kami sangat termotivasi," tegas pelatih asal Spanyol tersebut.
Emery menegaskan bahwa dirinya tidak ingin musim ini cepat berakhir begitu saja. Ia justru merasa tertantang untuk membawa Villa keluar dari lubang jarum dan mengamankan jatah Eropa.
"Saya ingin bermain. Saya tidak ingin mengakhiri musim ini lebih awal," pungkas Emery menutup pembicaraan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Como vs Roma Memanas! Cesc Fabregas Haramkan Pemainnya Bahas Liga Champions
Liga Italia 14 Maret 2026, 08:00
LATEST UPDATE
-
Pesan Rooney untuk Manchester United: Singkat Saja, Permanenkan Carrick!
Liga Inggris 16 Maret 2026, 07:20
-
Ramai-ramai Mempertanyakan Masa Depan Arne Slot di Liverpool
Liga Inggris 16 Maret 2026, 06:28
-
AC Milan Tumbang di Kandang Lazio, Begini Penjelasan Massimiliano Allegri
Liga Italia 16 Maret 2026, 05:47
-
Man of the Match Lazio vs AC Milan: Gustav Isaksen
Liga Italia 16 Maret 2026, 04:51
-
Luka Modric Siap Mengabdi di AC Milan Hingga 2027?
Liga Italia 16 Maret 2026, 04:00
-
Inter Milan dan Chivu yang Kebingungan
Liga Italia 16 Maret 2026, 03:54
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05
-
3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, Ada yang Juara Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:54























KOMENTAR