
Bola.net - Manchester City menghadapi situasi sulit setelah kalah telak dari Real Madrid di Liga Champions. Kekalahan tersebut membuat mereka harus mengejar defisit tiga gol pada leg kedua babak 16 besar.
Tekanan terhadap tim asuhan Pep Guardiola semakin besar setelah hasil imbang 1-1 melawan West Ham di Premier League. Hasil itu membuat posisi City dalam persaingan gelar semakin tertinggal.
Meski demikian, Guardiola menegaskan timnya tidak boleh kehilangan keyakinan. Menurutnya, sejarah Real Madrid sendiri justru menunjukkan bahwa comeback besar adalah bagian dari sepak bola Eropa.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Guardiola Minta Pemain City Tetap Percaya

Manchester City datang ke leg kedua dengan beban berat setelah tertinggal agregat 3-0 dari Real Madrid. Namun, Guardiola menilai peluang untuk bangkit tetap ada selama para pemain percaya.
Ia bahkan mengirim pesan tegas kepada skuadnya mengenai mentalitas yang dibutuhkan di kompetisi seperti Liga Champions.
"Jika mereka tidak percaya, itu masalah. Mereka orang dewasa. Mereka mendapat gaji yang baik," kata Guardiola.
"Jika mereka tidak percaya akan hal itu di Liga Champions, pulang saja, tetap di rumah. Kami harus mencoba. Memangnya kami bisa kehilangan apa?"
Belajar dari Rela Madrid

Guardiola kemudian menyinggung reputasi Real Madrid sebagai tim yang kerap melakukan comeback di kompetisi Eropa.
"Memangnya Madrid tidak pernah melakukan comeback dalam sejarah? Saya tidak tahu berapa banyak, mungkin sampai 50 pertandingan Liga Champions. Memangnya mereka tidak pernah bangkit dari 3-0?" sambung Pep.
"Tentu saja ini hasil yang sulit. Tetapi kita harus mencoba, demi menghormati orang-orang, para penggemar, dan pekerjaan kita."
City Tetap Fokus Menyelesaikan Musim
Di tengah tekanan tersebut, Manchester City juga harus menghadapi kenyataan di kompetisi domestik. Hasil imbang melawan West Ham membuat mereka kini tertinggal sembilan poin dari Arsenal di puncak klasemen.
Meski situasi tidak ideal, Guardiola meminta timnya tetap fokus menjalani sisa musim dengan sebaik mungkin.
"Dan setelah itu, masih ada delapan pertandingan tersisa. Kita harus menerimanya dan menyelesaikan musim dengan lebih baik," lanjut Guardiola.
"Sebisa mungkin yang terbaik, karena kita masih punya besok, kita masih punya Premier League, kita punya FA Cup. Kita juga punya yang lain . Tingkatkan, tingkatkan."
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Mengapa Aston Villa Bisa Kalah Melawan Man Utd, Masih Bisa Lolos UCL? Begini Kata Unai Emery
- MU Kalahkan Aston Villa, Roy Keane: Kini Manchester United Saya Jamin Masuk Liga Champions
- Kemarahan Khephren Thuram: Serangan Rasial ke Vinicius Jr Juga Menyakiti Saya!
- Como vs Roma Memanas! Cesc Fabregas Haramkan Pemainnya Bahas Liga Champions
- Klub Premier League Punya Uang dan Bintang, tapi Kenapa Masih Tertinggal di Liga Champions?
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Sassuolo Dijegal Bologna, Jay Idzez Dapat Kritik dari Media Italia: Lalai!
Tim Nasional 16 Maret 2026, 14:16
-
Jelang Piala Dunia 2026: Neymar Akui Nasibnya di Timnas Brasil Belum Jelas
Piala Dunia 16 Maret 2026, 13:43
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05



















KOMENTAR