Mengapa Chelsea Nekat Memburu Jordan Henderson yang Sudah Berusia 36 Tahun?

Mengapa Chelsea Nekat Memburu Jordan Henderson yang Sudah Berusia 36 Tahun?
Eks gelandang Liverpool yang kini bermain di Brentford, Jordan Henderson. (c) AP Photo/Dave Shopland

Bola.net - Chelsea menjadi sorotan pada bursa transfer musim panas 2026. Kali ini, The Blues dikabarkan membidik gelandang senior Jordan Henderson, yang berpeluang didatangkan dengan status bebas transfer dari Brentford.

Langkah tersebut memunculkan tanda tanya besar. Henderson kini telah berusia 36 tahun dan tidak lagi berada dalam fase puncak kariernya sebagai pesepak bola profesional.

Meski demikian, ketertarikan Chelsea bukan tanpa alasan. Manajer anyar Xabi Alonso diyakini melihat nilai lain yang masih dimiliki mantan kapten Liverpool tersebut, terutama dari aspek kepemimpinan dan pengalaman.

Apalagi, Chelsea tengah berupaya menambah sosok senior di dalam skuad. Selain Henderson, klub asal London itu juga dikabarkan memantau striker Brighton, Danny Welbeck, sebagai bagian dari proyek membangun keseimbangan antara pemain muda dan berpengalaman.

1 dari 2 halaman

Kepemimpinan Henderson Jadi Nilai Jual Utama

Penyerang Timnas Inggris Harry Kane (kanan) merayakan gol bersama John Stones dan Jordan Henderson pada laga persahabatan Inggris vs Selandia Baru di Tampa, Florida, Sabtu, 6 Juni 2026 (c) AP Photo/Chris OMeara

Penyerang Timnas Inggris Harry Kane (kanan) merayakan gol bersama John Stones dan Jordan Henderson pada laga persahabatan Inggris vs Selandia Baru di Tampa, Florida, Sabtu, 6 Juni 2026 (c) AP Photo/Chris OMeara

Menurut laporan The Athletic, Chelsea sedang mengupayakan kesepakatan untuk merekrut Henderson secara gratis. Brentford disebut siap melepas sang gelandang lebih cepat meski kontraknya masih tersisa satu musim.

Secara performa, Henderson memang tidak lagi berada pada level terbaiknya. Namun, ia tetap mencatatkan 32 penampilan di Premier League musim lalu dan masih menjadi bagian dari skuad Timnas Inggris di Piala Dunia.

Pengalaman panjang Henderson sebagai kapten Liverpool serta kiprahnya bersama Timnas Inggris membuatnya dinilai mampu memberikan pengaruh besar di ruang ganti. Faktor tersebut menjadi aspek yang sulit digantikan hanya dengan statistik di atas lapangan.

Pandangan itu sejalan dengan penilaian Xabi Alonso ketika Henderson masih menjadi kapten Liverpool. Alonso melihat sang gelandang sebagai figur yang mampu menjaga standar permainan sekaligus menjadi pemimpin bagi rekan-rekannya.

2 dari 2 halaman

Komentar Lama Xabi Alonso Kembali Jadi Sorotan

Xabi Alonso memberikan instruksi kepada para pemain Chelsea dalam sesi pra musim (c) Chelsea FC Official

Xabi Alonso memberikan instruksi kepada para pemain Chelsea dalam sesi pra musim (c) Chelsea FC Official

Komentar Alonso pada 2019 kembali ramai diperbincangkan setelah muncul kabar ketertarikan Chelsea. Pernyataan tersebut menggambarkan betapa besarnya penghargaan Alonso terhadap karakter Henderson.

"Saya pikir dia sangat dihormati, sangat penting bagi rekan-rekan setimnya, itulah kesan yang saya dapatkan dari menonton di tribun. Bagi cara mereka bermain, energi yang dimilikinya sangat penting," ucap Alonso.

Ucapan tersebut menunjukkan bahwa Alonso tidak hanya menilai Henderson dari kemampuan teknis. Ia juga menganggap mantan kapten Liverpool itu sebagai sosok yang mampu membangun budaya kompetitif dan menjaga keseimbangan tim.

Jika transfer ini benar-benar terwujud, Chelsea kemungkinan tidak merekrut Henderson sebagai solusi jangka panjang di lini tengah. Sebaliknya, pengalaman, kepemimpinan, dan mental juara sang gelandang diyakini menjadi alasan utama.

Sumber: Sportbible


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL